Mencintaimu Dengan Takdirku

Mencintaimu Dengan Takdirku
kemarahan ken.


__ADS_3

.


.


.


.


.... setelah ken dan rehan duduk, ken mulai membuka tasnya... naina yg dari tadi menatap ken.. tidak sabar untuk melihat ekspresinya ken .


"apa apaan ini...tolong buang itu" ( teriak ken yg sangat keras setelah melihat bahwa yg di dalam tas nya itu ada kecoa).


rehan yg duduk di sebelahnya ken pun terkejut... dan langsung membuang kecoa itu dari hadapanya.


*******


ken sangat takut dengan kecoa, karena hal itu membuat dia mengingat kembali tentang penculikan yg dialaminya waktu kecil.


dia dikurung selama 2 hari di dalam ruangan yg sangat gelap dan di penuhi dengan semua kecoa yg mengerumuni nya.semenjak kejadian itu lah ken trauma dengan kecoa bahkan sampai sekarang.


********


naina ... tertawa sangat kencang ketika ia melihat ekspresi takut di wajah ken, naina tidak tahu kalaw ken mempunyai trauma dengan kecoa.


"hhhh....... kan sudah ku bilang... pasti akan ku isengin kamu ken... hhh🤣🤣" naina tertawa terpingkal pingkal melihat ekspresi ken.


saat itu bu salsa lagi tidak ada di kelas ia sedang mengambil sesuatu yg tertinggal di kantornya sehingga suasana di kelas lgi gak terkontrol.


ken pun... tak segan segan menarik tangan naina dengan sangat kuat dan membawa naina keluar dari kelas.


"eh... ada apa ini ken.. ken... lepaskan tanganku... sakit ken... " (teriak naina yg merintih kesakitan).


rehan dan rania hanya terbengong melihat ken menarik tangan nya naina, rania tidak bisa menyelamatkan naina karena tangan rania di tahan oleh rehan.


"jangan di cegah biar kan saja... saat ini ken lgi marah... " (ujar si rehan yg sambil menahan tangannya rania).


" emang kenapa? naina hanya membuat keusilan kecil...kenapa ken begitu marah.. ??"tanya rania kepada rehan.

__ADS_1


"nanti ku jelasin... ceritanya panjang" sahut rehan.


tanpa di sadari rehan begitu lama mengenggam tangan rania dan mereka saling memandang satu sama lain, disitu lah awal dimana rania dan rehan mulai jatuh cinta tapi mereka tidak menyadari perasaan mereka masing masing.


dilain tempat...


ken yg masih menarik tangan naina dengan begitu keras dan membawa naina keruangan yg sangat sepi dan mendorong tubuh naina ke dinding.... dengan tatapan yg penuh amarah ken pun langsung mendekat kan wajah nya ke naina dan mengenggam pergelangan tangan naina yg begitu keras sehingga membuat naina merasakan kesakitan.


"ken.... kamu mau apa,aku emang salah tadi... maafin aku, tadi... aku cuman iseng..aku janji gak akan mengulanginya lagi"


suara naina yg sudah merasa ketakutan melihat wajah ken yg penuh amarah.


"menurut kamu itu lucu..hah!!


kamu tahu... apa yg kamu lakukan tadi....!! kamu telah membuat ku mengingat masa lalu ku lagi, masa lalu ku yg penuh dengan ketakutan, kamu ingin melihat ekspresi aku lgi marah kan... ini sudah ku tunjukin..." teriak ken yg begitu keras sehingga membuat naina semakin merasa ketakutan.


setelah memarahi naina... ken pun pergi meninggalkan naina sendirian di ruangan itu.


perlahan lahan naina terduduk lemas... di lantai , kaki nya ber gemetaran dan wajah nya yg langsung pucat, jantungnya pun mulai tidak terkontrol, tapi masih bisa di tahan naina.


"sebenernya.... masa lalu apa yg membuat ken begitu marah dengan ku, kenapa dia tidak langsung memberitahuku tadi"


ken pun masuk ke kelas dengan sendirian, hal itu membuat rehan dan rania bertanya tanya.


"dimana naina ken....??


tanya rania dengan pelan kepada ken.


" ada di ruangan laboraturium. "


sahut ken yg masih dengan wajah kesal.


rania pun langsung bergegas menuju keruangan laboraturium untuk menyusul naina , rania cemas.... dengan keadaan naina sekarang, dia takut jantung naina nanti kumat lagi.


"ken... kamu apa apaan sih... jangan segitunya dong dengan naina, naina kan gak tau kalo kamu punya trauma dengan kecoa, dia cuman isengin kamu" rehan yg menasihati ken.


"jadi ak harus apa... keisengan nya itu sudah membuat ku mengingat masa laluku lagi...han" sahut ken yg masih kesal.

__ADS_1


"iya ak tau ken... tapi jangan sekeras gitu dong apa lagi naina itu cewek. " ujar rehan yg menenangkan ken.


"ok ok... aku yg bersalah sudah menyakitinya.. besok ak akan minta maaf dengan dia... puas kamu han.. " (sahut ken yg amarah nya sudah mulai mereda).


cekrek****suara pintu laboratorium terbuka....


rania pun terkejut melihat naina yg sudah terkujur lemas di lantai...dengan nafas nya yg tidak beraturan.


"nai... nai kamu gpp kn nai...,jantungmu gak kumat kan? "


tanya rania yg sambil memeluk naina yg masih lemas dan masih syok dengan kejadian tadi.


'


"aku gak kenapa kenapa ran... aku hanya syok aja... aku heran kenapa ken... segitu kesal nya dengan tindakan ku tadi... aku akui aku memang salah ran" suara naina yg sudah menangis dalam pelukan rania.


"udh... udh jangan nangis... "


tangan rania yg sambil mengusap air mata nya naina.


setelah keadaan naina tenang, rania pun menjelaskan tentang ken yg sudah dia ketahui dari rehan kepada naina.


"jadi gini nai.... aku tahu dari rehan, ken itu sangat marah karena kamu sudah keterlaluan ngisengin nya, kamu sudah membuat dia mengingat masa lalu nya yg suram" rania yg menjelaskan tentang kebenaran ken .


"masa lalu apa ran...? (sahut naina yg penasaran).


" masa lalu dimana ken waktu kecil di culik, ken waktu itu di culik oleh segerombolan musuh bokap nya ken,


dan ken waktu itu di kurung selama 2 hari di ruangan yg sangat gelap dan di penuhin dengan kecoa yg mengerumuni nya, hal itu lah yg membuat ken sampai sekarang trauma dengan kecoa nai. "ujar rania yg terus menjelaskan semuanya dengan naina.


" ya ampun... ran... aku bener bener ... salah aku sudah membuat ken merasa ketakutan lagi....,hu.... 😭😭, aku bener bener jahat dengan ken... "naina yg terus menangis dan benar benar merasa bersalah dengan ken.


" udah nai.. jangan nangis... kamu kan gak tau nai... jadi besok kamu minta maaf ya dengan ken"ucap rania yg berusaha menenangkan hati naina.


"iya ... besok ak akan meminta maaf dengan ken... dan aku akan membelikan hadiah untuk nya sebagai permintaan maafku " naina yg sudah merasa lega.


saat ini sudah pukul 13.00 siang sudah waktu nya untuk pulang dari kampus, naina dan rania yg masih berada di ruangan laboraturium pun bergegas keluar, dan kembali ke kelas untuk mengambil tas mereka.

__ADS_1


sampai di sini dulu ya gaes... nanti kita lanjut lagi di episode berikut nya☺☺


__ADS_2