
cece sedikit menarik ujung baju adit, adit sambil memanggil adit.
" papa !! " adit menoleh ke arah suara tersebut. adit memandang cece dengan tatapan heran.
" maaf cece tapi kamu manggil kakak apa ??? "tanya adit kepada cece.
" papa !! " jawab cece dengan antusias.
" tapi aku bukan papa kamu " seketika mata cece menjadi berkaca kaca ingin mengeluarkan air.
" jadi papa ngak mau jadi papa nya cece yahh hiksss " cece mulai menangis , yang membuat adit mulai kalang kabut.
" ngak kok kamu boleh manggil papa kok sayang " bujuk adit agar cece tidak menangis, kalau sampe cece menangis dan ketahuan sama ariana bisa bisa adit di lempar ariana dari lantai 10 , membayangkan nya saja adit sudah merinding duluan .
adit sedang asik berkhayal sampai sampai melupakan makhluk kecil nan imut itu sejak tadi berusaha memanggil nya.
" pa "
" papa "
" papaaaa "
" papaaaaaa!!!!! "
" ini si babu pura pura ngak denger atau budeg sihhh " ngak mungkin lah ya cece bilang kayak gitu.
" ehhhh iya ce , ada apa ? "
" ayo masuk papa ngak mau lihat kak farel ? " tampa menunggu jawaban dari adit cece langsung menarik ujung baju adit dan membawa nya ke dalam ruang rawat farel.
" mama !! " seketika ariana yang tadi nya sedang menata makanan di atas meja pun menoleh ke arah cece.
" kenapa cece bawa dia kesini ?? " hati adit terasa tersentil oleh perkataan ariana. niat nya tadi adit ingin memeluk ariana dan mengatakan kata maaf tapi melihat reaksi ariana tadi adit mengurungkan niat nya.
" heh kenapa papa ngak boleh macuk mama ? " cece mulai memegang ujung jari tangan adut dengan erat.
" dia bukan papa kamu sayang, ayo sama mama aja yah " ariana hendak mengambil alih cece tapi cece langsung bersembunyi di belakang adit.
" ngak mau cece mau nya cama papa "
" ngak cece kamu ngak punya papa, dia aja ngak mau NGAKUIN kamu anak nya , udahlah sama mama aja kan masih ada abang farel " ariana tau kalau perkataan sedikit keterluan , tapi ariana ingin adit tau kalau dia tidak boleh egois dan mementingkan diri sendiri.
" arinnn " adit sudah di ambang kesedihan, adit merasa bersalah dan egois. seharus nya adit tidak memikirkan diri nya sendiri saja, dia juga harus memikir kan orang sekitar nya juga.
( oke di cut dulu ya teman teman. pelajaran yang dapat kita ambil dari sini yaitu jangan mementingkan diri sendiri lihat dulu keadaan sekitar kita, jika ada orang yang sangat membutuhkan kita itu di utamakan dulu jangan utamakan diri sendiri ya teman teman. lanjutttttt )
" hmmm "
" aku minta maaf,aku ngaku salah.....hiksss jangan gini aku lagi.... hikss ngak kuatt.... "
udah turun juga ujan nya kan, bentar lagi banjir.
__ADS_1
" hikss... ngak mau lagi kayak gini...... hiksss..... aku minta maaf.... ngak mau lagiii.... "
ariana sangat kasihan dengan baby besar satu nya ini , tapi lebih ingin mencubit pipi nya karna terlalu gemoyyy. tapi kalau di cubit tambah nangis nanti.
" hhuuuaaaaaaaa !!!! " dah nambah lagi kerjaan ariana.
" huaaaaa papa jangan nangis... hiksss nanti cece pukul yang jahat cama papa huaaaaaa!!! "
" hiksss ngak ada yang jahat kok sayang "
karna kasian ariana pun memeluk adit lalu dengan tiba tiba ariana pun mencium pipj adit. seketika adit rasanya mau mencair menjadi air.
" aku juga mau minta maaf, aku juga udah keterlaluan banget sama kamu sayang " udah semerah apa lah muka adit sekarang.
sedang enak enak nya ber mesraan tiba tiba ada sebuah tepukan dari si tangan mungil.
" mama papa ngak mau peluk cece juga hiks " ahhhh seperti anak anjing yang minta di sayang, ariana dan adit sangat gemas melihat cece. muka yang merah ada bekas air mata di pipinya, mata yang sembab dan berseri, hidung yang merah.
