mencintai majikan duda tampan

mencintai majikan duda tampan
bab 4


__ADS_3

#flashback#


"jangan tinggalin Ikbal disini Bu Ikbal ga mau ibu kerja dijakarta Bu hiks .. hiks hiks hiks" ikbal menangis dan berlari memeluk ibunya.


Dia adalah Ikbal rahmansyah anak yang ditinggal ayahnya dan sekarang tinggal bersama ibunya dan nenek kakeknya.


" maafin ibu nak ibu harus pergi kerja cari uang buat ikbal,doain ibu biar rejekinya banyak dikasih kesehatan selalu " memeluk erat anak nya yang sangat dicintai dan pasti sangat ia rindukan kalau dijakarta,tak terasa air mata intan menetes dan segera dia mengusap agar tak kelihatan oleh Ikbal,dia harus kuat dihadapan anaknya itu.


Intan adalah janda beranak satu,dari kecil Ikbal dihidupi oleh intan seorang diri tanpa bantuan dari mantan suaminya(ayah Ikbal).


Setelah memberi pengertian kepada Ikbal akhirnya Ikbal mengizinkan ibu nya bekerja,sebetulnya intan tak mau meninggalkan Ikbal tapi dengan sangat terpaksa ia lakukan agar hidupnya tidak kekurangan,didalam hatinya kini terasa dicambuk cambuk ketika harus berpisah dari anaknya walaupun hanya sementara.Dia terus mengembangkan senyum dibibir manis nya agar anaknya tidak merasa sedih.


********


" Ayo Tan apa kamu udah siap sekarang? " tanya paman intan dia bernama Rudi,dia yang mencarikan pekerjaan sebagai pembantu buat intan yang kebetulan majikannya sedang mencari pembantu,pak Rudi bekerja sebagai sopir dijakarta.Setelah semua beres intan keluar rumah dan segera memasuki mobil majikan yang dibawa olih pamannya untuk menjemput intan.


"ayo paman,intan udah siap" sambil menghela nafas lagi lagi dia teramat sakit hatinya ketika harus meninggalkan anaknya itu.


Pamannya mengerti akan perasaan intan saat ini dan hanya bisa mengelus bahu keponakannya itu.


Ditengah perjalanan yang hening intan memulai percakapan kepada pamannya,


" trimakasih paman udah bantuin intan cari kerjaan dijakarta,intan benar benar butuh kerjaan ini " sambil tersenyum kearah pamannya,intan tak mau pamannya juga merasakan kesedihan yang intan rasakan jadi intan tersenyum sebaik mungkin dihadapan pamannya.

__ADS_1


"iya sama sama Tan,kamu udah paman anggep seperti anak sendiri kamu kerja yang bener buat masa depan ikbal" ya paman intan sudah 20tahun menikah tetapi dia belum dipercayai mempunyai anak,jadi dia selalu menganggap intan seperti anaknya sendiri.


Intan merasa bersyukur walaupun keluarganya dibawah keluarga kurang mampu tapi intan selalu bahagia karena dikelilingi orang yang baik baik kepadanya terlebih ke Ikbal anaknya..


mereka menghabiskan waktu diperjalanan dengan bercerita cerita dan tertawa mengingat masa kecil intan dulu..


****


Sesampainya di kota Jakarta intan dibuat terkejut karena ini kali pertama nya intan menginjak kota Jakarta,disekeliling terlihat gedung gedung tinggi,aktifitas padat serta macet dierjalanan,ini sangat berbeda jauh dari desanya yang dia tempati,desa yang bernuansa hijau sejuk banyak pepohonan sawah suasana yang bakal dia rindukan suatu saat ..


Intan terus memandang kearah jendela tanpa disadari mobilnya sudah mulai masuk ke gerbang dan ke halaman rumah yang sangat besar dan bagus,dia terus menatap rumah bagus itu karena lagi lagi didesanya tak ada rumah sebagus ini.Intan terus bengong tak sadar pamannya menepuk pundak intan


" kita sudah sampai,kamu tolong bersikap sopan kepada majikan kamu " pinta pak Rudi kepada intan dan intan mengangguk mengerti apa maksud dari perkataan pak Rudi lalu ia berjalan mengikuti pamannya itu masuk.


******


glekkkk(intan menelan air liurnya)dia sedikit gerogi kepada majikannya itu


" okey pak Rudi ,silahkan pak Rudi tinggalkan kami berdua,trimakasih sudah mencarikan pembantu " dengan tangan dilipat didepan dada


" baik nyonya" pak Rudi meninggalkan intan bersama majikannya itu


ekhem Hem (majikannya berdehem)

__ADS_1


" coba kenalkan diri kamu dengan baik di depanku" majikannya terus memandang intan tajam


" baik nyonya,e.. e naanama sssaya intan,saya berumur 22taun saya seorang janda saya mempunyai anak satu dikampung " ucap intan dengan penuh gerogi dan gelisah karena ini kali pertamanya dia bekerja dijakarta dan jadi pembantu


Majikannya itu sontak membulatkan matanya ia tak percaya kalo pembantunya yang terlihat masih muda adalah seorang janda dan mempunyai anak satu.


" okey saya suka kejujuran kamu,kamu tak menutupi setatus kamu bahwa kamu seorang janda,saya tidak permasalahkan itu saya harap kamu bisa bekerja dengan baik " sambil berjalan kearah sofa dan duduk


" saya Siska panggil saya nyonya siska,saya nyonya utama dirumah ini tapi kamu tidak bekerja dirumah ini kamu bekerja dirumah anak saya nanti aku akan antar kamu kesana" ucap majikannya itu


"bbaikk nyonya" intan menundukan kepalannya ....


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


bersambung ......


note: jangan lupa dukung author ya,jangan lupa like and coment


__ADS_2