
Hari ini hari pertama Liana bekerja d salah satu perusahaan terkenal di X .dengan tergesa-gesa Liana berjalan menuju kantor di tempat ia bekerja sebagai seorang sekretaris CEO. saat menuju ruangannya tak sengaja Liana menabrak seseorang ."heeeiii....apa kau berjalan sambil tertidur" kata seseorang yang di tabrakannya ."maaf kan saya tuan , saya ..." tak sempat melanjutkan perkataannya orang' itu sudah berjalan meninggalkan nya ."tidak sopan sekali dia,aku baru kali ini bertemu dengan seorang pria seperti dirinya "
(dalam ruangan kerjanya)
" hari pertama masuk aja udah kerja udah telat , gimana hari-hari berikut nya ???" kata Lisa .Lisa adalah salah satu karyawan di kantor itu. "loh nggak usah dengerin kata tuhhh Mak lampir yahh Na , dia emang kayak gitu orang nya ".kata Desi "iya gue gak papa kali Des".kata Liana (sambil duduk ).salah satu karyawan kaki-kaki datang ke meja Liana . "loh di panggil sama pak bos , di suruh ke ruangannya". Liana tersentak " ya...Tuhan jangan biarkan hari ini pertama dan terakhir ku di kantor ini ". ucapnya dalam hati . "loh pasti langsung di pecat gara-gara loh telat" kata Lisa. tanpa memperdulikan perkataan Lisa ,Liana menuju ruangan atasan nya.
__ADS_1
Dengan tangan bergetar Liana membuka pintu ruangan CEO
(dalam ruangan CEO) .mata Liana melirik sesosok yang tidak asing baginya ."kenapa dia ada disini juga ?? apa dia juga terlambat seperti ku?? " gumam Liana . orang yang dimaksud adalah orang yang ia tambrak di koridor kantor tadi. Dialah Dion yang tak lain adalah anak tertua dari pemilik kantor tempat ia bekerja. Liana belum mengetahui siapa CEO diantara mereka berdua . Liana kemudian tersentak saat mendengar suara yang membuyar kan lamunan nya ."siapa nama mu ?" kata Reza . Reza adalah anak kedua dari pemilik kantor tersebut ."Sa..
saya Liana Tuan , saya karyawan baru di sini " ucap Liana terbata. "oh ..
jadi kau sekertaris baru ku disini ?".kata Reza
"ohh...terima kasih Tuhan ... untung saja bukan dia yang menjadi atasan ku " ucap dalam hati sambil melirik pada Dion dan bernafas lega.
"sudah lah kak , dia masih baru jadi dia masih butuh banyak belajar dari karyawan yang lain" kata Reza .
Liana tersentak matanya seketika melotot karena perkataan yang di ucapkan Reza.
__ADS_1
"pak bos tadi mengatakan kak, apa mereka berdua bersudara ?? tapi kelakuan mereka sangat berbeda".
"jadi , apa benar kau sekertaris baru di kantor ini ?" kata Reza sambil menatap Liana sekilas
"iya betul tuan , saya sekertaris baru anda " jawab Liana sambil membungkuk kan sedikit badan nya .
"oke ...kalau begitu , selamat bergabung dengan perusahaan kami" kata Reza sambil mengulurkan tangan ke arah Liana
"terima kasih tuan ,saya akan bekerja dengan baik tuan " dengan semangat 45 Liana menjawab dan menerima uluran tangan Reza.
Dion tak bergeming , ia hanya diam seribu bahasa menyaksikan drama yang ada di hadapannya itu.
"baik...kau boleh kembali ke ruangan mu!!"kata Reza
__ADS_1
sebelum Liana melangkah keluar dari ruangan CEO. " ingat.... jangan sampai terlambat lagi ...!" kata Dion. "baik tuan" jawab Liana ." ciiihhh ...memang nya apa jabatan nya sampai-sampai dia berlagak seperti bos, bukan nya Pak Reza adalah CEO disini ".gumam Liana dalam hati sambil melangkah menuju ruangan nya