Memandang Langit

Memandang Langit
episode 4


__ADS_3

Suara angin sepoi sepoi membuat mereka bertiga merinding,mereka berjalan melewati lorong yang gelap hanya bermodalkan lilin saja.


Terdengar orang yang menangis dari dalam kelas yang di dalam kelas membuat mereka saling berpegangan tangan.


"Sutt"ucap cid kepada Zen dan Alexia dengan suara yang pelan


"Kalian denger gak?"Zen yang bertanya kepada cid dan alexia


"I iya.. denger ada suara langkah kaki orang di belakang kita."ucap Alexia


Dengan gemeter


"Jangan berbalik,kita belok saja langsung ke kanan"ucap cid


Cid menuntun mereka dan berjalan memasuki ruangan kelas yang sangat gelap, saat mereka tiba di ruangan itu....


*Ih ih ih ih ih* *wwoakwowkwo*


Terdengar dari atas mereka,ada suara perempuan yang menertawakan mereka mereka menghiraukan nya dan berdempetan sambil mencari kunci.


Mereka berjalan sambil memegang lilin mereka meraba raba area yang tidak terkena cahaya lilin.


"Hmp"ucap Alexia dia dengan mata ingin menangis


"Ada apa Alexia?"tanya Zen


"Hei liat Alexia sedang memegang kain putih"ucap cid kepada Zen


"Bukan kain putih bodoh liat ke atasnya"jawab Zen


Berambut panjang memakai kain putih berdiri di meja kain panjangnya yang saat itu masih di pegang oleh Alexia.


"Kunti......kaburrrrrr"ucap cid


Mereka berdua kabur meninggalkan Alexia seorang


*Alexia menangis*


"Kalian meninggalkan ku sendiri disini awas kalian yah"ucap Alexia yang masih menangis ketakutan


"Hei kau tidak mau lari?"tanya Kunti itu ke Alexia


"Oh iya "jawab Alexia


Dia berlari dari sana sembari meninggalkan lilin yang sudah padam.


"Woi anj kalo lari liat liat lah"ucap Kunti itu marah


Ternyata Kunti itu jatuh dari atas meja karna Alexia berlari sambil memegang lainnya.


"Sialan padahal aku cuma buat nakut nakutin"ucap Kunti itu menggerutu


Alexia keluar dari area sekolah itu sambil di teriaki Kunti tuyul suster ngesot.


Dia terus berlari dan berlari, akhirnya dia sampai di depan gerbang yang sudah ada Zen dan cid disana.


"Oh iya Alexia aku lupa kalo kamu masih di dalam"ucap Zen kepada Alexia


Alexia meninggalkan mereka berdua yang sedang melapor ke panitia.


Alexia kemudian kembali ke tenda yang sudah di sediakan di samping sekolah.


"Hei kau meninggalkan perempuan sendirian sungguh naif"ucap yunyin kepada mereka berdua


"Sudah sudah,kelompok kalian tidak lolos padahal masih punya 40menit lagi tapi kalian sudah keluar begitu saja"ucap lexine


"Ya gimna ya saya takut Bu hehe"jawab cid


"Kembali ketenda kalian"ucap lexine


"Baik Buu"jawab mereka berdua


"Selanjutnya kelompok 2"ucap lexine


Kelompok 2 berhasil mendapatkan 10 kunci.


"Baik sekarang bagian kelompok 3 silahkan memasuki area sekolah"ucap lexine yang memakai speaker


"Ayo cepat"ucap rose


"Oke"jawab kei


"Tenang kei kelas kita kan di kasih bocoran mereka itu bohongan,tapi kenapa tadi kelompok 1 malah ketakutan "tanya yunyin kepada kei


"Karna mereka penakut"jawab kei kepada yunyin


"Kau juga penakut keii"jawab yunyin kepada kei


Mereka bertiga mengambil lili yang berada di atas meja.


Keadaan sekolah yang sepi,mereka mulai melangkahkan kaki nya memasuki area sekolah.


