Menikahi Anak Sahabat Mama

Menikahi Anak Sahabat Mama
fitting baju


__ADS_3

____________________________________________


Hay guys im come back wkwk. nungguin ga nih, yaudah aku mau lanjutin lagi


____________________________________________


teet tett * dering ponsel Bella


"hallo kenapa boy?"


"kak hari ini papa,mimi, boy akan pergi liburan ke India apakah kakak mau ikut?"


"tidak sayang,bilang lah kepada papa bahwa kakak akan segera menikah 3 hari lagi,kakak


di jodohkan"


"oh ya,sama siapa?"


"sama kak sandi"


"selamat ya kak maaf boy papa,mama ga datang"


"iya sayang gak apa apa semoga bahagia ya liburan nya"


Tut tuttt suara sambungan telepon terputus


lalu Bella pun menaruh hp nya di atas kasur di kamar nya ia berlari kecil menuju balkon, detik detik berlalu sehingga Bella tidak sadar kalau dia telah meneteskan buliran air mata nya


"kenapa di saat aku akan menikah papa ku tetap tidak datang dia selalu sibuk dengan istri nya yg sekarang,kenapa nasib ku begini ya Allah" gumam nya sambil meneteskan air mata


tok tok tok tok suara ketukan pintu kamar Bella


"Bella buka pintunya nak,sudah ada sandi di bawah" kata Berlin


"iya ma,Bella sebentar lagi akan turun ke bawah" ujar Bella sambil menghapus air mata nya lalu ia masuk ke kamar mandi mencuci mukanya untuk menghilangkan bekas menangis yang ada di mukanya ia pun segera mencari dress sepanjang lutut berwarna hitam yang sangat serasi dengan warna kulitnya itu.


lalu tidak lupa ia memoles dikit make up pada mukanya,walaupun dia sudah cantik tetapi dia hanya menggunakan sedikit lipstik pada bagian tengah bibirnya dan memakai sedikit blush on agar terlihat lebih memukau.


ia pun turun ke bawah saat di tangga ia merasa pusing tetapi tetap saja ia hiraukan karena ia harus menghormati sandi.


"Tante saya bawa bella,dulu ya untuk fitting baju"izin sandi kepada Berlin


"ya nak, pergilah"ucap Berlin dengan senyum yang mengembang di bibir nya


"ma Bella pergi ya"pamit Bella


selama perjalanan sandi hanya diam lurus menatap jalan raja di depan nya sambil mengendarai kendaraan beroda empat itu


mereka pun tiba di tempat yg di tuju


"selamat datang tuan sandi Martadinata"hormat sang pelayan sambil membimbing sandi kepada manajernya


"permini pak, pelanggan VVIP kita yang bernama sandi Martadinata telah sampai di depan pak"sahut seorang pelayan Kepada manajer nya


"apa!!!"


"sandi Martadinata dari perusahaan Martadinata yg terkenal itu?" tanya manajer kepada pelayanan nya karena tidak yakin seorang terhormat datang kepada nya untuk fitting baju pengantin,ya walaupun usahanya sudah berbintang tetapi dia sangat bahagia seorang terhormat datang kepada nya


"ya sudah tunggulah berikan pelayanan terbaik"perintah manajer kepada pelayan nya itu.


"permisi" sapa seorang pelayan dengan seorang ob

__ADS_1


"nyonya dan tuan mau minum apa?"tanya pelayan dengan sangat sopan


"sandi kamu mau minum apa"tanya Bella


"aku mau kopy latte,kamu apa bell?"ujar sandi kepada Bella


"saya mau milkshake strawberry ya"sambil tersenyum


''baiklah kalau begitu saya permisi" pamit sang pelayang dan ob itu


"wah,pak sandi Martadinata selamat datang"salam seorang manajer.