" ahhh anak papa mau di peluk juga yaa "dengan segera cece menganggukkan kepalanya sambil menghirup inguss.
" sini sayang " seketika cece langsung berlari dan meloncat ke tubuh adit , untung saja adit bisa mengimbangi badan nya.
adit menggendong tubuh cece di tangan kiri sedangkan tangan kanan nya meraih pingganh ariana lalu mendekap nya posesif.
" aku akan meneriman mereka sekarang dan kamu jangan marah lagi yaa, aku ngak sanggup " ucap adit lalu mencium kening ariana.
" iya " lalu lagi lagi ariana mencium pipi adit.
" hehehehe cece mau juga yaa" cece hanya mengangguk lalu menyodorkan muka nya ke tengah tengah ariana dan adit.
" cupp "
"cupp "
dengan bersamaan ariana dan adit mengecup pipi cece. mereka tertawa melihat tinggkah cece yang kegelian dengan kecupan mereka berdua.
" engggg !! " terdengar suara erangan dari arah belakang mereka. denga bersamaan mereka bertiga menoleh ke arah suara tersebut, kiranya farel sudah siuman.
dengan segera adit menurunkan cece lalu pergi memanggil dokter, sedangkan ariana dan cece langsung mendekati brangkas farel hanya sekedar melihat keadaan farel.
taklama adit datang dengan dokter . dokter tersebut langsung memeriksa keadaan farel.
" syukurlah anak nya sudah mendingan , hanya perlu melakukan prisen pentembuhan saja "
" terimakasih ya dokter " ucap ariana sambil membungkuk .
" iya sama sama dan jangan terlalu banyak bergerak ya " ucap dokter tersebut memberikan peringatan pada ariana dan adit.
" baik dok " adit mengantarkan dokter tersebut sampai ke depan pintu ruang inap farel.
" farel mau makan ?? kan sejak tadi belum makan ?? makan ya ?? " ariana memberikan makanan yang di beli nya tadi.
__ADS_1
" ngak kak , farel kenyang " tolak farel
" dikit aja ya sayang, biar cepat sembuh " farel nyerah dia memakan makanan yang di suapkan ariana.
setelah selesai makan ariana memberikan obat dan langsung di minum farel tampa paksaan.
" abang falel ngak papa kan ?? "
" ngak papa sayang, mau lihat bang falel "cece menganggukkan kepala nya.
" pasti cakit ya bang " ucap cece sambil menunjuk luka di wajah nya farel.
" ngak sakit dekk "
" yahhh wajah bang falel ngak ganteng lagi kayak kemaren "
" hahahaha emang adek suka cowok ganteng ??? " tanya ariana.
" suka banget, apalagi papa, dia ganteng banget !! " cece kalau bahas cogan semangat nya 45 ya.
" ehhh suami mama itu " ucap ariana memperingati.
" hehe iya mama sayang " hening sejenak,lalu ariana pun memulai percakapan kembali.
" hhhmmm farel "
" iya kak " farel menoleh ke arah ariana.
" kamu mau ngak jadi anak kakak ?? " tanya ariana dengan hati hati takut farel tersinggung.
" mau kak "
" kamu serius sayang ?? "
" iya ma "
"aaaaaa mama sayang banget sama kamu " ucap ariana sambil memeluk tubuh farel dengan hati hati.
" tlusss cece ngak di peluk jugaaa" ucap cece dengan muka cemburut.
" iiiiii sini sini kita peluk sama sama " cece langsung masuk kedalam pelukan mereka.
tidak sengaja tangan yang menompang badan cece terpeleset dan badan nya cece menimpa seluruh badan farel.
" akhhhh huuuaaaaa !!!! " adit yang tadi nya di luar sedang berbicara dengan doni langsung masuk. melihat cece yang sedang menindih adit langsung mengerti, segara adit mengangkat cece dan menjauhkan nya dari farel.
sedangkan farel sedang meraung raung kesakitan dan di tenangkan ariana.
" farel tenang ya nak bentar lagi dokter datang "
" auuu hiksss " farel terus meringis yang membuat cece menjadi menangis, cece merasa bersalah kepada farel. mungkin jika dia tidak mendekat mungkin farel tidak sakit lagi.
__ADS_1