Menikahi Tuan Muda Yang Cacat

Menikahi Tuan Muda Yang Cacat
27. ZOO dan 2 ADIK KECIL


__ADS_3

ariana dan adit sedang bedang berada di depan zoo yang ada di kota nya . sekarang ariana menunggu adit yang sedang membeli tiket untuk maauk kedalam zoo .


" arin !! " adit sedikit berlari ke arah ariana yang sedang menunggu nya.


" ayo kita masuk " adit pun menggandeng tangan ariana. mereka memasuki zoo bersama sama.


di dalam zoo ariana tidak berhenti tersenyum karena melihat banyak binatang. terkadang ariana ikut memberi makan hewan hewan tersebut. sedang adit hanya memperhatikan ariana sesekali adit mengabadikan nya dengan memfoto ariana.


" adit aku lelah " ariana menghempaskan badan nya di salah satu kursi yang di sediakan zoo tersebut.


" arin laper ngak ? "tanya adit yang juga menduduk kan tubuh nya di samping ariana.


" iya " jawab ariana singkat .


" aku beli minum sama makanan dulu , kamu jangan pergi jauh jauh ya " adit pun berlalu meninggal kan ariana yang duduk sendirian .


setelah kepergian adit ariana hanya diam di kursi tersebut sambil menatap ke lingkungan di depan nya. saat melihat lihat netra indah melihat 2 anak kecil .ariana pun medekati 2 anak kecil tersebut .


" heii " sapa ramah ariana pada 2 anak kecil tersebut.


" h..hai " jawab gugup anak lelaki terlihat lebih besar dari pada anak perempuan di samping anak laki laki tersebut.


" dimana orang tua kalian ?? " tanya ariana.


" kami tidak tau " jawab anak laki laki itu lagi .


" jadi bagaimana kalian bisa sampai kesini ?? " tanya ariana lagi.


" hiks tadi ayah membawa hiks cece sama kakak kesini , cetelah itu meninggal cece cama kakak hiks dicini berdua hiks " sekarang anak perempuan yang menjawab .


" aduh aduh sini sini peluk , jangan sedih yah... nanti cece kakak antar ke rumah nya " ujar ariana mencoba menghibur mereka.


anak perempuan yang menyebut dirinya dengan sebutan cece pun membalas rentangan tangan ariana. setelah berpelukan ariana melepaskan pelukan nya dan menghampus air mata cece yang berada di pipi nya.


" jadi kalian kakak adik ?? " tanya ariana pada kakak adik tersebut dan di jawab dengan anggukan dari kakak adik tersebut.


" kita belum kenalan , nama kakak ariana kalian bisa panggil kakak arin ,ririn ,ana . jadi nama kamu siapa?? " ariana pun memperkenalkan diri nya terlebih dahulu , setelah itu nunjuk kakak dari cece.


" nama saya farel kak " jawab farel.


" salam kenal untuk kalian berdua " ariana memberikan senyum terbaik nya untuk 2 anak kecil tersebut.


" ARIN !! " ariana yang meresa terpanggil pun menghadap sumber suara yang meneriaki nya. sekarang sudah menemukan objek yang meneriakinya tadi siapa lagi kalau bukan adit.

__ADS_1


ariana melihat adit berlari kearah nya dengan membawa beberapa kantong plastik yang bisa di tebak isinya.


" hiks.. arin kamu kan udah hiks.. aku bilang jangan pergi hikss.. jauh jauh " ucap adit dengan pelupuk mata nya yang sudah di genangi air mata.


" utu utu utu utu , bayi besar mama nangis lagi . udah udah ngak usah nangis , kan kamu udah temuin aku " ujar ariana .


" oh ya perkenal kan ini farel dan ini cece " ariana tiba tiba teringat kakak berdik tersebut dan memperkenalkan nya pada adit.


" dan farel cece ini suami kakak nama nya adit. " lalu sebalik nya lagi ariana juga memperkenal kan adit kepada farel dan cece.


" kenapa kamu bisa ketemu sama anak kecil ini ? " tanya adit pada ariana sambil menunjuk kakak beradik tersebut. ariana pun menceritakan kan semua nya kepada adit.


"....... jadi setelah ini kita akan mengantar mereka ke rumah mereka yah .... adit "


" baiklah , jadi apa kalian udah makan ?? " tanya adit sambil mengusap surai cece. sedangkan cece hanya menggeleng sambil menundukkan kepala nya.


" baiklah ayo kita duduk disana kakak udah beli makan tadi " ujar adit sambil menggandeng tangan kecil nya cece. tapi saat akan adit dan ariana berjalan kakak berdik tersebut tidak bergerak.


