
Semua terkejut.
Situasi di dalam kelas langsung hening seketika
"Die bulking kek nya terus cuting tapi ko secepat itu"ucap Radit bisik ke Sancho
"Kayaknya sih tapi iya juga ko dia cepet banget berubahnya"ucap Sancho
Kei langsung berjalan dan terus berjalan dan duduk di bangku pojok nya.
"Ah iya dia kei jalan nya sama persis,ya kan yunyin?"ucap rose
"I i iya"ucap yunyin
"Agh gila dia jadi cakep harusnya dia gak usah berubah nanti banyak yang suka selain gw"ucap yunyin dalam hatinya kesel
"Halo yunyin"ucap kei menyapa
"Halo"jawab yunyin
"Buset didikan gw"ucap Zen
"Suttt"ucap kei
"Santai santai gak akan yang tau kok haha"ucap Zen tertawa kecil
"Mereka kenapa sih?"ucap Sancho melihat Zen yang tertawa kecil sambil ngobrol sama kei
"Join ah"ucap Sancho
Sancho menghampiri mereka berdua
"Wei lu berubah banget ya dari culun haha"ucap Sancho mengejek
"Diamlah"ucap Zen
"Gapapa gapapa"jawab kei kepada Zen
Tiba tiba ada guru masuk dari pintu dan memasuki kelas dan langsung melihat kei yang sedang bersama Sancho dan Zen
"Kei!!!"ucap pa guru dengan tegas
"Matilah gw"ucap kei dalam hatinya
Kei berjalan menuju pa guru.
"Buset pa guru matanya gak bisa di bohongin walaupun kei sudah berubah banyak dia masih bisa mengenalinya"ucap Sancho
"Keren emang guru kita"ucap Zen
"Kamu kenapa bolos sekolah selama 1 bulan?"ucap pak guru marah
"E e e saya ke Amerika pak jenguk nenek saya"ucap kei
"Ke Amerika?"ucap kei
"Ko ada yang aneh,bapak nya udah gak ada ibunya udah gak ada ko bisa nenek nya masih hidup sementara orang tua kei udah meninggal"ucap guru dalam hatinya
"Yes dia percaya"ucap kei dalam hatinya
"Tapi kenapa kamu gak izin dulu?"ucap guru
"Saya gak keburu izin soalnya saya buru buru waktu itu dan hp saya ketenggalan di rumah"ucap kei
__ADS_1
"Hmm baiklah bapak maafin untuk kali ini lagi saja kalo kamu begitu lagi bapak akan keluarin kamu dari sekolah"ucap pak guru
"Kembali ketempat "ucap gurunya
"Baik"ucap kei
Dia kembali ketempat duduk nya
Jam pelajaran pun dimulai.
*Tringggg
Bell istirahat berbunyi semua orang berhamburan keluar dari kelasnya.
"Kei ke kanti yok"ucap Zen
"Ayo"ucap kei
"Ikut Cok"ucap Sancho
"Yayay ayo Radit kamu ikut?"ucap Zen
"Gak deh gw lagi males mau tidur aja mumpung istirahat"ucap Radit
"Em oke"ucap Zen
Mereka bertiga keluar dari kelas.
Mereka berjalan di lorong kelas yang ramai.
"Eh siapa itu?ko cakep banget dia tinggi,178?185 tinggi banget"ucap cewek disana berbisik bisik
"Hmp cakep kan gw hahaha"ucap kei dengan PD nya kepada Zen
"Kalian kayak pasangan gay tau jangan kek gtu Napa jijik gw liatnya"ucap Sancho
"Eh iyakah?maaf maaf gw gak akan gtu lagi"ucap kei
"Hadehh"ucap Zen
Mereka sampai di kantin.
Semua cewek yang berada di kantin melihat kei dengan tatapan indah sementara tatapan cowok disana mereka menatap kei dengan tatapan kesal.
