
hai,hai,hai!nama ku Adriana,umur ku 23 tahun aku anak ke 2 dari dua bersaudara,ayah ku meninggal saat aku berumur 4 tahun dan kakak ku kelas 5 sd,menjadi anak bungsu bukan berarti menjadi kan aku anak yang manja,dan menghamburkan uang,aku memilih untuk belajar mandiri,karena prinsip ku di atas langit masih ada langit.
aku bekerja di perusahaan di bidang perhotelan perusahaan itu bermana Pratama corp's, hanya orang orang terpilih yang bisa masuk perusahaan itu.
🌸🌸🌸
kkrriinngg! kkrriinngg!.Bunyi alarm yang membangun kan ira di pagi pagi buta.
"hooaam"Riana segera bangun dari tempat tidur nya untuk mandi dan sholat subuh.
setelah sholat subuh Riana beralih ke dapur untuk masak untuk sarapan dan bekal untuk makan siang.
setelah sarapan Riana bergegas untuk siap siap karena jarak dari apartemen Riana dan kantor lumayan jauh bisa di bilang juga karna macet dan tempat nya bekerja itu sangat tidak suka jika ada karyawan yang terlambat datang mereka sangat mengutamakan kedisiplinan terhadap waktu.
Riana pun sampai di kantor nya tepat pukul 07: 30 ira langsung menuju lantai ruang kerja nya yaitu lantai 28.
"pagi ra!"ucap rahel dan sifa yaitu kedua sahabatnya,mereka berteman dari duduk di bangku sekolah dasar.
"pagi,tumben nih rahel datang cepat"ucap Riana
"iya tadi dia numpang sama aku"ucap sifa dan rahel nyengir kuda.
Riana langsung duduk di meja kerja nya tapi,ira malah heran dengan orang orang yang merapikan riasan wajah dan juga pakai mereka,setau ira tepat pukul 8 mereka akan langsung duduk di meja kerja mereka.
"hel,sif ini ada apa sih"ucap Riana sembari menatap kedua sahabatnya yang juga sedang merapihkan baju dan riasan mereka.
"emang kamu gak tau na,hari ini kita bakal menyambut ceo baru kita loh,kata nya sih ganteng"ucap rahel sembari memakai bedak.
__ADS_1
"gak tuh aku gak tau"ucap Riana segara membuka handphone nya dan benar saja ada info dari sang manager.
"kamu gak betulin riasan wajah kamu na"ucap sifa pada Riana, sebenarnya sifa tau bahwa Riana tidak suka berpenampilan menonjol seperti make up menor, Riana lebih suka memakai make up natural tetapi elegan.
"gak ah ngapain cuma penyambutan doang,lagi juga ngapain coba kaya gitu mau lirik ceo baru"ucap Riana sembari memutar mutar kan kursi kerja nya.
"gak juga tapi kan harus berpenampilan Sempurna di depan ceo baru"ucap rahel
"percuma hel kamu mau ngomong sampai mulut mu berbusa juga gak bakal Riana dengar kalau tentang kaum Adam"ucap sifa karena ia tau sifa Riana yang cuek terhadap lelaki.
"iya aku tau,kamu mending benerin baju aja deh supaya gak kelihatan kusut"ucap rahel memberi saran.
"ya udah deh iya kali ini aku nurut"ucap Riana segera merapihkan pakai nya.
setelah 5 menit mereka siap siap,mereka langsung menuju lobby untuk menyambut kedatangan ceo baru mereka.
sebuah mobil mewah berhenti tepat di depan lobby,turun sesosok lelaki gagah, tinggi besar, berkulit putih, hidup mancung,ya benar itu adalah ceo baru mereka.
"assalamualaikum semuanya salam kenal saya Adrian Hanan Pratama saya anak pertama dari pak Bayu Peratama, saya akan mengantikan ayah saya sebagai ceo di perusahaan ini semoga kalian bisa bekerja sama dengan baik dengan saya"ucap Adrian kepada seluruh karyawan dan itu membuat Riana kaget dan langsung melihat wajah ceo baru mereka dan benar saja wajah ceo baru mereka begitu familiar di mata Riana.
