
sewaktu berjalan menuju pintu masuk domi mendapat kan panggil dari rian yg memberi tau tentang viona berada dimana dan setelah itu domi langsung otw ke tempat yg di maksud rian dengan mengendaeari mobil milik nya tanpa supir
domi melaju kan mobil nya dengan kecepatan tinggi dan tak butuh waktu lama dia sudah sampai di tempat yg di ber tau rian
didalam yg ternyata adalah penangkaran buaya,ya viona di bawa ke sana oleh orang yang sama dan mau membuat viona mati perlahan"
*lepasin*teriak viona namun tak di hiraukan oleh mereka
viona hanya bisa berdoa dalam hati nya dan menangis
*kalian mau lepasin dia ga,atau kalian bakal habis sama gw*ucap domi penuh amarah ketika melihat viona seperti itu wajah nya penuh dengan luka dan sudah di gantung dan di bawa nya di penuhi banyak sekali buaya yg sudah bersiap ingin makan
*sekarang elo mau apa bakal gw turutin asal jangan bawa dia ngerti elo dan ini urusan kita berdua bukan dia ga tau apa" ngerti elo*ucap domi sambil menahan amarah nya
*kita ga mau apa" kecuali dia mati karna kita ga bisa dapetin dia maka elo juga ga bakal dapatin dia*balas salah satu dari mereka
*nenek viona ikhlas kalo ini uda jadi jalan nya nek*ucap viona didalam hati nya
disisi lain ibu kandung viona sedang tidur dan bermimpi kalo viona dalam bahaya
*viona jangan tinggalin ibu nak,kita baru ketemu masa kamu sudah mau ninggalin ibu lagi nak*ucap ibu viona sambil menangis
di tempat viona masih terus berdoa dan berharap agar semua cepat berlalu dan dia bisa bertemu kembali dengan nenek dan kakek nya disurya
domi kala itu sedaang panik pun hanya bisa pasrah dan berharap semua cepat berlalu
__ADS_1
rian juga tak kehabisan akal dia pun nekad keluar dari sana dan cari jalan untuk bisa ke sebrang sana karna di dalam tidak ada jembatan atau pun jalan untuk ke tempat mereka
hingga rian mendapat kan jalan untuk menuju tempat di mana tali yg mengantung tubuh viona,rian pun secara diam" dan domi yg sudah tau kalo rian ada di sebrang sana pun mengalih kan perhatian mereka hingga membuat mereka tak sadar kan diri kalo ada seseorang disana hingga rian berhasil memukul orang yg memengang tali mya viona hingga pingsan dan menurun kan viona terlebih dulu di sebrang sana domi sudah siap untuk memngambil tubuh viona
*kalian urus mereka,dan elo siapin mobil kerumah sakit*perintah domi,
yg melihat tubuh viona memar dan viona pingsan
*siap tuan muda*ucap bawahan nya
*tuan muda ini mereka mau diapain?teriak rian kepada domi yg memerintah kan bawahan nya pun langsung di angguki nya
domi pergi dari sana dan membawa tubuh viona menuju mobil dan sesampai nya di mobil mereka meluncur ke RS yg ternyata milik keluarga ALANSKA,selama di perjalanan domi menghubung pihak RS untuk menunggu mereka dan sesampai nya di sana merek di sambut oleh perawat dan dokter yg selalu menangani viona dan langsung membawa viona masuk kedalam ruang ICU di karena ka kondisi viona kritis
setelah 1 jam menunggu akhir nya dokter keluar dari ruang ICU dan memberi tau domi tentang keadaan viona
*dok gmn keadaan istri saya dok?*tanya domi yg tak sabar
*masa kritis nona kecil sudah lewat tuan muda dan sekarang saya mau memberi tau kan anda soal kondisi nona kecik yg sekarang tenggah hamil muda,sekitar 1minggu tuan muda*ucap dokter menjelas kan dan membuat domi kaget dan respon memeluk dokter dan mengucap terima kasih
*yg bener dok?*tanya domi yg masih tak percaya
*iya tuan muda,kalau tidak percaya mari ikut saya ke ruangan saya*ucap dokter dan domi setuju
diruang dokter pun menjelas kan dan memberi tau domi soal apa saja hingga timbul lah 1 pertanyaan dari domi
__ADS_1
*hem...dok apa boleh kalo lagi hamil muda melakukan hubungan suami istri dok?*tanya domi 7poin tanpa basa basi
*ya tentu saja boleh tuan muda selama di posisi yg nyaman dan tepat untuk si bayi dan ibu nya tuan muda*jelas dokter panjang lebar dan di angguki oleh domi
*oke dok makasih*ucap domi
*iya sama" tuan muda*balas dokter dan domi pergi menuju ruang rawat inap nya viona
selesai dari ruangan dokter domi langsung menumui viona yg sekaramg sudah sadar dan lagi di suapin bubur oleh perawat
*hai...sayang*sapa domi berjalan dan duduk di samping ranjang viona dan memeluk nya sambil memberi kan ciuman di setiap inci wajah viona yg binggung akan tingkah laku domi pun buka suara
*uda domi,kenapa si elo kayak orang yg ge ketemu bertahun" sama gw*ucap viona sambil mendorong tubuh domi menjauh
*sayang selamat ya,sebenyar lagi kita bakal jadi orang tua*ucap domi dan viona kaget bukan main mendengar kabar bahagia ini
*yg bener dom?*tanya viona tak percaya
*iya sayang,dan ini hasil nya*ucap domi sambil memberikan habil pemeriksaan viona
*aku seneng banget dom*ucap viona sambil memeluk domi dan menangis
*hai...jangan nangis ya aku ga kuat kalo lihat kamu sedih sayang,aku bakal jaga kamu dan calon anak kita dengan baik dan kamu juga keluar rumah dengan penjagaan ketat aku ga mau kamu sama yg si dalam kenapa" ya sayang kamu mau ya nurut sama aku*ucap domi panjang lebar
*iya terserah kamu aja lah sayang*ucap viona yg diam" sudah menciuml eher domi yang merasa kan juga mengangkat wajah viona hingga berhadapan dengan wajah nya dan mencium bibir yg ia rindu kan itu sampai akhir nya mereka ingin melakukan nya namun domi masih ingat kalo ini di RS
__ADS_1
ya jadi di tahan dulu
domi tahan ya hehe sampai di rumah baru lah kau puas"n main 😆😆😆