Suara burung hantu*kukkk kukkkk*

__ADS_1


"Suara apa itu"tanya kei


"Cuma burung"jawab rose


"Kei kei"ucap yunyin geleng geleng kepala


Mereka bertiga memasuki lorong sepi yang gelap.


Suara udara yang sunyi terlihat dari depan lorong yang gelap ada orang yang memakai kain,kainnya di ikat di bagian tangan dan pinggang kainnya dari ujung kaki sampai ujung rambut,rambutnya tidak keliatan karna kain yang menutupi nya dan di ikat.


Wajah nya tidak terlihat karena gelap dia loncat loncat dia mengarah kepada yunyin rose dan kei


"Lihat itu seperti pocong kan"tanya yunyin kepada rose


"Ya itu seperti pocong,eh dimana kei"jawab rose kepada yunyin


Kei menghilang dari samping yunyin,rose dan yunyin berjalan membelakangi pocong itu dan memasuki ruang kelas yang di sebelah kanannya yunyin dan rose berjalan di ruangan gelap itu.


"Itu terlihat seperti kei"ucap rose


"Ah ya itu kei"jawab yunyin


"Kei sedang ngapain kau kenapa kabur"tanya yunyin


Dia menahan tawa karna kelakuan kei


"Oh aku?aku bukan kabur aku menemukan ini saat aku ke ruangan ini"jawab kei


Kei memperlihat kan kunci dia menepikan 3 kunci sekaligus


"Kei kau hebat juga"jawab rose


"Iya kan aku hebat haha"ucap kei


Ada suara nafas dari leher kei,kei langsung terdiam sembari melihat yunyin dan rose yang seperti ketakutan itu


"Kalian ada apa"tanya kei yang sedang membatu itu


"Lihat di belakang mu"jawab rose


"Jangan kei kabur aja"jawab yunyin


Kei memaksakan untuk melihat kebelakang dahulu


"Kei jangannnn"ucap  yunyin meneriaki nya


"Hei women ini kan kalo bener ada pun kan cuma bohongan"jawab kei


"Iya tau tapi lihat deh pasti kamu langsung kabur"jawab yunyin


Kei dengan perlahan lahan membalikan badan nya  sambil menutup matanya kemudian membuka matanya terlihat ada kepala Tampa tubuh kaki tangannya hanya ada usus hati jantung paru paru darah bertetesan mengenai lantai.


"Em aku pernah baca di majalah katanya kalo hantu kayak di depanku ini namanya kuyang"ucap kei dalam hatinya


"Jadi ini hantu beneran kayaknya tapi ko ada tali di kepalanya"ucap kei


"Kei kau tidak takut????"tanya yunyin dan rose


Kemudian dia mengambil pisau di sakunya dan memegang pisaunya,kemudian dia memotong tali yang ada di kepalanya *setrr*tali terpotong


"Hei liat ini cuma bohongan ini di gantung lihat ini ada talinya kayaknya darah ini juga palsu kaya gincu"jawab kei kepada yunyin dan rose


"Palsu fiuhhhh"ucap yunyin


"Lihat ada 8 kunci disana"ucap rose


"Dimana kagak ada"jawab kei


"Pinjem pisaumu kei"uca rose


Rose mengambil pisau kei dan mulai merobok paru paru boneka itu.


Mereka bertiga menemukan kunci di dalam paru-paru boneka itu


" 1,2,3,4,5,6,7,8 wah ada 8 dan tadi kei menemukan 3 jadi pas 10"ucap yunyin yang menghitungnya


"Hayu balik"ucap kei


"Oke"jawab yunyin dan rose


Mereka berdua keluar dari ruangan gelap itu terlihat dari kegelapan ada orang yang merangkak di atas atap.


"Hiraukan itu cuma bohongan"ucap kei


"Weh kei kau jadi tidak penakut sekarang yah"tanya yunyin


"Iyalah aku semuanya hanya bohongan haha"jawab kei


"Iya iya"jawab yunyin


Mereka berjalan keluar dari lorong gelap itu dan keluar dari gerbang sekolah.


