
Chapter 5 : Misi Penyelamatan
Bel pulang sekolah pun berbunyi dan jam dinding dikelas menunjuk jam 2
siang dan para siswa dan siswi pun pulang. Sedangkan alex masih di koridor
kelas sedang bingung memikirkan sesuatu, dalam hatinya berkata “bagaimana ini haruskah
aku menolongnya atau kejadian di masa lalu harus terulang lagi, aaahhhh! Aku
bingung harus bagaimana” alex melihat nasha sedang dalam perjalanan pulang dan
baru saja melewati gerbang sekolah. Tiba-tiba jendela layar sistem muncul di
depan alex yang bertuliskan “Misi baru : (selamatkan teman masa kecilmu dari
kecelakaan yang akan merenggut nyawanya), Poin : (5), Keterangan : (Misi tidak
wajib di selesaikan, terserah kepada master sendiri).
*********
Akhirnya Alex pun memutuskan untuk menyelamatkannya dia mengejar nasha
dengan cepat dan kemudian memanggilnya “hoi! Nasha, tunggu aku” Nasha pun
menoleh ke arah alex dan berhenti agar alex dapat mengejarnya. Alex pun
menghampirinya dan berkata kepada Nasha “Nasha, mau nggak kamu menemaniku
belanja sebentar saja” sambil melihat Nasha, Nasha pun berkata “hmm, baiklah
tapi kenapa tiba-tiba biasanya kamu kan nggak pernah belanja” Alex menjawab
dengan raut muka yang gugup “y-ya itu karena.... aku disuruh ibuku belanja
beberapa bahan, ya karena itu hehe” Alex juga berkata dalam hatinya “nggak
mungkin aku bilang : karena kamu nanti akan kecelakaan dan langsung meninggal
ditempat, ya nggak mungkinlah aku bilang seperti itu”. Sesampai nya di
MiniMarket Alex pun berbelanja sambil mengobrol asik dengan Nasha tapi, saat
kedua orang itu sedang mengobrol asik tiba-tiba ada seorang perampok yang
sedang menodongkan senjata api ke kasir minimarket tersebut dan berkata
__ADS_1
“serahkan semua uangnya !, cepat kalau tidak aku akan menembakmu cepat !” si
kasir pun tidak bisa berkutik, dia hanya bisa pasrah memberikan semua uang yang
ada dalam mesin kasir. Tapi alex tidak bisa tinggal diam dia melangkah menuju
ke arah perampok tersebut tetapi Nasha menggenggam tangannya dan berkata
“jangan kesana Alex, itu sangat berbahaya apalagi dia membawa senjata api” Alex
pun memegang tangan Nasha dan berkata “jangan khawatir aku akan segera
menyelesaikannya” Alex pun pergi kearah perampok tersebut dan sesampainya
disana dan menepuk pundak si perampok dan berkata “yoo, bang perampok” si
perampok pun kaget dan langsung mengarahkan senjata apinya ke arah alex dan
berkata “m-mau apa kau, apa kau ingin kutembak hah!” Alex menjawab “tolong
kembalikan uang tersebut, itu bukan uangmu bang” si perampok menjawab “hah?,
apa kau sedang menghayal uang ini sudah ada di aku jadi ini punyaku, jika kamu ingin mengembalikannya hadapi dulu
senjata apiku dulu” Alex dengan muka serius berkata “aku sudah memintamu dengan
dengan cara kasar” Alex pun dengan cepat menggenggam tangan kanannya kemudian
meluncurkannya langsung ke muka si perampok dan si perampok dalam hatinya
berkata “cepat sekali, aku tidak sempat menembaknya kalau begini” kemudian
kepalan tangan Alex pun sampai ke muka si perampok dan hasilnya si perampok
terpental sampai tak sadarkan diri, seluruh orang yang sedang di dalam
minimarket pun berteriak “horee!” Alex pun melanjutkan belanjanya dengan Nasha.
************
Saat sedang dalam perjalanan pulang Nasha berkata kepada Alex “Alex, kamu
tadi itu sangat ceroboh sekali tau aku sangat khawatir bila terjadi apa-apa
padamu” Alex pun menjawab “haha, i-itu bukan apa-apa kok kamu tenang saja
soalnya aku sudah bisa sedikit bela diri hehe” Nasha pun berkata tapi dengan
__ADS_1
suara yang lirih sampai Alex tidak dapat mendengarnya “tapi tadi itu kamu
sangat keren” dengan muka yang memerah, Alex sedikit tidak mendengar dan
berkata “hmm, kamu ngomong apa tadi ?” Nasha berkata dengan muka yang masih
memerah dan gugup “b-bukan apa-apa aku hanya sedikit bergumam tadi, tidak usah
didengarkan”.
************
Akhirnya mereka pun berpisah karena jalan rumah mereka berbeda, Alex
berkata dalam hatinya sambil menghela nafas “hah, untung saja hari ini sudah
terlewati dan Nasha tidak kecelakaan, ah aku sangat capek sekali hari ini sudah
mengajak Nasha berbelanja dan juga waktu berbelanja tadi ada perampok juga ahh
capek banget”.
Sesampainya dirumah dia teringat dengan misi yang di berikan oleh sistem
kemudian Alex pun memeriksa misi itu sudah terselesaikan atau belum dan jendela
layar sistem pun terbuka dan bertuliskan “selamat kepada master karena telah
menyelesaikan misi tersebut poin master sekarang bertambah” dan tiba-tiba ada
pemberitahuan dari jendela layar sistem yang bertuliskan “selamat kepada master
karena telah mengalahkan perampok walaupun itu tidak ada di dalam misi, karena
kebaikan master mengalahkan perampok tersebut sistem akan memberikan hadiah
kepada master si lahkan di buka”. Alex terkejut dan berkata sambil memuji
dirinya sendiri “woah aku dapat hadiah tambahan, hehe karena aku adalah orang
yang selalu menyelamatkan seseorang ketika sedang ada dalam kesusahan, mau
bagaimana lagi orang sebaik diriku ini akan menerima hadiah ini, sistem buka!”
Hadiah apa lagi yang didapat oleh Alex, penasaran? Jangan lupa Like,Comment
dan Vote agar novel ini bisa update terus tiap hari. Tunggu di chapter
__ADS_1
berikutnya ya.