Menikahi Kakak Ipar Ku

Menikahi Kakak Ipar Ku
pulang bersama


__ADS_3

Belum sempat Liana duduk di ruangan nya Desi menghujani nya dengan beberapa pertanyaan "loh gak papa kan Na ..? lohhh gak di pecat kan Na??, sihh bos ngomong apa aja sama lohh Na..?? jawab dong Na !"."gimana mau jawab sihh Des..lohh nyosor aja kayak bajaj tanpa rem tau gak" kata Liana sambil berkacak pinggang ..."uupsss maaf ...yahh udah jawab satu satu ..Bu sekertaris ...!"(Desi)


"mmmm... pertama aku gak papa ..I really ...really ok .. yang kedua aku masih tetap jadi sekertaris pak bos ...dan yang terakhir bigbos kita itu kelihatan nya ramah gak galak seperti yang kalian katakan ,...yahh udah lanjutin.. kerjaan kita lumayan banyak nihh.." (Liana). "raaamaaahhh....??? entah apa yang merasuki mu pak bos "🤔🤔🤔(batin Desi,sambil menuju meja kerja nya).


(jam kantor telah usai )


...Liana dan Desi keluar dari kantor bersamaan. "gue di jemput loh gak papa kan kalau gue tinggal sendiri."(Desi)..."apaan siihh yahh gak papa lahh .. nyantai aja gue bisa pulang sendiri kali Des .."(Liana) ." yah udah gue duluan yahh ..dahhh "(Desi, sambil melambaikan tangan nya )....


(tak lama saat Desi meninggal kan Liana ,tiba-tiba Reza dan Dion datang menghampiri Liana )


"hai...nona mau pulang bersama kami tidak ??" (Reza menawarkan tumpangan pada Liana ). " ada apa dengan nya ..? kenapa sikap nya berbeda denga gadis ini ?" ( batin Dion dengan mimik wajah yang kebingungan ). "ahhh tidak usah tuan , saya merasa tidak pantas berada dalam satu mobil dengan CEO perusahaan besar ini Tuan ". (Liana , dengan rasa canggung). "ternyata dia sadar diri juga," (Dion dengan senyum sinis nya ) ." ini perintah ..bukan permintaan , jadi cepat lah naik ..lagi pula sudah hampir gelap ,akan susah bagimu mencari kendaraan saat ini " (Reza).


dengan penuh rasa gugup Liana menaiki mobil atasan nya itu tanpa berkata kata lagi.

__ADS_1


Reza memulai lagi percakapan ,menghilangkan keheningan .


"Liana kau tinggal dimana ?,aku akan mengantarmu sampai rumah mu " (Reza,)." apaa..?? dia sampai mengingat nama nya ,(batin Dion ,merasa tak percaya dengan sikap adik nya itu) . "di...ja..jalann X tuan perumah pondok indah" .(Liana menjawab dengan gugup).Liana merasa sangat canggung berada diantara dua orang bersaudara itu .


tak lama kemudian mereka pun sampai di rumah Liana .


" terimakasih tuan , anda sudah mengantarkan saya pulang " (Liana , sambil membungkuk kan sedikit badan nya .


dengan rasa tak percaya , Dion menatap lekat wajah adiknya itu "ada apa sebenarnya dengan Reza , ini seperti keajaiban dunia" ( batin Dion). mobil mereka kembali melaju , dan tak butuh waktu lama mereka pun sampai di kediaman keluarga nya.


"kak , aku ke kamar duluan " (Reza)


" haa..iya kau pasti lelah kan ?, beristirahat lah ".(Dion , menupuk pundak Reza )

__ADS_1


" kakak juga" (Reza membalas dengan senyuman )


saat menuju kamar nya Reza berpapasan dengan kedua orang tuanya .


"kalian sudah pulang rupanya" (papa/Rahardian)


"iya pa..aku langsung ke kamar yahh ...ini hari melalah kan bagi ku pa..ma .."(Reza)


"iya nak.. beristirahat lah " (ibu/Santi , mengecup kening Reza )


"jangan lupa .. mimpi kan calon mantu kami Za.."(papa dan mama bersama sambil cekikikan)


"haa .. kalian ini..senang sekali menggoda ku" (Reza,dengan wajah yang merona , perkataan kedua orang tuanya mengingat kan nya pada Liana )

__ADS_1


__ADS_2