
Lian masih duduk dipinggir tempat tidur sambil memandangi wajah Naya, mata nya berkaca - kaca "kasihan sekali pasti dia merasa ketakutan, siapa yang melakukan hal keterlaluan seperti ini, sambil tangannya membelai hangat kepala Naya"
Naya yang merasakan sentuhan Lian, membuka matanya perlahan,,
Tante.... Kok Tante ada dikamar Naya? "Naya bertanya dengan wajah bingung"
Lian hanya tersenyum memandang wajah polos Naya...
Naya yang masih bingung bergeser merubah posisi tidurnya menjadi duduk bersandar memandangi disekelilingnya,,
Naya diam berfikir
"eh..dimana aku, tadi bukannya...... Naya yang berfikir sejenak Mengingat kejadian yang terjadi dengannya tadi"
Melihat keadaan Naya yang sedikit membaik, Lian mulai bertanya apa yang sebenarnya terjadi,
sayang....kamu sudah baikan??
Sambil mengelus-elus tangan Naya...
Apa yang terjadi....?!
Belum sempat Naya menjawab
tiba - tiba......
Tok...tok... tok... mata Lian tertuju ke pintu, begitu juga Naya...
Masuk,, Lian melihat Argha disana... berdiri menatap tajam kearah Naya
deg.. deg.... jantung Argha berdegub melihat keadaan Naya dengan mata sembab dan lebam disisi kiri,kanan dibawah bibirnya
"ya Tuhan apa yang sudah aku lakukan, apa cengkraman kubtadi sekuat itu, mulai merasa bersalah"
Lian: ehemm....sebegitu cantiknya ya sampai menantu mama....
__ADS_1
Argha yang sedikit terkejut, langsung gugup
Bu..bukan, eh... maksudku bagaimana dia bisa ada disini ma..?!
Naya menundukkan kepalanya, karena merasa takut.
Lian: mama yang membawa Naya kemari karena kondisinya yang tiba-tiba tidak sadar, entah siapa yang menyakiti nya..."kembali menatap Naya"
Deg..."matilah aku, apa gadis ini mengadukan kejadian tadi pada mama"
Lian: Nay Kenapa menunduk, ceritakan pada Tante dan Argha apa yang terjadi,,,.
Naya hanya diam, matanya kembali berkaca - kaca, sedangkan Argha hanya memasang wajah datar,.
Baiklah kalau belum bisa cerita,, Tante akan menyuruh orang untuk memeriksa rekaman CCTV Diapartemen Naya ya....Tante akan buat perhitungan..
Deg... wajah Argha pucat,,.
Melihat wajah Argha, Naya langsung memegang tangan Lian dan berbicara dengan suara seraknya....
Nay mohon ya sma Tante,,, Suara Naya memelas...
(Argha yang mendengar Naya yang masih membelany semakin merasa bersalah..)
Lian merasa tidak tega dan menuruti keinginan Naya...
Baiklah sayang tapi Tante ada sarat,, kalau kamu mau mengikuti nya Tante janji tidak akan memperpanjang masalah ini, Gimana?!
Apa itu Tante,,,suara Naya pelan..
Lian : 1. kamu harus panggil Tante mama
(Argha: ciih,, pintar sekali wanita ini ck..ck..ck)
2.kamu harus tinggal disini, mulai hari ini sampai seterusnya, lagi pula besok lusa kamu sudah jadi istri sah Argha
__ADS_1
(Argha: setelah apa yang terjadi apa dia masih mau menjadi istri ku)
Wajah Naya merubah mendengar kata-kata Lian mengingatkan nya tentang pria kasar yang akan menjadi suaminya...
Ta..tapi....
Lian: ga ada tapi kamu harus nurut sama mama ya...
Naya melihat ke arah Argha, melihat Argha menganggukan kepalanya, memberi isyarat agar Naya setuju..
Naya: iya ma "Sambil mengaangguk''
meski masih merasa takut dan sakit hati pada Argha akhirnya Naya mau menuruti Lian...
Lian tersenyum,,
Nay laparkan, mama akan minta pak Sam untuk bawain makan kesini,
Naya: "mengangguk"... trimaksih ma...
Lian: Sama-sama sayang,,
Lian bangun dari duduknya menatap ke Argha yang sejak tadi berdiri,
Argha tolong temani Naya ya...mama keluar sebentar duduklah disana,,,
"menunjuk bekas tempat duduk nya tadi dengan wajah"
*Bersambung.....❣️❣️❣️
ini pertama kali Naya dan Argha akan mengobrol serius... dikamar pulaaa...wkwk
lanjutttt yuk...
ga bosen2 author meminta Vote,like,and comment dari kalian ya... biar aku maksi semangat nulisnya...😍*
__ADS_1