
brugg bunyi suara tubuh Berlin bergelinding bagaikan bola dari tangga atas sampai ke tangga paling bawah.
salah satu art yang melihat itu pun langsung berteriak untuk memanggil art dan pengawal lainnya.
"tolong,nyonya besar jatuh." teriak art itu,karena merasa khawatir kepada nyonyanya yang sudah berlumuran darah di bagian kepalanya.
lalu satu persatu art pun datang,hinggga salah satu pengawal mengusulkan untuk membawa Berlin ke rumah sakit.
sampai di rumah sakit mereka mendorong Berlin melewati lorong lorong kolidor rumah sakit untuk menuju UGD (unit gawat darurat).
lalu satu art kepercayaan Berlin menunggu Berlin di depan pintu UGD.
lalu dokter keluar mencari keluarga pasien.
"salah satu jaringan kepalanya Bu Berlin rusak dan harus segera dilakukan tindakan serius."ucap dokter.
"lakukan yang terbaik untuk majikan saya,saya akan pulang untuk menelpon anak nya." ucap art yang bernama Arni tersebut.
"baiklah,kalau begitu saya permisi dulu."kata dokter itu.
***
lalu Arni segera pulang dan beranjak mengambil telepon rumah dan menelpon Bella,karena hari sudah menunjukkan pukul 11 malam,Bella pun lama mengangkat telepon nya karena iya sudah tidur di pelukan sandi.
teettt teeet suara handphone Bella.
"sayang itu handphone kamu berbunyi,cepatlah angkat biasanya kalau malam begini biasanya penting"ucap sandi dengan suara kas bangun tidur.
lalu ia pun menggoyangkan tubuh Bella.
Bella pun membuka matanya secara perlahan lahan.
__ADS_1
"kenapa?"tanya Bella dengan suara kas bangun tidur dan ambil memejamkan matanya.
"handphone berbunyi sayang."ucap sandi sambil tersenyum.
lalu Bella segera meraih hp nya yang terletak di balas samping tempat tidurnya.
"telepon rumah?"gumam batin Bella.
Bella pun segera menelepon kembali ke nomor rumah nya.
"hallo ma,kenapa malam malam gini nelepon?" tanya Bella.
"non,ini bi Arni, segera lah pulang nyonya tadi sekitar jam 10 terjatuh dari tangga."ucap bi Arni
"apa??!!!!
baiklah kalau seperti itu saya akan pulang pesawat terbang paling pagi hari ini nanti saya kabarin bik,tolong jemput saya dan sandi di bandara udara bik." ucap Bella dengan bibirnya yang bergetar.
tuttt tuttt suara telepon terputus.
"m-mamaa mas,mama terjatuh dari tangga."kata Bella dengan suara tangis yang semakin menjadi jadi.
"baiklah istirahatlah,aku akan urus semuanya,kalau bisa jangan kasih tau paman Pratama dulu,karena mas takut pamanmu terkena serangan jantung mendadak sayang,mas akan menelepon rumah mama,nanti jet pribadi akan menjemput kita tidurlah." jelas sandi panjang lebar.
Bella pun mengangguk dan segera merebahkan tubuhnya di atas kasur yang ada di sampingnya itu.
******
sekarang sudah pukul 1 pagi
jet pribadi sandi telah menunggu mereka di tempat yang telah di tentukan oleh sandi.
__ADS_1
"bell,jet pribadi mas sudah datang cepatlah bersiap sayang." ucap sandi sambil menggoyangkan tubuh Bella.
Bella pun segera beranjak bangun dan menuju ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.
berbeda dengan sandi ia malah segera mengeluarkan koper dan barang lainnya milik pasutri itu.
saat sandi masuk,ia berpapasan dengan Bella yang keluar dari kamar mandi yang hanya menggunakan jubah mandi,terlihat lah ada gundukan di balik jubah itu,iman sandi mulai tergoda tetapi ia tidak lupa bahwa mertuanya saat ini sedang berada di rumah sakit,ia pun langsung berjalan ke kasur.
"bell pakailah pakaianmu lalu kita akan pamit kepada paman Pratama kita katakan saja bahwa mas ada meeting dadakan pagi ini."kata sandi.
"baiklah keluarlah dulu Bella ingin memakai baju mas."ucap Bella dengan pipinya yang mulai memerah.
"pakailah di sini sayang, buanglah rasa malu mu itu sayang,mas ini suamimu."ucap sandi.
"baiklah jika seperti itu mendingan aku memakai baju ku di kamar mandi saja."
hadeuhhh lagi darurat gini masih bisa aja berdebat.
"yaudah mas tunggu di depan." ucap sandi lalu keluar dari kamar.
merekapun terbang ke kota asal mereka lalu
mendaratkan jet pribadi sandi di rumah Erlin.
lalu mereka menuju rumah sakit saat tiba di rumah sakit mereka berlari ke ruangan UGD.
lalu tiba tiba
bruggg.
____________________________________________
__ADS_1
aduh mohon maaf ya jarang up
jangan lupa tinggalkan jejak mu disini sayang