Adrian dan ayah nya langsung menuju lift khusus presiden direktur untuk menuju ke ruangan nya tersebut yang berada di lantai 40 khusus untuk ceo dan sekertaris nya saja.
Riana bersama kedua sahabatnya pun langsung menuju rumah kerja mereka dan langsung memulai kerja tetapi berbeda dengan Riana yang masih bertempur dengan pikirannya.
jam makan siang pun tiba Riana dan kedua sahabatnya langsung menuju kantin sebenarnya makanan yang tersedia di kantin tersebut gratis tapi Riana sudah terbiasa dari duduk di bangku sekolah dasar selalu membawa bekal dan kebiasaan itu tidar bisa ia tinggal kan.
setelah makan siang Riana dan kedua sahabatnya langsung menuju ruangan nya karena akan ada rapat perdivisi, rapat tersebut diadakan untuk memilih siapa yang akan mewakili divisi nya masing masing untuk ikut rapat tersebut karena jarang sekali ceo mereka rapat bersama karyawan pasti selalu sekertaris dan juga yang merangkap sebagai manager mereka.
__ADS_1
di bagian divisi keuangan menunjuk Riana sebagai yang mewakilkan divisi mereka karena ira sangat unggul di banding teman teman nya yang lain.
setelah rapat mereka melanjutkan pekerjaannya dan jam pulang kerja pun tiba Riana dan kedua sahabatnya langsung siapa siap untuk pulang.
"ra aku boleh kan nginep di rumah kamu"ucap rahel karena ia trauma melihat tetangga depan kamar kost nya yang di bunuh jadi ia meminta ijin kepada ira agar tinggal bersama dan juga mengajak sifa karena kostsan sifa jarak nya sangat jauh dari kantor jadi ia harus bangun lebih pagi lagi dari ira.
"iya boleh kok,oh ya kamu pindah nya kapan ke apartemen aku"ucap ira karena apartemen ira memiliki 3 kamar, dulunya itu adalah apartemen milik kakak nya saat masih Singel tapi karena sekarang ia sudah berkeluarga jadi ia memberi apartemen nya untuk ira.
"gimana kalau hari sabtu kita kan pulang lebih cepat,kalian setuju gak"ucap sifa memberi usulan
"lagian hari ini adalah hari kamis aku dan rahel akan membawa beberapa pakaian kami dulu dari kost dan hari Minggu kami baru membawa semua barang kami ke apartemen kamu bagaimana"tambah sifa
"ya sudah lebih cepat lebih baik,aku senang akhirnya kita bisa tinggal bersama"ucap ira kepada keduanya.
ira dan kedua sahabatnya langsung turun ke lobby untuk menuju parkiran dan langsung pulang menggunakan mobil sifa untuk menuju ke supermarket karena stok makanan sudah habis dan ira di tinggal kan oleh keduanya karena mereka segera menuju ke kost mereka untuk mengambil pakaian mereka.
setelah selesai ira berbelanja ira segara memesan taxi online karena ira lebih suka memakai taxi online di banding membawa transportasi pribadi padahal dia sendiri mempunyai 2 mobil tapi jarang ia pakai.
ira langsung menata belanjaan nya ke pantry dan segera membersihkan badan setelah itu ia langsung menunaikan sholat Maghrib.
setelah sholat ira memasak makan malam untuk nya dan kedua sahabatnya.
masakan nya pun telah siap dan tinggal di hidangkan dan tiba tiba bel pintu berbunyi ira langsung membuka nya dan membantu kedua sahabatnya yang sedang kesusahan membawa pakaian mereka.
setelah kedua sahabatnya bersih bersih mereka segera makan malam,sesudah makan malam mereka menuju kamar masing masing untuk istirahat tapi tidak dengan ira karena ia harus mempersiapkan untuk persentasi nya besok.
**halo semuanya salam kenal ya bagi yang baru mampir,dan bagi yang sudah baca yang kemarin maaf banget karena kebodohan author jadi kalian harus membaca ulang dan berhubungan otak author lagi lockdown jadi maaf ya kalau ada yang berubah sedikit,jika kalian ingin promosi novel kalian author sangat memperbolehkan karena author juga sangat penasaran dan pasti nya akan membaca karya kalian.
__ADS_1
Terimakasih semuanya ☺️
I love you guys ❤️❤️❤️**