Tiba tiba ada laki laki berjalan sambil menendang kursi dan berbicara
"Woi brengsek Jan sok cakep jangan sampai cewek gua lu embat juga"ucap kairi
"Ha? cewek siap cewek lu gw gak kenal"ucap kei
"Cewek gw lagi gak ada disini sih tapi kalo dia kesini bisa bisa gw di putusin tau gak brengsek"ucap kairi
"Gw gak mau berkelahi gw mau makan jangan ganggu gw"ucap kei
Yang duduk kembali setelah tadi berdiri
"Alah lu takut kan Y-team"ucap kairi
Tiba tiba kei bangun dan langsung menggunakan tangan nya dan membanting tubuh kairi.
"Ini beladiri aikido dia seorang petarung juga?lumayan"ucap kairi
Dia langsung bangun lagi.
__ADS_1
"Kau cukup kuat"ucap kei
Seketika kantin menjadi ricuh karna yang di hadapan kei ialah atlet tinju tingkat provinsi juara 2
"Kau tidak Taukan aku seorang petinju Jura 2 tingkat provinsi "ucap kairi
"Oh cuma 2?"ucap kei mengejek
"Agh"ucap kairi
Dia langsung meninju kei tempat mengenai pipi nya.
Dari kejauhan yunyin melihat kei Yang sedang di pukul kairi
"Kei?kenapa dia masih di bully "ucap yunyin
Setelah dia hampir mendekati kei....
"Dia tidak menghindar ya kau masih amatiran ya? Hahaha"ucap kairi
"Aku amatiran?aku gak pernah bertarung Cok"ucap kei
Ternyata dia tidak kenapa Napa walau telah kena tinju telak dari kairi pipinya pun tidak terluka sedikit pun
"Hanya itu tenaga mu?"ucap kei mengejek
"Agh sial"ucap kairi
Kairi terus melayang kan pukulan nya kepada kei,kei tidak bergerak sedikit pun dari tempat itu.
"Dia bukan hanya cakep tapi dia juga sangat keren"ucap cewek cewek disana
"Gila kita jangan pernah mengganggunya"ucap laki laki disan
"Hmm menarik ternyata aku tidak salah membuat nya menjadi seorang monster beladiri"ucap Zen dari kejauhan
Dia pun berkata
"Aku jadi teringat waktu melihat bakat copynya itu,tapi badan nya masih kurus waktu itu sayang sekali,waktu itu dia sedang berjalan pulang tidak memakai sepeda nya saat di perjalan dia di hadang oleh orang jahat mereka hanya 2 orang aku melihat nya dari kejauhan"
"Tapi sangat sulit di percaya kei kalah waktu itu karna 2 orang itu mempunya seni beladiri karate"
"Tapi saat kei sudah pingsan entah kenapa dia terbangun kembali dengan keadaan tidak sadar"
"Saat 2 penjahat itu menengok kembali mereka langsung ko dalam 1 gerakan kei yang menggunakan seni beladiri karate"
"Jadi ku simpulkan dia bisa meng-copy gerakan beladiri musuh nya dan menggunakan untuk dirinya untuk dia terbangun dan bertarung secara tidak sadar aku tidak tau itu"
"Tapi yang pasti dia sekarang menjadi monster beladiri dengan tubuh yang bisa menandingi bakat copy nya haha"
"Dia juga sudah menyadari bakat copy yang dia miliki"ucap Zen dalam hatinya dengan melihat kei yang sedang di pukuli
"Kenapa aku mau membantu dia?kalian akan tau sendiri wahai para pembaca novel cepat atau lambat"
Yunyin yang melihat itu hanya diam saja karna dia tidak bisa masuk ke area mereka tidak celah untuk masuk.
"Cuma segitu kemampuan mu KAIRI"ucap kei
"Baiklah giliran ku"ucap kei
"Di dia?memasang kuda kuda mirip ku?apa dia petinju juga?"ucap kairi dalam hatinya
Kei langsung meninju rahang nya kairi hingga badan nya berputar dan terjatuh tersungkur,kairi langsung pingsan di tempat.
__ADS_1