"terimakasih pak"jawab sandi dengan ramah


"oh iya pak ini calon istri saya,dan kami kesini ingin mencari baju pengantin yg belum pernah ada desain nya di Indonesia atau bisa di katakan limited edition pak, berapa pun harga nya akan saya bayar pak"ujar sandi


"baiklah pak besok akan saya kirim kan beberapa foto nya ke email bapak"


"permisi tuan nyonya ini minumannya" sahut sang pelayan sambil memberikan minuman kepada sandi dan bella.


"terimakasih"ucap Bella kepada pelayan itu.


mereka pun ngobrol hingga handphone sandi berbunyi


tett ttettt


"hallo ma,kenapa ma"sahut sandi


"sandi apakah kamu sudah selesai fitting baju nya sayang"


"belum ma emg ad apa tapi sebentar lagi selesai kok ma"


"iya ma"


"kalau udah kemalaman makan di mall aja mama sama papa sama selka lagi diluar"


"ma apa apaan sih?"tegas sandi


"sandi ga mau mama papa bahagia ya" ucap Erlin dengan nada sedih


"iya deh ma"


Tut Tut suara sambungan telepon terputus


tiba tiba Bella menghampiri nya


"kenapa san?" tanya Bella


"setelah ini kita beli cincin pernikahan ya"jawab sandi


"aduh gimana nih kepala aku pusing tetapi aku harus bisa masa iya aku ga sopan sama dia" gumam Bella


"bell" panggil sandi menghentikan lamunannya


"kamu bisakan?"tanya nya


"bisa kok" jawab nya sambil tersenyum


lalu merekapun keluar lalu menuju mall hari telah menunjukkan pukul 7 malam


T O K O B E R L I A N M A R T A D I N A T A

__ADS_1


"bawalah calon istri saya ini memilih cincin pernikahan"ucap sandii


sandi sekarang sudah tidak malu malu lagi karena ia sudah sering bertemu dan bicara


"baik tuan"ucap pegawai toko itu.


"sandi aku mau ini,ini pas di tangan ku, cobalah di tangan mu" ujar Bella sambil memberikan cincin kepada sandi


"ini pas, kau suka itu?"tanya sandi


"aku sangat menyukai nya" kata Bella


"calon istri anda memang memiliki serasa tinggi tuan, ini adalah cincin pernikahan paling bagus di sini"kata pelayan


"baiklah bungkus itu"


Bella pun menunggu cincin tersebut kemudian ia keluar ia merasakan pusing kembali


bahkan ia hampir terjatuh untung nya bahu sandi menahannya


"bel kamu gak apa apa?"tanya sandi sedikit cemas


"gak apa apa,aku hanya blum makan"


"yaudah ayo makan"


merekapun masuk ke sebuah restoran ternama


"kamu pucat ayo mau makan apa"ujar sandi


"aku samain aja sama kamu"


"yaudah saya steak 2 dan lemon tea 2" kata sandi kepada pelayan di depannya itu


"ada yg mau di tambah lagi nyonya seperti dessert nya"tawar pelayan itu.


"ga mba makasih"jawab Bella


tidak lama pun makanan yg mereka pesan tiba


mereka makan dan keluar dari mall tersebut lalu di mobil


"kepala ku pusing san.."lirihnya dengan suara melemah


"sabar ya,ini aku antar pulang"jawab sandi sambil mengendarai mobil nya


di perjalanan menuju rumah Bella


" san pinggirin dulu"ucap bella sambil menutup mulutnya


sandi yg melihat Bella seperti itupun langsung meminggirkan mobilnya


'i...iya"jawab nya


lalu Bella keluar dari mobil sandi dengan tetap menutup mulutnya dengan tangan nya


dan


huek huek huek' suara muntah Bella dan sandi pun langsung turuun lalu setelah selesai mengeluarkan isi perut nya tadi. Bella pun di bimbing sandi masuk ke dalam mobil nya lalu tiba tiba


blukk

__ADS_1


__ADS_2