Menikah Dengan Kakak Kelas

Menikah Dengan Kakak Kelas
ᴇᴘɪꜱᴏᴅᴇ 4


__ADS_3

ira dan hanan beserta raihan langsung menuju restoran xxx untuk bertemu pak heri.


setelah sampai mereka bertiga langsung menuju ruang VVIP dan bertemu pak heri.


"selamat siang pak"ucap hanan karena pak heri lebih tua darinya.


"selamat siang"jawab pak heri dan mereka bertiga langsung duduk.


setelah duduk mereka semua langsung memesan makanan.


sembari menunggu makan hanan dan pak heri langsung membicarakan tentang bisnis dan ira langsung menjelaskan kepada pak heri degan lancar.


pak Heri terkagum dengan ira karena begitu menguasai presentasi nya,dan juga jarang ada sekertaris yang menutup auratnya.


pak hanan apakah ini sekertaris anda"ucap pak heri setelah melihat penjelasan ira.


"iya betul"ucap hanan sembari tersenyum.


"jarang sekali ada sekertaris seperti dia kerena menutup aurat dan sangat pintar"ucap pak heri.


"siapa nama anda nona"ucap pak heri


"perkenalkan nama saya ira hananda"ucap ira sembari tersenyum kepada pak heri.


"wah sepertinya kalian jodoh karena kalian mempunyai nama yang sama yaitu hanan"ucap pak heri ira dan hanan hanya tersenyum kaku


setelah selesai ira langsung berpamitan dengan hanan karena harus langsung menuju rumah sakit.


"mari saya antar"ucap hanan pada ira yang sedang berdiri di lobby untuk menuju rumah sakit.


"tidak usah pak nanti merepotkan bapak"ucap ira.


"tidak ada yang di repot kan saya ikhlas mengantar mu"ucap hanan


"tidak perlu pak lagian saya sudah memesan ojek online dan juga lawan arah jadi nanti yang ada bapak terlambat datang kekantor"ucap ira.


"saya permisi pak ojek saya sudah tiba.assalamualaikum"ucap ira sembari berlari kecil.


waalaikumsalam"ucap mereka berdua.


"han ikuti dia"ucap hanan dan langsung mengikuti ira.


"assalamualaikum sa aku datang"ucap ira segera menghampiri raisa yang sedang berbaring.

__ADS_1


"waalaikumsalam ra"ucap raisa


"sa kamu habis ini mau ke mana"


"aku bakal ke rumah mamah aku ra"ucap raisa dengan sedih.


Ira pun langsung memeluk raisa dan mengusap punggung raisa"sabar ya sa"ucap ira


"makasih ya ra kamu udah mah bantu aku,masih banyak"ucap raisa sembari menitikkan air.


"sama sama sa,sudah kamu jangan nangis lagi oke kamu harus kuat"ucap ira sembari menghapus air mata raisa.


"sa kamu sudah mempunyai nama untuk bayi ini"


"belum ra,kamu sudah memiliki nama"di jawab anggukan oleh ira


"Anindira Aleta Raisa Putri"ucap ira sembari tersenyum kepada bayi yang sedang ia gendong


"nama nya cantik"ucap raisa tersenyum.


mereka pun akhirnya bersiap siap untuk pulang sebenarnya dokter melarang karena raisa baru saja melahirkan tapi raisa sudah di Telfon oleh mamah nya terus menerus karena hari ini calon nya akan datang ke rumah nya.


setelah semua nya siap mereka langsung menuju lobby karena mereka akan berpisah di sana.


"oke mamah ira"ucap raisa meledek karena ira seperti ibu yang menghawatirkan anak nya.


supir raisa pun datang dan raisa langsung berpamitan kepada ira.


"ra aku pamit ya tolong jaga rawat anak aku,dan makasih atas segala nya"ucap raisa


"aleta sayang jangan merepotkan ibu mu oke nak jadi anak yang Sholeh Sholehah ya nak"ucap raisa sembari mencium putri nya tersebut.


"ra aku pamit"


"hati hati sa"ucap ira melihat raisa memasuki mobil


setelah raisa pergilah tak lama taxi online ira langsung datang,dan ira langsung menuju apartemen nya.


"assalamualaikum"kebiasaan ira jika masuk ruangan.


ira pun langsung membawa aleta ke kamar nya dan,ia ikut berbaring bersama aleta tak lama ira pun ikut tertidur bersama aleta.


bel pintu berbunyi ira langsung bangun dan memakai hijab lalu membuka pintu.

__ADS_1


"assalamualaikum ra"ucap kedua sahabatnya


"waalaikumsalam"


oowweekk! oowweekk!"tangis aleta yang membuat ira langsung menuju ke kamar berbeda dengan kedua sahabatnya yang mematung di depan pintu.


setelah sadar mereka langsung menuju ke kamar ira dan melihat siapa yang menangis karena tidak mungkin ira membeli boneka bonekaan.


mereka terkejut melihat bayi mungil yang sedang ira gendong.


"ra it..itu anak siapa"ucap rahel kaget


"iya ra itu bukan boneka kan"ucap sifa bingung


setelah aleta tidur ira langsung menaruh nya di tempat tidur dan langsung menarik tangan kedua sahabatnya menuju ruang tv.


ira pun menjelaskan semua dan kedua sahabatnya pun mengerti.


"hel sif tolong jaga aleta ya aku mau membeli kan peralatan nya dulu"ucap ira kepada keduanya.


"oke"jawab mereka serempak.


ira pun langsung menuju kamar nya untuk salin baju karena mall yang di bawah apartemen ira itu terkenal dengan brand brand yang di jual di sana.


ira langsung turun ke bawah untuk ke mall dan menuju ke toko perlengkapan bayi untuk membeli, Popok,bedak bayi,minyak telon,baju bayi,sabun bayi, shampo bayi,dll


setelah semua lengkap ira mampir sebentar ke restoran di mall tersebut untuk membeli makan untuk makan malam sebenarnya ira jarang membeli makanan ia lebih suka memasak.


ia pun langsung menuju apartemen nya"assalamualaikum"ucap ira sembari memencet bel.


sifa langsung membukakan pintu dan langsung membantu ira membawa kan belanjaan nya tersebut.


dan mereka langsung merapihkan belanjaan dan menaruh pada tempat nya setelah semua rapih ira langsung bersih bersih dan langsung menuju ke meja makan karena kedua sahabatnya sudah menunggu sembari main bersama aleta.


setelah makan mereka langsung duduk di sofa yang bisa menjadi kasur untuk menonton drama korea, sementara aleta di tidurkan di sebelah mereka.



"ra kalau kita kerja aleta sama siapa"ucap rahel di sela sela menonton drama Korea.


"aku bakal titipkan ke kakak ipar ku karena aku sudah menanyakan kepada nya dan dia mau mengurus aleta bahkan senang bimo sekarang mempunyai teman"ucap ira yang membuat kedua sahabatnya lega karena tidak mungkin ia membawa aleta ke kantor.


setelan menonton drama Korea mereka segera masuk ke kamar untuk istirahat sementara ira membuat kan aleta susu dulu sebelum tidur dan mereka pun akhirnya tertidur.

__ADS_1


__ADS_2