
tak terasa waktu berlalu dengan cepat hingga viona sudah ingin melahir kan namun domi yg saat itu sedang berada di luar kota pun merasa sedih karna tak bisa menemani viona melahirkan sang buah hati yg pertama,namun domi membatal kan semua urusan nya dan pergi ke rumah sakit untuk menemani viona untuk melahir kan anak mereka
*aw...sakit bang*ucap viona yg kala itu di temani rian
*iya nona kecil sabar ya*ucap rian sambil menenangkan viona
*aw...sakit*ucap viona sambil menjerit sekuat tenang dan menetes kan air mata nya karna tak ada yg menemani nya di saat seperti ini
*maaf tuan muda nona kecil sudah mau melahir kan anda di mana tuan muda?*tanya rian di hp
*sudah di belakang mu*ucap domi dan membuat rian kaget
*tuan muda silakan nona kecil ada di dalam*ucap rian
*hem*sahut domi dan berjalan menuju pintu masuk ruang persalinan namun ia hendak mau membuka pintu itu dia mendengar suara tangis bayi dan dia langsung membuka dan melihat ada seorang bayi laki" yg sangat tampan dan lucu,domi menghampiri bayi nya dan mengendong bayi nya yg masih belum di bersih kan suster
*sus,boleh saya mengendong nya?*tanya domi
*boleh tapi nanti ya tuan muda,kami akan bersih kan dulu bayi anda*ucap sang suster
*tidak usah sus,saya mau mengendong anak saya yg baru lahir*ucap domi lagi
*baik lah tuan muda*kata suster sambil memberi kan bayi itu kepada domi yg menerima nya langsung menetes kan air mata dan mendoa di dekat telingga sang anak dan setelah selesai berdoa dia bilang
__ADS_1
*hai jagoan daddy selamat datang ya nak,DEVEN ALANSKA,nama kamu sekarang ya nak*ucap domi sambil mencium kening sang anak
*suster bantu saya,nona kecil seperti nya kedinginan dan seluruh tubuh nya menggigil suster*teriak sang dokter yg selama ini menangani viona kepada suster dan membuat semua suster berlari dan menghampiri dokter
domi yg mendengar ucapaan dokter pun langsung memberi kan bayi nya kepada suster dan menghampiri viona
*hai..sayang kamu kenapa*tanya domi sambil mencium kening viona
viona tak menjawab dan hanya tersenyum melihat kedatangan domi
*kamu gpp kan sayang?lihat deh jagoan kita uda lahir dan aku kasih nama DEVEN ALANSKA,bagus ga nama nya?*ucap domi dan bertanya soal nama anak mereka
*bagus koq dom,aku nitip jagoan kita dan tolong jaga dia dengan baik ya dom,aku ga kuat dom*ucap viona sambil terbata" karna sakit yg selama ini iya derita tak ada satu pun yg tau
*aku ga kuat dom*ucap viona
*dok,rian viona kenapa?*tanya domi sambil menatap tajam dokter dan rian secara bergantian
*maaf tuan muda kami telah menyembunyi kan penyakit nona kecil yg meminta kami untuk merahasia kan semua dari anda dan keluarga tuan muda*ucap rian sambil menunduk karna takut melihat domi
*sebenar nya nona kecil sakit ginjal tuan muda karna itu nona kecil tak akan bertahan,ginjal nona kecil sudah rusak yg 1 tuan muda dulu saya sudah menyarankan untuk melakukan operasi namun nona kecil menolak dan mempertahan kan kandungan nya walau pun sangat besar resiko nya tuan muda,saya baru tau waktu nona kecil ada keluhan sakit di bagian pinggang nya dan dulu sempat juga di pukul di bagian tersebut saat kejadian itu tuan muda*ucap dokter penjang lebar yg membuat domi menatap viona dan blg
*kenapa kamu ga bilang dari awal sayang?kenapa kamu malah nutupi semua nya dari aku,hah*ucap domi sedikit marah dan kecewa namun masih ua tahan karna melihat kondisi viona yg lemah
__ADS_1
*maaf dom,aku ga mau biat mami kecewa karna itu aku pertahankan buat mami yg sudah menginginkan cucu dan aku ga mau buat mami sedih lagi dom*ucap viona sambil memengang lengan domi
*rian elo siapin semua nya buat operasi viona,dokter bisa bantu saya kan untuk melakukan operasi buat viona secepat nya*ucap domi
*iya tuan muda saya siap melaksanakan semua perintah anda,dan anda juga bantu dalam doa ya*ucap sang dokter
*baik tuan muda*ucap rian melakukan semua perintah domi
setelah semua siap dan di jalan kan operasi untuk viona pun lancar dan tinggal menunggu viona bangun dan kesembuhan
di kamar rawat inap
*sayang*panggil domi kepada viona sambil memengang tangan dan mencium puncak tangan viona,mengucap kan doa agar viona cepat membuka mata nya
satu minggu viona tak kunjung sadar
*dom,haus*ucap viona sambil melihat kesana kemari,domi yg saat ini sedang tidur di pingir ranjang tempat tidur viona dan sambil menengang tangan viona yg bergerak pun bangun
*hem..iya sayang,kamu mau apa?minum?bentar aku ambilin ya*ucap domi sambil mengambil air dan memanggil dokter yg segera datang pun masuk dengan suster mereka memeriksa keadaan viona
*gimana dok?*tanya domi langsung
*tuan muda tidak perlu kwatir,nona kecil sudah sadar dan tinggal penyembuhan nya saja,tapi setelah ini nona kecil tidak di perboleh kan untuk menggangkat barang"berat dan kelelahan ya tuan muda*ucap dokter panjang lebar
__ADS_1