
Chapter 2 : Sistem Yang Masih Banyak BUG
Jam di sekolah menunjuk angka 2 dan bel sekolah pun berbunyi, yang berarti
jam pulang sekolah. Alex pun pulang ke rumahnya, saat sedang dalam perjalanan
pulang jendela layar sistem muncul di depannya yang bertuliskan “hai master,
ada misi baru untukmu, apakah master ingin melihatnya”, alex pun menjawab
dengan wajah yang bingung “hmm apa ini, misi? Aku ingin melihatnya”. Tulisan
yang berada di jendela layar sistem pun berubah “Misi 1 : tangkap pencopet yang
mencopet seorang wanita, misi harus di selesaikan tepat waktu. Jika tidak
diselesaikan maka akan mendapatkan hukuman, tingkat kesulitan : (menengah),
waktu yang tersisa : (30 menit dari sekarang), Poin : (10)”. Alex dengan muka
yang kaget sekaligus marah berkata “haaaah misi macam apa ini !, harus
diselesaikan dan juga jika tidak selesai
dapat hukuman, woi sistem kamu ini ingin membantu manusia atau mempersulitnya
sih !”. alex pun melihat sekelilingnya untuk mencari pencopet tersebut, dia
melihat ada orang sedang lari dengan membawa tas melewatinya dan mendengar
suara wanita dari arah belakang orang tersebut. Alex pun berteriak “hoi !
pencopet tunggu jangan lari kau, berikan tas tersebut”, si pencopet melihat ke
arah belakang dan berteriak sambil tersenyum “heh kamu tidak akan bisa
menangkapku !”. alex pun tersenyum dan berkata “kamu belum tahu jurus rahasiaku,
selama ini aku selalu menggunakanya ketika ketahuan mengintip para gadis
berganti baju di ruang ganti, dan sudah terbukti 90% berhasil” alex pun
mengarahkan kedua tangannya kebelakang kemudian berteriak “jurus Aing Maung !
yaaaaah” kemudian alex pun melesat dengan cepat menuju ke arah pencopet
tersebut, kemudian dia melompat ke arah pencopet tersebut dan berkata “rasakan
jurus kedua ku ini” alex pun mengarahkan kakinya ke pencopet tersebut dan
berkata “jurus tendangan Kaki Sableng, ooorrrrraaaa !!”. “Gubrak !!!” akhirnya
__ADS_1
pencopetnya pun terjatuh akibat jurus mematikan tersebut, si pencopet pun
bangun dengan wajah yang kesakitan dan berkata “arrgghh!, kamu tidak akan bisa
mengambil tas ini semudah itu” kemudian si pencopet mengeluarkan pisau dari
kantong yang berada di celananya dan berkata “jangan sampai aku bersikap kasar
kepadamu, pergilah dari sini atau aku akan membunuhmu !”. Alex dengan wajah
yang tersenyum “hah Kamu ingin membunuhku? Tidak semudah itu ferguso” alex
langsung mengambil kuda-kuda seperti yang dilihatnya didalam fim-film dan
berkata kepadanya “maju sini”, si pencopet pun meluncurkan pisaunya ke arah
alex dengan muka marah dan berkata “mati kamu bocah!” alex pun dengan cepat
menghindari serangan pisau tersebut dan kemudian dia mengepalkan tangan
membentuk tinju dan mengarahkannya ke arah si pencopet, dan mengenai tepat di
wajahnya dengan sangat keras hingga membuat si pencopet tidak sadarkan diri dan
tergeletak di jalan, alex pun berkata “heh, hanya itu kemampuanmu” padahal
dalam hatinya alex berkata “untung saja ini lemah jika dia hebat dalam
bisa ku praktekkan, padahal juga asal-asalan. Dahlah nggak usah mikirin itu
lagi”.
Wanita yang dicopet akhirnya menyusul dan melihat si pencopet sudah
tergeletak di jalan. Alex pun memberikan tas tersebut ke wanita itu dan berkata
“ini tasnya nona” dan si wanita pun menjawab “ah, terima kasih banyak jika
bukan karenamu mungkin aku akan kehilangan tas ini” sembari mengambil uang di
tasnya dan memberikannya ke alex, alex menolak dan menjawab dengan wajah yang
gugup “i-ini bukan apa-apa, saya hanya senang jika membantu orang yang sedang
dalam kesulitan” padahal dalam hatinya berkata “jika bukan karena sistem dari
dewa sialan ini, aku tidak akan melakukan ini”. Si wanita tersebut berkata “jika
begitu, boleh aku tau namamu?” alex menjawab “saya Alex Ghui dari SMA
Perjuangan Tiada Akhir, kalau nona sendiri?” si wanita menjawab “perkenalkan
__ADS_1
saya Xiao ying, saya bekerja di perusahaan HIGH END sebagai manajer
disana, apakah kamu mau makan denganku? Kebetulan aku belum makan tadi” alex
menjawab “ah, maaf nona xiao saya tidak bisa, karena ada hal yang ingin saya
kerjakan di rumah”, xiao ying berkata “oh baiklah, kalau begitu lain kali
bisakan kita makan bersama?” alex menjawab “baiklah, lain kali saya akan ikut.
Kalau begitu saya pergi dulu ya nona xiao” xiao ying berkata “baiklah, sampai
jumpa lain waktu” kemudian alex pun pergi meninggalkan xiao ying.
Saat sedang dalam perjalanan pulang
jendela layar sistem pun muncul dan bertuliskan “Selamat kepada master karena
telah menyelesaikan misi tepat waktu, master akan mendapatkan poin yang di
peroleh dari misi tadi, silahkan cek poin master di status” alex menjawab
“baiklah, buka status" jendela layar sistem menampilkan status "Nama : (Alex Ghui), Jenis Kelamin : (Laki-laki), Stats :
Strength : (90), Ability (78), Agility (67), Intelligent (45), Poin (1), Skill
: (belum ada skill yang di pelajari)” alex kaget melihat poin yang dia dapatkan
dan berkata “haah ! bukannya tadi di misi tersebut tertulis 10 poin, kenapa
disini hanya 1 poin. Sistem apa maksudnya ini” jendela layar sistem menjawab
“mohon maaf master, karena masih ada banyak bug di sistem jadi master hanya
mendapatkan 1 poin, tehe” alex menjawab dengan muka yang marah “tehe your head
!, aku bersusah payah mempertaruhkan nyawaku untuk mengambil barang yang di
copet itu tapi, hanya dapat 1 poin !, dewa sialan ! lihat saja jika aku mati
karena sistem yang ngebug ini ku pecat kau jadi dewa !”
************
Di suatu tempat di alam dewa, saat dewa reinkarnasi sedang asik mengobrol
dengan dewa lainnya tiba-tiba dewa reinkarnasi “hachiii!” dewa kematian pun
bertanya “apakah kamu sakit dewa reinkarnasi?” dewa reinkarnasi menjawab
“tidak, aku tidak sakit mungkin ada manusia yang sedang memujiku”.
__ADS_1