mencintai majikan duda tampan

mencintai majikan duda tampan
bab 13


__ADS_3

diruang tv. .


intan menunggu suaminya disofa dengan memainkan ponselnya,lalu tak lama suaminya datang dan duduk bersama nya .


" apa yang mau dibicarakan " tanya Al


" sebenernya . . ." intan ragu ragu dan juga takut


" **cepat katakan "


" aaku aku ingin pamit besok aku mau pergi "


" pergi kemana kalau kamu mau menemui keluargamu itu sudah biasa kenapa harus bicara seperti ini buang buang waktu saja "


" bukan pak bukan itu "


" lalu "


" emm aku mau pergi dari rumah ini aku mau bekerja ditempat lain aku mau tinggal sendiri**"


" **kenapa?apa uang yang aku beri masih kurang "


" tidak tidak seperti itu pak ,itu lebih dari cukup bapak biayai semua kebutuhan keluargaku dikampung bahkan bapak sudah membuat rumah yang layak untuk keluargaku intan sangat bersyukur sama bapak "


" terus kenapa "


" intan ga bisa jelasin pak suatu saat bapak akan mengerti "


" kamu serius mau pergi "


" ia pak maafkan intan kalau intan banyak salah sama bapak** " intan menyimpan sejuta air mata didalamnya agar suaminya itu tak melihat kesedihannya


" **ia sudah terserah kamu saja "


" em ia pak besok pagi intan pamit "


" yayaya,untuk malam ini kamu temani aku tidur "


" kenapa pak "


" ini jadwal kamu dan anggap ini sebagai perpisahan kita "


" pisah . ."


" ya bukannya kamu yang mau "


" ahh ia pak** " deggggggg hatinya bagai ditusuk pisau sakit sungguh sakit


mereka pun menghabiskan malam dengan olahraga berkali kali entah kenapa Al sangat ingin terus memainkannya . . .


setelah selesai Al tertidur dipelukan intan,intan mengelus rambut suaminya itu tanpa disadari air matanya mengalir dia mengecup kening suaminya dan memegang pipi nya itu . .

__ADS_1


' izinkan aku mencintaimu untuk terakhir kalinya ' dalam hati intan


intan mengambil ponselnya dia mengambil beberapa foto bersama suaminya untuk menjadikan kenangan .Setelah selesai intan terlelap tidur bersama Al mereka saling memeluk dengan erat .


******


pagi hari . . .


intan bergegas bangun karna mendengar suara adzan berkumandang ,dia melihat wajah suaminya yang sangat tenang lalu dia mencium keningnya lagi tak terasa butiran air mata keluar lagi dan tanpa sengaja menetes ke pipi Al ,Al yang sebetulnya sudah bangun pura pura tertidur


' kenapa dia mencium ku dan apa ini dia menangis ' gumam Al dalam hati


" baik baik disini ya pak " bisik intan


lalu intan beranjak pergi keluar kamar majikannya . .


intan membuat masakan kesukaan Al dan membereskan rumah Al,


' aku bakal rindu rumah ini ' batinnya


pukul tujuh Al keluar kamar nya dan berjalan menemui intan didapur


" **ini gaji kamu bulan ini ambilah "


" ga usah pak sudah cukup selama ini intan dibantu bapak trimakasih,bapak sebaiknya makan dulu** " intan menyiapkan sarapan untuk Al


' kenapa matanya sembab apa dia semalaman menangis ' batin Al


" ini eee anu ,eh anu sakit pak mungkin karena semalam ga bisa tidur** "


' bohong ' batin Al


" **kamu ga sarapan "


" nanti saja pak "


" cepat sarapan "


" ia baik lah** "


merekapun sarapan berdua untuk pertama kalinya ,sekilas Al melirik kearah intan


' ternyata dia juga cantik '


" aku udah selesai " ucap Al lalu meninggalkan intan dan menuju ruang tv


intan membereskan meja makan dan kembali kekamar untuk mengambil kopernya dan segera menemui Al untuk berpamitan


diruang tv Al sedang memainkan ponselnya hari ini dia sengaja tak bekerja kekantornya karna sengaja untuk melihat intan pergi berpamitan padanya . .


" bapak ga pergi kekantor?"

__ADS_1


" **hari ini aku libur "


" ohh "


" emm pak intan mau pamit** " intan mendekati suaminya itu lalu Al berdiri dari duduknya


" apa kamu benar benar ingin pergi "


" ia pak "


" ya terserah kamu saja "


" em ia pak apa intan boleh peluk bapak buat yang terakhir " entah keberanian dari mana intan mengatakan itu


" ya silahkan "


intan langsung memeluk Al dengan erat dia menangis namun segera mengelap air matanya agar tak terlihat oleh Al


Al yang tau intan menangis hanya diam namun dalam hatinya juga berasa ada yang aneh dan mengganjal entah perasaan apa saat ini yang Al rasa. .


intan melepaskan pelukannya ,lalu tarik nafas dalam dalam dan dia hembuskan agar hatinya sedikit lega ,


" trimakasih buat semuanya pak "


Al hanya diam melihat intan


" maafkan intan kalau intan banyak salah dan tidak baik merawat rumah ini dan bapak ,intan pamit dan sebelum pamit apa bapak mau talak intan dulu,karna intan tak mau dengan setatus yang tidak jelas nantinya "


' deggggg. . . Al sungguh berat namun dia juga harus mengatakannya "


" apa kamu serius " tanya Al


" **ya pak cepat bapak katakan "


" intan kamu aku talak** "


" trimakasih pak " intan menangis dan langsung pergi meninggalkan Al


Al juga merasakan sakit dihatinya namun dia tetap bersikap acuh dan cuek,dia melihat intan pergi sampai depan rumahnya lalu kembali kedalam rumah setelah intan benar benar sudah pergi. .


.


.


.


.


.bersambung . . . . .


note : trimakasih yang udah baca karya author ,episod ini author sedih bayangin harus pergi dari orang yang kita sayang namun kita bertahan terus terusan juga akan menyakiti hati kita sendiri ,tapi tunggu masih ada kelanjutan nya yang pastinya lebih seru ,.

__ADS_1


jangan lupa like n coment semua . . .🤗🤗🤗🤗


__ADS_2