" kenapa ?? " tanya ariana pada farel.


" be... begini kak , tadi cece jatuh karena aku ngejar ayah , trus lutut nya luka " jelas farel.


" benar kah ? " ariana mendekat ke arah cece dan menyamakan tinggi nya dengan cece lalu melihat lutut nya cece . benar saja terdapat luka yang lumayan lebar , mungki karena cece menggunakan rok sebatas lutut , jadi saat jatuh lutut cece langsung mengenai permukaan kasar tanah.


" iya kaki cece cakit " sambil menunjuk lutut nya.


" adit bisa kamu gendong cece nya " adit hanya mengangguk dan langsung menggendong cece.


" greeeppp " adit pun langsung menggendong cece di sebelah tangan nya .


" wahh " ujar cece sambil tangan nya reflek mengalung pada leher nya adit.


" kakak tinggi cekali , cece bisa liat olang olang di cini " ujar cece dengan mara yang berbinar melihat pemandangan di sekitar nya.


( informasi aja tinggi adit : 185 sedang kan ariana : 155 dan farel setinggi lutut adit kurang dikit dari lutut adit , lalu tinggi cece setinggi lutut arian kurang dikit dari lutut ariana. ariana )


" hehehe , iya kah kakak setinggi itu ??? " tanya adit pada cece.


" betul " ucap cece mengangguk antusias.


" hahahaha , kamu mau setinggi kakak juga ngak ?? " tanya adit lagi.


" mauu!!!! " sorak riang cece.

__ADS_1


" kalau gitu kamu harus makan yang banyak , jadi sekarang ayo kita makan " ajak adit sambil menggandeng tangan ariana dan ariana menggandeng tangan farel.


di perjalan tak berhenti cece dan farel mengoceh , kadang mereka bercanda, kadang mereka juga gara gara berdebat perkara nama hewan.


" isshhh itu nama merak bukan ayam cece " jelas farel pada cece sambil menunjuk merak.


" bukan kak itu nama nya bukan melak tapi ayam cantik " jawab cece yang tak mau kalah .


" merak !! "


" ayam cantik !! "


"merak !! "


" ayam cantik !! "


tak berhenti farel dan cece meneriaki merak dan ayam cantik sampai sampai adit dan ariana harus memisahkan mereka. adit kembali menggendong cece sedangkan farel di gandeng ariana dan mereka harus menjaga jarak kalau yidak mau melihat adit kakak itu tambah bercengkraman.


cece terus memandang farel dengan tatapan tajam . tapi , bagi adit dan ariana tatapan cece terlihat lucu. sedangkan farel hanya diam sambil memperhatikan sekitar nya.


" heh ! ngapain mata kamu kayak gitu ?? " tanya adit sambil berusaha menahan tawa.


" bialin aja , biar kak falel tau kalau cece lagi malah sama dia " jawab cece berbisik kepada adit setelah itu melanjutkan tatapan tajam..... ralat tatapan lucu nya pada farel.


" ooooo oke , lanjutkan saja " adit susah payah menahan tawa nya , akhir nya mereka sampai di restoran yang agak jauh dari tempat mereka tadi dengan berjalan kaki.


" kalian ingin makan apa ?? " tanya ariana pada kakak beradik tersebut. sedangkan adit sudah memesan lebih dahulu karena adit mai membelikan cece plaster untuk lutut cece yang terluka yang sudah mengering.


" farel mau spagetti "


" cece mu ayam goleng klispi " ariana pun mengatakan pesana mereka kepada pelayan yang sedang melayani mereka , setelah memesan makan pelayan tersebut pun pergi. tak lama adit tiba dengan. bemda kecil di tangan nya.


" mana kaki cece yang sakit ?? " tanya adit , cece pun menunjukkan lutut nya yang terluka.


" di cini " tunjuk cece. adit pun memasangkan plaster tersebut ke lutut nya cece setelah memasang plaster tersebut adit menghembus luka cece.


" betar lagi sembuh luka nya cece , kakak udah baca mantra supaya bisa lekas sembuh "


" wah !! benar kah kak ?? " tanya cece dengan mata yang berbinar.


" iya " jawab adit.


" apa mantra nya kak ?? "

__ADS_1


" rahasia !! " setelah mengatakan itu beberapa pelayan pun datang ke meja mereka untuk mengantar kan makan yang mereka pesan. mereka berenpat makan dengan khitmat sambil di selingi oleh candaan dari cece dan farel.


__ADS_2