Memilih Untuk Setia Selamanya

Memilih Untuk Setia Selamanya
Saling Memahami


__ADS_3

' Selly haruskah kita seperti ini, selalu dengan kesalah pahaman, tidak bisa seperti ini, aku harus merubah kesalah pahaman ini.' gumam Daniel


Daniel pergi meninggalkan kampus, berlalu dengan mobil spotrnya. Daniel tahu harus berbuat apa. Beberapa kali pacarnya di telvon tidak bisa, Daniel berinisiatif pergi ke moll untuk berjumpa pacarnya, Daniel hafal betul ketika jam makan siang dia pasti akan ada di sebuah moll.


' Salsa, ternyata ini yang kamu lakukan di belakang ku, bagus jadi tidak susah untuk aku memutuskan hubungan kita.' Daniel berkata dalam hati sambil melihat Salsa pacarnya sedang berada di sebuah resto dengan pria lain..


" oh, jadi ini alasan kamu gak angkat tlvn ku." ucap Daniel sambil menghampiri Salsa.


Salsa terkejut bukan main, karena dia tidak menyangka akan ketahuan.


" bukan begitu Daniel, tolong dengarkan penjelasanku." Salsa berkari kecil mengejar Daniel yang pergi meninggalkan dia dengan selingkuhannya.


Daniel sangat kesal " Sudahlah trima saja, ini sudah keputusanku kita akhiri saja hubungan kita sampai di sini, aku sudah melihat semuanya."


Salsa tetap membela diri " Tapi daniel.."


" Sudahlah, ini lebih baik dari pada aku tidak tau lebih lama lagi" ucap daniel.


***


Selly masih membayangkan calon suaminya bermesraan dengan wanita lain. Sedangkan dia yang sudah pacaran lama dengan Riki saja rela di tinggalkannya demi perjodohan ayahnya. Tetapi kenapa berbeda dengan Daniel.


Di dalam kamar yang sunyi dia baringkan badannya sambil trus menangis tanpa henti sampai Selly tak sadar bahwa dia terlelap karena sudah letih menangis.

__ADS_1


Drrrrtttt... drrttt... drrrttt....


Getaran Hp pun terasa di lengannya. Selly langsung mengangkat. " Halo... siapa ya.?"


" Halo.. ini dengan Selly kah..??" tanyanya.


" Iya ini saya Selly, Ini dengan siapa ya.?" Selly balik bertanya.


" Aku Daniel Sell."


" Ada apa kamu menelfonku." ucap Selly dengan nada sedikit marah.


" Apakah kamu punya waktu,? bisa kita keluar sebentar saja,?" tanya Daniel.


Daniel pun langsung pergi menuju cafe yang di beri tahu oleh Selly. Selang 1/2 jamkemudian Daniel pun sampai di Cafe itu dan Daniel melihat Selly sudah ada dicafe dan menunggu dirinya.


" sudah lama datangnya Sell.?" tanya Daniel.


" balum, baru saja sampai." jawabnya


" mau pesen makan apa.?" Daniel


" Tidak perlu, aku udah kenyang". Selly

__ADS_1


" baiklah aku saja yang pesan,".


" ada apasih panggil aku Daniel.?" kata Selly


" aku ingin meluruskan kesalah pahaman di antara kita."


" iya bicara lah." Selly


" Aku tau kamu pasti masih belum setuju dengan perjodohan kita kan, karena aku memiliki kekasih, namun sekarang tidak usah khawatir karena saya sudah putus dengan Salsa." ucap Daniel panjang lebar.


" emmm.. trus apa hubungannya denganku?" ucap Selly


" Aku kemaren melihatmu menangis di taman, itu karena ku kan. Mulai sekarang jangan takut lagi karena pacarku sekarang sudah tidak ada lagi, bisa di katakan saya sudah jomblo " Daniel


" maafkan aku yang sudah salah paham denganmu, ternyata kamu lumayan baik juga". Selly


" Baiklah mulai sekarang kita jalani saja perjodohan dari keluarga kita ini, anggap saja kita berjodoh". Daniel


Selly pun menuruti apa kata Daniel. karena hari sudah malam Daniel mengantarkan Selly pulang ke rumahnya.


" Da da.. sampai jumpa lagi. terimakasih atas traktirannya". ucap Selly


" iya, sama- sama Sell." jawab Daniel.

__ADS_1


Selly merasa lega didadanya karena sudah tidak ada lagi kesalah pahaman yang membuat sedih hatinya.


__ADS_2