
Hai im back
Maaf lama up,
Soalnya Melpa sakit
Dimalang masih musim hujan
Jadi yah gitu.
Nextlah.....
🎃🎃🎃🎃
Saat ini sedang melamun dikamarnya juga mark,memikirkan apapun yang berkaitan dengan bagaimana dia bisa tinggal dirumah bahkan satu kamar dengan mark.ia juga bingung mengapa dia begitu menuruti semua perkataan mark.
Saat tengah fokus memusatkan pikirannya pada kegiatannya tersebut tiba-tiba vivi dikejutkan dengan suara pintu yang dibuka. Sontak saja vivi menoleh dan mendapati mark yang baru pulang dari kantor. Sebenarnya mark tidak ingin berangkat kekantor dan ingin terus bersama vivi seharian,hanya saja dikantor ada rapat yang tidak bisa untu dia tinggalkan. Walau begitu,mark tetap pulang lebih awal. Dia sangat merindukan wanitanya itu.padahal, mark adalah orang yang gila kerja,hari-harinya ia selalu digunakan untuk terus mengembangkan perusahaannya tersebut. Hell..pengaruh vivi sangat besar terhadap mark.
"hai vi,aku pulang"ucap mark lembut kemudian mendudukkan bokkongnya tepat disamping vivi. Kemudiam mengecup kening wanita yang dicintainya tersebut.
Sontak saja tindakan mark tersebut membuat vivi merona.entah kenapa rasanya dia sudah tidak marah lagi dengan pria ini.
__ADS_1
"oh hai,kurasa tidak ada CEO yang pulang dengan cepat seperti ini." ucap vivi selidik.
"aku sudah terlalu ridu denganmu sampai rasanya tak tahan berpisah lebih lama lagi. Oh yah ngomong-ngomong kenapa kau tak pernah menyebut namaku saat berbicara.mark bertanya.sungguh ia heran kenapa vivi tak pernah menyebut namanya saat vivi sedang berbicara dengannya.
"ahh,sejujurnya aku belum tahu siapa namamu"ucap vivi jujur. Mengetahui jawaban tersebut membuat mark mengerutkan keningnya.dia kerja diperusahaannya tapi tidak tahu pemilik perusahaan besar tersebut.jadi apa yang saja yang dia ketahui mengenai tempat kerjanya itu.
"Kau tidak tahu siapa namaku?"mark memastikan vivi kembali.Mendapati gelengan polos dari wanita tersebut membuat mark yakin bahwa vivi tidak berbohong."Ok baiklah. Perkenalkan namaku mark willy dragon pemilik perusahaan DRAGON GROUP."lanjut Mark memperkenalkan diri.
"Ooo namamu mark.oh yah, perkenalkan aku vivi"vivi lanjut vivi memperkenalkan diri sembari menjulurkan tangan hendak bersalaman.
"Tak perlu berkenalan,aku sudah tahu namamu."ucap mark.
"Kau!! Bagaimana kau bisa tahu namaku? Jangan-jangan kau yang selama ini mengikuti?"ucap vivi curiga.rasanya beberapa bulan belakangan ini dia selalu diikuti oleh orang yang tidak ia kenal.
"Pantas saja.sebenarnya apa alasanmu membawaku kesini? Selain alasan keluarga pasti ada alasan lain.Jangan-jangan kau menjualku?"tanya vivi.
Pletak
Satu sentilan mark berikan pada kening vivi. Bagaimana bisa ia dikerjakan diperusahaannya dengan otak dangkal?. Lagi pula untuk apa mark menjual vivi sedangkan hartanya sudah bertumpuk-tumpuk bak setinggi gunung.(yah engga juga sih).
"Sebenarnya apa sih yang ada dikepala cantikmu ini? Memangnya apa keuntungan dari menjual wanita dengan otak pas-pa san?"ucap mark sedikit menggoda vivi.
__ADS_1
"KAU.. Tak bisakah sehari saja kau tidak membuatku marah?.Vivi mulai emosi
"hahaha.. Aku hanya bercanda."mark tertawa.hanya vivi yang mampu membuat mark tertawa selepas ini. Sebelumnya semua tawa dan senyum Mark hanyalah topeng. Baginya tidak ada yang lucu untuk ditertawakan dandisenyumi. Hell.. sudah dibilang sungguh besar pengaruh Vivi dalam hidup Mark.
"Jadi apa alasannya?" tanya Vivi dengan emosi yang mulai mereda.
Tiba-tiba mark memegang kedua tangan vivi. Awalnya vivi kaget dan ingin mengumpati mark yang seenaknya memegang tangannya tapi saat didapatinya mark menatapnya lekat vivi mengurungkan niatnya tersebut.ia ingin mendengar apa yang ingin laki-laki tersebut bicarakan dengannya.
"Dengarkan aku,karena aku tidak akan mengulangi perkataan ku untuk kedua kalinya Ok?" Mendapati anggukan kepala dari vivi mark melanjutkan perkataannya.
"vivi.. aku ingin memberitahumu bahwa aku telah jatuh cinta padamu pada saat pertemuan pertama kita,saat kamu berniat menolongku. Ok.. memang aku salah telah
.. padamu dulu dan aku minta maaf.maka dari itu aku ingin mengajakmu untuk mejadi satu-satunya wanita yang menempati hatiku,hidup bersamaku dan menjadi ibu bagi anak-anakku kelak. So.. Vivi WILL YOU MARRY ME?"ucap mark mengungkapkan isi hatinya.
"a-apa maksudmu? Dengar mengenai insiden dulu mungkin aku masih bisa memaafkan mu tapi mengenai lamaranmu aku masih belum bisa menerima lagian kita baru saja bertemu dan aku belum mengenalmu lebih dalam." Jawab vivi gugup.walau begitu terbesit rasa senang mendengar ungkapan perasaan mark.
"Kalau begitu bagaimana kalau kita pacaran saja? Walaupun umurku sudah tidak pantas lagi."tawar mark. Kalaupun vivi menolaknya untuk berpacaran mark tidak peduli,ia akan tetap berusaha membuat vivi menjadi miliknya dan tidak akan melepaskan wanita yang sudah diklaimnya sebagai miliknya tersebut.
Ok tinggalkan jejaknya yah readers.
Maaf kalau typo soalnya masih amatiran.
__ADS_1
Follow juga akun IGku
@melpa_ng