mau kah kau menjadi istri ku

mau kah kau menjadi istri ku
episode 1


__ADS_3

suatu hari ada seorang gus yang jatuh cinta dengan seorang santri perempuan.dia tidak bisa jaga pandangan mata nya kalau perempuan itu lewat,tetapi dia berusaha buat menjaga pandangan mata nya.gus kaget ternyata perempuan itu santri dari pesantren papa nya


jam 11:50


perempuan itu pergi ke masjid pesantren dan di masjid itu ternyata ada gus


"siang Gus" ucap chava yang sambil menjaga pandangan nya


"juga" ucap Gus singkat


ya nama perempuan itu chava,nama panjang nya linchava nociela albiru.albiru nama marga keluarga mama nya perempuan itu


setelah menyapa gus dia ke tempat sholat khusus perempuan,dia langsung memakai mukena dan menggelar sajadah nya.dia duduk sambil ber istighfar pakai tasbih digital


30 menit kemudian


perempuan itu langsung merapikan bekas sholat nya dan perempuan itu pergi ke kamar untuk bersih-bersih.karena semalam ia dan teman santri nya ber kumpul di kamar nya membicarakan anak pak ustadz yang ternyata itu gus


di sisi lain Gus di tanya oleh pak ustadz karena dia tidak menjaga pandangan nya kalau ada chava


"Gus apa boleh papa tanya?" ucap pak ustadz


"ya boleh pa,silahkan" ucap gus


"mengapa gus tidak menjaga pandangan gus kalau ada chava?" ucap pak ustadz


"Gus udah berusaha menjaga pandangan gus pa.,tetapi tidak bisa.dia begitu masyaallah cantik,susah untuk menjaga pandangan dari nya" ucap gus


"masyaallah gus.seberapa cantik nya chava?" ucap pak ustadz


"dia cantik nya setara dengan mama pa,tetapi mama lebih masyaallah cantik nya kaya bidadari surga pa" ucap Gus


"apa Gus jatuh cinta dengan chava?" ucap pak ustadz


"kaya nya Gus sudah mulai jatuh cinta dengan santri perempuan itu pa.tetapi Gus tidak tahu nama dia pa.maaf pa karena Gus tidak menjaga pandangan gus" ucap gus


"nama dia linchava nociela albiru,di panggil nya chava.wajar kalau kamu jatuh cinta dengan dia.dia seorang santri yang rajin bersih-bersih,sholat dan hapalan.lain kali kalau ada chava Gus jaga pandangan Gus ya" ucap pak ustadz


"ya pa" ucap gus


di sisi lain perempuan itu sudah bersih-bersih kamar nya.dia langsung meng hafal surat Al-Qur'an,surat itu harus di hafalkan hari ini


dia di masjid sudah meng hafal 1 juz surat Al-Qur'an yang harus di kasih ke pak kyai.dia setiap habis sholat menghafal surat-surat yang harus di hafal hari ini


btw pesantren kan ada yang habis lulus sd dan juga ada yang dari lulus smp.dia kelas 3 sma di pesantren nya.sedang kan Gus sudah kuliah s2,gus kuliah sambil bekerja.


Gus dan chava hanya beda 2 tahun.gus ber umur 20 tahun,chava ber umur 18 tahun.gus kadang bekerja dari rumah atau bekerja secara langsung.gus selalu meluangkan waktu nya untuk baca surat di masjid pesantren.


chava hanya tinggal 5 bulan lagi lulus dari pesantren nya.hari ini chava ulangan akhir semester,dia ulangan sampai bulan april.maka nya chava selalu membaca surat karena pasti ulangan ada ayat-ayat surat dan juga dia sedang niat banget baca surat-surat

__ADS_1


di novel beda tanggal.di novel kalau hari ini tanggal 24 januari.nanti bulan nya di percepat


jam 15:00


chava langsung ke masjid pesantren,dia ketemu pak kyai (papa nya Gus).btw chava udah wudhu dan mandi ya


