
haloo guyssss mohon maaf jika ada kekerasan sedikit saja jangan kaget tahhh jangan lupa vote nyaaa
................
'memang benar, kata orang tidak ada hari sial di dalam kalender, namun kenapa hari-hariku selalu tertimpa kesialan?, kenapa aku harus terlahir di keluarga ini, yang bahkan mereka tidak ingin menerimaku sebagai anak nya!' ucap ku lirih
"Mereka bukannya tidak ingin menerimamu, mungkin mereka hanya gengsi dengan mu karna kamu emas didalam keluarga itu" sahut seseorang dari arah belakang ku, terdengar seperti suara lelaki, namun pandangan ku tetap mengarah kedepan tanpa menoleh kebelakang.
"bunga nya cantik ya?oh ya bagaimana kamu bisa kesini sendirian memang kamu tidak takut jika ada seseorang yang mengganggumu?"tanya nya
"mereka tidak akan mengganggunya karna kami berteman, sedangkan kamu untuk apa datang kesini? tanya ku penasaran
"aku hanya ingin kesini saja, oh ya nama mu siapa, sangat canggung rasanya jika tidak memanggil nama"
"Kayla"
"oh Kayla, aku kenzo panggil saja Ken, aku harus pulang sekarang hari sudah sore, apakah kamu tidak dicari oleh orangtuamu?"
"sudah lah kamu pulang saja nanti dicari oleh orangtuamu kasihan mereka menunggu kehadiran mu"
"yasudah duluan ya Kay"
__ADS_1
"yaa"
'nyatanya seseorang yang datang pada kehidupan ku hanyalah pemeran lewat untuk menenangkan pikiranku saja' ucap ku lirih
setelah kepergian Ken, Kayla segera pulang ke rumahnya, rumah yang isi nya hanya diselimuti oleh kedinginan, Suara bentakan dan pecahan barang-barang saja.
di rumah itu memang ada raga ku namun jiwa ku sudah tidak ada didalam rumah itu. rumah yang selalu membuat ku tersiksa hanya dengan ucapan-ucapan mereka yang melontarkan kepadaku
Sampai di depan pintu utama terdengar suara canda tawa mereka. aku melewati mereka yang ada di ruang tamu tanpa menyala dan menoleh nya.
itu sudah menjadi hal biasa bagi ku, pergi liburan tanpa aku, berbelanja, pokok semua kegiatan yang mereka lakukan semua tanpa ada nya aku, aku juga tidak berat untuk meninggalkan momen itu, karna jika aku ikut dengan mereka yang ada hanya aku dipermalukan nya.
aku pergi ke kamar dan membersih kan diri sebelum menjelang magrib. terdengar ada suara ketukan pintu kamar ku, lantas aku membuka nya ternyata yang datang itu bibi ku.
"iya non, ini bibi ada martabak manis sama martabak telor sama susu juga, pasti non suka, dimakan ya, jangan iri sama mereka, kan no masih ada bibi disini ya" ucap bibi berusaha menenangkan ku
"iya, ngomong-ngomong siapa yang beliin martabak nya bi,"
"mang Bejo lah non bibi nama bisa naik motor mah jauh"
"ohh, ati makan bareng bi!" ajak ku makan bareng
__ADS_1
"bibi udah makan tadi bareng mang Bejo udah ini buat non aja, bibi mau kebawah, takut nya nanti bibi di pecat lagi lam lama di sini, nanti kalo bibi di pecat siapa yang jadi temannya no lagi ya kan?"
"hehehe iya Bu makasih ya bi!"
"iya, yasudah bibi keluar dulu"
ternyata masih ada yang baik dengan ku, bahkan lebih baik dari yang aku bayangkan. aku segera menghabis kan nya, sebelum ayah datang e kamar ku untuk memberi ku makanan, (memberiku makanan?) terkesan seperti memberi makan hewan bukan.
sudah pukul setengah sembilan namun ayah belum juga ke kamar ku biasanya dia datang jam segini untuk memri makanan sisa nya untuk ku, biarlah sisa yang terpenting aku masih diberi tempat tinggal, jika tidak tinggal disini aku akan pergi tinggal dimana?
"Kayla!" suara bariton yang sangat ku kenal menggema di pendengaran ku.
"iya yah?"
"kenapa nilai mu sangat jelek!! sangat jauhh jika dibandingkan dengan Kaka dan adik kamu itu" bentak nya
"itu sudah bagus yah nilai dengan angka 9 sudah termasuk bagus bahkan banyak teman kelas ku yang mendapatkan dibawah ku" ucap ku memberanikan diri.
"APA ANGKA 9 BAGUS? ITU JELEK KAYLA, NILAI 100 ITU BARU BAGUS!!" ucap nya dengan mendorongku hingga aku tersungkur di lantai, dengan tanpa hati nya ayah ku menjambak rambutku hingga posisi kepala ku mendongak menatap Mata nya
"untuk hari ini kamu tidak dapat jatah makan dari saya, dan sekarang kamu pergi ke ruang kerja saya dan kamu akan melakukan hukuman seperti biasanya nya"ucap nya dengan menekan setiap perkataan nya.
__ADS_1
"KENAPA HANYA AKU yah, KENAPA MEREKA BERDUA TIDAK PERNAH MENDAPATKAN HUKUMAN YANG SAMA SEPERTI KU JIKA NILAI MEREKA JELEK!!! KENAPA CUMAN AKU" bentak ku dengan meraung tidak jelas, karna aku tidak bisa menahan emosi ku setiap situasi seperti ini
"BICARA APA TADI KAMU KAYLA!!! BICARA DEPAN KU SEKARANG DENGAN LANTANG" ucapan nya dengan menjambak kembali rambut ku.