Menikah Dengan Orang Yang Tak Di Kenal

Menikah Dengan Orang Yang Tak Di Kenal
perjodohan


__ADS_3

sore itu anggoro kedatangan tamu di kantornya tak lain adalah pak juanda


''selamat datang omm silahkan duduk''sapa anggoro kepada tamunya


''terimakasih nak, om kesini ingin membahas amanat ayah mu kepada om dulu sekak kamu kecil ayah mu meminta om untuk menikahkan putri omm dengan mu apakah kamu bersedia'' anggoro diam sejenak bergumam dalam hati


''ceritanya perjodohan ni, tapi yaudah lah berhubung papa udah nggak ada mungkin dengan cara ini aku bisa menyenangkan papa dan tidak membuat papa mengingkari kata katanya


''baik omm saya bersedia'' ia menjawab dengan lantang


''baik kalau begitu kapan akan kita adakan pertemuan dan pembahasan kapan pernikahan akan di langsungkan''


''menurut sya nanti malam saja om di rumah saya''


juanda pun mengiyakan dan setelah mereka berbincang bincang juanda memutuskan untuk pulang kerumah


ella mendapat telpon dari ayahnya''hallo pa ada apa?


''ini ell papa dulu punya sahabat pada saat kamu dan anaknya masih kecil dia meminta agar papa menikahkan kamu dengan putranya papa harap kamu mau nak agar papa tidak merasa bersalah padanya sahabat papa itu meninggal bersama istrinyatiga tahun yang lalu karna kecelakaan''


ella terdiam sejenak dan ber fikir''apakah pasangan hidup saya tidak berhak memilih sendiri tapi mau bagaimana lagi ini adalah janji papa''


ahirnya ella mengiyakan ''baik pa saya bersedia''


''baik nak kalau begitu sekarang juga kamu pulang kerumah dan bersiap untuk pertemuan malam ini''


ella pun bergegas pulang kerumah ayahnya dan bersiap siap ia memakai baju yang baru di belikan untuknya dan berdanndan dibantu beberapa pelayan lalu ibunya pun lewat dengan wajah tidak senang


''cihhhh anak macam kamu itu tidak pantas menikah dengan keluarga kaya seperti itu harusnya vallen''sungut ibunya


ella tak mampu lagi menahan dirinya dia berbicara dengan nada keras ''saya tidak pernah bermimpi sekalipun inggin menikah sengan orang seperti apa saya hanya inggin memenuhi janji papa menyenangkan papa tidak seperti mama yang hanya bisa berfoya foya dengan uang papa tapu di belakang papa, mama malah main gila dengan laki laki laik''tenpa sadar air matanya menetes keluar


ani yang kesal dengan perkataan ella tanggannya akan menampar wajah cantik ella tapi ahirnya juanda datang ''loh mah ada apa kok ella nangis''

__ADS_1


''nggak kok pa mama cuma sedih ingin melepas dia munkin dia terbawa suasana''


ella melirik tajam ke arah wanita itu tak lain adalah ibu kandungnya sendiri ''wanita ini memang pintar bersandiwara betapa menjijikannya saya mengingat bahwa dia ibu kandung saya tapi mengapa sikapnya seperti ibu tiri''gumam ella dalam hati


''yaudah ayo ell nanti kita telat''


''baik pa ayo kita berangkat''


juanda tiba tiba teringat sesuatu ''ehhh sebentar mama kok nggak siap siap apa nggak mau mengantarkan ella''


''aduhh enggak deh papa aja mama nggak enak badan''


''ohhh yaudah deh mama istirahat baik baik di rumah ya''


mreka berdua masuk mobil dan berjalan ella hanya melamun sepanjang jalan dan saat tiba di depan rumah lelaki yg akan di jodohkan denggannya ''ell kenapa bengong kita sudah sampai ni''


''eh iyah pah nggak kok''


betapa kagetnya ella saat menuruni mobil yang dia datangi adalah rumah bosnya sendiri anggoro


saat memasuki ruang makan yang ditinjukan pembantu para pembantu itu pun kaget bukankah hari ini akan ada tamu sahabat almarhuma tuan beserta anaknya kenapa ada ella di samping pria yg tak lain adalah sahabat tuannya itu bi ana mengenalinya karna tuan juanda pernah kemari tapi itu sudah lama sekali saat anggoro masih kecil


di meja makan terdapat anggoro sedang minum air tampa di sadari tamunya sudah datang dan saat dia melirik yang di bawa juanda adalah ella dia langsung tersedak


''uhukkkk uhukkk uhukkk eh omm udah dateng awal sekali'' sapa anggoro


''iya nak lebih cepat lebih baik oh ya ini putri om namanya arsella nafyska anjasmoro''


wajah ella memerah bgitupun dengan anggoro dia berkata dalam hati ''bagai mana mungkin bisa begini''


mereka berbincang bincang dan tiba pada inti pembahasan


''kapan pernikahan akan di langsungkan''kata pak juanda ayahnya ella

__ADS_1


''minggu depan oml''anggoro menjawab


''baik kalau begitu kita akan persiapkan''


setelah makan malam


''om dan ella pulang dulu''


''baik om hati hati di jalan''


sampai di depan rumah ella di tarik ayahnya masuk ke mobil tapi ella menolak


''pa ell nggak bisa ikut papa pulang ell harus kembali ke tempat kerja nanti kalau sudah dekat waktu pernikahan ell akan pulang''


'' baik nak kalau begitu papa pulang dulu, apa mau papa antar ke tmpat kerja mu?''


''nggak perlu pa aku jalan aja nggak jauh dari sini kok''


''ya sudah jaga diri baik baik''


mobil itu pergi meninggalkannya ella masuk ke rumah tuannya yg tak lain adalah calon suaminya sendiri


''eh pintu kamarnya nggak ketutup''gumam ella dalam hati


anggoro yg melihat ella melewati pintu kamarnya, ya memang kamar ella harus melewati kamar anggoro dulu


''ehh ada yg nggak sabar rupanya nggak pulang malah tinggal di rumah calon suaminya hahahaha''


ella melirk sok sinis padahal mukanya merah


''syapa yg nggak sabar orang tetep di sini karna kerja kok''


lalu anggoro menarik ella ke kamarnya sambil berkataa ''apa uang om juanda kurang banyak sampai kamu sarus bekerja''

__ADS_1


''bukan urusan mu''


anggoro mendekatkan wajahnya ke wajah ella lalu ella lari terbirit birit


__ADS_2