"assalamualaikum pak kyai.maaf pak ustadz chava gak bisa Salim karena chava sudah wudhu"


"ya gapapa.pintar ya chava ujian nya bagus dan chava juga pintar bikin anak saya jatuh cinta" ucap pak ustadz


"maaf maksud pak ustadz apa ya?" ucap chava


"anak saya suka kamu chava" ucap chava


"maksud pak ustadz si Gus?,masa sih Gus suka sama saya" ucap chava


"ya,kalau tidak percaya tanya saja gus,yang hafalan surat chava sudah hafal?" ucap pak ustadz


"sudah pak.ya sudah kalau gitu saya sholat dulu ya pak,permisi" ucap chava


setelah ngobrol chava langsung memakai mukena dan menggelar sajadah


30 menit kemudian


ketika chava baru selesai sholat+ hafalan ngaji pak ustadz panggil semua santri putri untuk berkumpul


"assalamualaikum semua perkenalkan nama saya Muhammad ibrahim rafardhansya,panggil saja Gus rafa" ucap gus


"walaikumsalam pak kyai dan gus rafa" ucap semua santri putri


"ya sudah kerjakan soal ujian nya.jangan terburu-buru" ucap pak ustadz (papa nya Gus)


3 jam kemudian


"yang sudah taruh di depan" ucap gus yang melihat file-file


"ini Gus" ucap santri putri lain


"ini sudah gus" ucap chava


Gus dan chava ber kontak mata


"astaghfirullahalazim maaf gus" ucap chava yang langsung menunduk


"ya gapapa dan maaf juga" ucap gus


"permisi Gus saya ijin ke toilet sebentar" ucap chava yang memegang perut


"chava pms?.apa rafa beli kan softex?,ya sudah lah cuman beli kan softex doang" dalam hati gus

__ADS_1


"kalau yang sudah taruh di depan.saya pergi sebentar ada urusan.jangan ada yang kemana-mana sebelum saya balik ke kelas ini" ucap gus


chava liat celananya yang banyak darah


"ya kenapa pms sih baru mau hafalin satu surat lagi malah pms" ucap chava


akhir nya setelah mengoceh chava ke kamar nya ganti celana dan pakai softex.sebelum dia ke kelas dia mencuci celana nya yang banyak darah hingga bersih.setelah itu chava balik ke kelas


"assalamualaikum permisi coegh ada yang nama nya chava?" ucap seseorang santri putra


"walaikumsalam ada" ucap semua santri putri


"kenapa?" ucap chava


"u chava?,ini ada softex dari orang" ucap santri putra


"nama nya siapa?" ucap chava


"yo gak tau kok tanya saya,nih ambil" ucap santri putra


"ye santai aja dong,btw thanks" ucap chava


"Yoi sama-sama" ucap santri putra


tiba-tiba Gus masuk


"assalamualaikum sudah pada selesai belum?" ucap gus yang menumpuk file-file tadi


"walaikumsalam sudah Gus" ucap semua santri putri


"kalian silahkan balik ke kamar" ucap gus


chava balik ke kamar nya


"uh sangat melelah kan" ucap chava yang menutup hordeng nya dan membuka hijab nya


jam 19:00


Chava langsung pakai hijab dan chava melihat banyak santri putri yang pada hafalan.chava meng hampiri pak kyai (papa nya Gus)


"assalamualaikum pak kyai saya tidak ikut hafalan dulu,saya halangan pak kyai" ucap pak kyai (papa nya Gus)


"ya sudah chava di kamar saja.kalau yang lain makan chava ikut makan" ucap pak ustadz (papa nya Gus)


"ya pak ustadz terima kasih" ucap chava langsung ke kamar nya


setelah ke pak ustadz chava balik ke kamar untuk mengambil softex dan mencuci softex nya sampai bersih


setelah ganti softex chava ke kamar untuk tidur

__ADS_1


__ADS_2