Disana sudah ada panitia dan kelompok 4 yang sudah menunggu gilirannya.

__ADS_1


"Kalian sudah menemukan nya?atau kabur?kalian baru masuk 39 menit yang lalu loh"tanya lexine


"Gampang itu"jawab rose


Rose memberikan 10 kunci kepada lexine selaku panitia nya


"Bagus kalian boleh pergi ke tenda yang sudah di sediakan"jawab lexine


Mereka pergi dari sana.


"Hei mau makan?aku sudah sediakan di dalam tenda"ucap yunyin


"Hei tapi laki tenda laki laki di pisah sama wanita"jawab kei


"Kau tunggu di tendamu aku nanti akan kesana aku mau ikut rose?"tanya yunyin


"Gak deh aku langsung tidur aku dah cape"jawab rose


"Emm oke"jawab yunyin


Kei ketenda nya dan yunyin bersama rose pergi ketendanya juga.


"Hei kek sini"ucap Zen yang bertiriak


"Oh kita kan teman sekelas Jan gugup gtu"ucap Zen


"Oh kau ya,yang meninggalkan perempuan saat jurit malam tadi"ucap kei menyindir


"Hei sialan diam lah aku malu"jawab Zen


"Jadi di tenda ini cuma bisa di isi dia orang ya"tanya kei


"Ya 1 tenda dua orang "jawab Zen


"Dan kau bersamaku di tenda ini"jawab Zen


"Oh iya,kita bisa jadi teman kan sekarang,soalnya kalo di kelas kau selalu sendiri aku mau menghampiri kau malah menjauh"ucap Zen


"Aku bukannya menjauh tapi aku tidak mau nanti yang jadi teman ku di omongin Ama orang lain karena aku jelek"jawab kei


"Tidak apa fisik bukan segalanya"ucap Zen


"Baiklah sekarang kita teman ya orang yang meninggalkan perempuan "jawab kei


"Hei jangan bilang gtu donggg orang pemurung"jawab Zen


"Ada apa nih ketawa ketawa aku gak di ajak"tanya yunyin


Tiba tiba yunyin sudah ada di sana.


"Hei kenapa kau ketenda laki laki"tanya Zen


"Aku cuma mau nganterin makanan ini untuk kei"jawab yunyin


"Makanan ku mana"tanya Zen


"Oh kau beli sendiri"jawab yunyin sambil tersenyum jahat


"Oh haha"jawab Zen diam


"Oh makasih ya"jawab kei


"Oke aku balik ketenda ku lagi daa"ucap yunyin


Dia berbalik badan dan berjalan kembali ke tendanya.


"Kau pacaran?"tanya kei


"Aku?pacaran sama dia? Gak mungkin bro aneh juga kalo aku pacaran Ama dia"jawab kei yang makanannua masih di mulut


"Bukan atapi aneh banget haha"ucap Zen tertawa terbahak bahak


"Kau mau?"tanya kei


"Gak aku udah makan tadi anterin juga Ama Alexia hehe"jawab Zen


"Dia gak marah setelah kau tinggal tadi?"tanya kei kepada Zen


"Marah banget malah ini buktinya aku di tampar haha kau gak liat ini masih merah loh"jawab Zen


"Oh tadi gak keliatan soalnya gelap"jawab kei


"Sudah lah aku mau tidur"jawab Zen


"Oh yaudah aku lanjut makan"ucap kei


Kemudian Zen mengambil selimut dari dalam tasnya dan tidur sedangkan kei masih makan.


"Ah.... Kenyang juga,eh suara apa itu"tanya kei


Kemudian kei melihat Zen yang sedang mengorok


"Oh ternya Zen"ucap kei

__ADS_1


Kemudian kei membereskan tempat nya dan menaruh tasnya untuk di jadikan bantal kei mengambil sebagian selimut milik Zen dan tidur.


__ADS_2