Menjadi Ayah Protagonis Bersama Sistem Suami Terbaik

Menjadi Ayah Protagonis Bersama Sistem Suami Terbaik
EPISODE 6:BERANGKAT BERSAMA


__ADS_3

Di kamar alvain masih tidur tak lama kemudian suara alaram berbunyi mengganggu tidur ya tak lama kemudian alvian bangun dari tidurya di berjalan dari kasur ke kamar mandi .


Selesai mandi alvian bersiap-siap dengan kemeja kantorya.


Selesai memakai kemeja alvian keluar kamar alvian berjalan turun tangga ke ruang makan rencananya alvian akan memasak tibanua di dapur alvian mengambil celemek dan memakainya barusaja alvian maunmasak alvian ingat dia tidak pintar memasak alvian pun bertanya ke Al.


"al saya ingin bertanya apa bisa poin membeli skill memasak karna saya ingat saya gak bisa masak"kata alvian bertanya ke Al


[ BISA TUAN TUAN POIN BISA MEMBELI SKIL TUAN HANYA PERLU MENYEBUT SKIL APA YANG TUAN INGINKAN SATU SKIL SEHARGA 100.000.00 POIN TUAN ]


"kalo begitu saya membelinya dan juga saya ingin saya tak merasakan sakit saat pemasanganya kau potong saja poin ku kan saya punya poin gak akan habis jadi saya gak perlu menghawatirkan masalah poin"kata alvian.


[ BAIK TUAN PEMASANGAN DAN PENGHILANG RASA SAKIT AKAN DI PASANG DALAM PROSES


10..........20..........30..........40..........50..........60..........70.......


.....80.........90..........10.........


PEMASANGAN SKIL BERHASIL SEKARANG TUAN BISA MEMASAK SEGALA MASAKAN DI DUNIA INI DENGAN MUDAH ]


Selama dalam pemasangan skil alvian merasakan sejuk di kepalanya selesai proses pemasangan sekil di kepala alvian berbagai masakan enak dan juga bergizi tentunya dari yang termudah sampai tersulit rasanya alvian bis memasakya.


Setelah itu alvian mengambil bahan-bahan masak selesai memasak alvian menaruh masakanya di meja makan, bau masakan alvian menyebar di seluruh masion sehingga penghini masion yang mencium bau masakan vian terbangun mereka segera keluar kamar mereka ke rung maka.


Tibanya di ruang makan mereka melihat seorang cowok tampan yang di mana cowok lagi menyusun makanan di meja makan.


Selesai menyusun masakanya alvian yang ingin membangun anak dan sahabat anakya tak jadi karna di melihat mereka sudah bangun, alvian yang melihat mereka dia duduk di meja makanya.


"mandi dulu baru ke meja makan"kata alvian tanpa melihat mereka


Mereka yang mendengar perkataan alvian lansung kembali ke kamar mereka bersiap-siap, selesai bersiap-siap mereka kembali ke meja makan.


Alvian yang melihat mereka kembali lansung mengatakan


"duduk"selesai mengatakanya alvian memakan masakanya.


Mereka pun duduk kaya merek duduk kemarin, alvian yang melihat meja di samping kananya tidak ada varo melihat ke bian dan berkata.


"bian mana kakak mu kenapa dia belum turun"kata alvian ke bian.


Bian yang mendengar pertanyaan papa ya gak tau harus menjawab karna dia tidak tau apa sudah atau belum alvaro pulang.

__ADS_1


"iitu kak varo dia"sebelum bian menyelesikan perkataanya, perkataan bian di potong oleh seseorang yang di man dia alvaro.


Alvaro pun duduk di tempat duduknya, vian yang melihat anak dan sahabat anakya di mejamakan lansung menatakan.


"makan"selesai mengatakan ya vian memakan masakanya


"pa siapa yang masak"kata bara.


"jangan berbicara di meja makan dan yang memasa papa bik asih gak bis masak karna dia pulang kampung lagi mengapa apa makananya tidak enak kalo gak enak kau bis makan di restoran"alvian yang mendengar perkataan bara menghentikan makan ya dan berkata tanpa mengalihkan pandanganya.


bara yang melihat respon papanya tidak kaya kemarin lagi dia pun bersedih, bian yang melihat kembaranya bersedih dia memegang tangan kembaranya dia menatap kembaranya, bara yang meresakan tangan ya di pegang mengalih pandangnya ke bian.


"makan dulu"kata bian


"omm"dehem bara dan memakan makanan yang di siapkan.


Tak lama kemudian.


vian yang sudah selesai makan dia berdiri di tempat dudukya dan tidak lupa memegang pundak bara, bara yang merasakan punddakya di pegang dia melihat papa dengan alis naik keatas seolah mengatakan apa.


"papa antar, papa tunggu di ruang tamu"kata vian.


"sudah pa ayo kita berangkat"kata bara


"kita tunggu saudaramu yang lain bara lebih baik mengambil tas sekolah mu saja dulu"balas vian


Bara mendengar perkataan papa ya lansung naik ke atas mengambil tasya selesai mengambil tasya bian duduk di tempat dekat vian menunggu saudara dan sahabatya selesai makan.


sementara di tempat meja makan bian dan varo yang melihat interaksi antara papa dan adek mereka merasa senang.


Varo dan yang lainya selesai makan mereka lansung mengabil mengaambil tas mereka, selesai mengambil tas mereka mereka ke motor mereka, tapi sebelum varo menaiki motorya kunci motorya di ambil vian.


"kalian papa antar papa tak ingin mendengar penolakan"akat vian lansung keluar ambil mobil karna di melihat kalo varo ingin prote.


Tak lama kemudian vian datang mobil .


"naik"ktata vian.


Twins B dan varo nak ke mobil vian, bian di depan bian dan varo di belakang.


mobil vian berangkat dengan motor sahabat anak ya di belakang mobil, selama di perjalanan vian dan anakya gak ada yang berbica sampai bara memulai berbicara.

__ADS_1


"papa bian mau tanya dulu papa kuliah di mana"kata bara


"dulu papa kuliah di tempat kalian kuliah"kata vian.


"benarkah bara baru tau papa kuliah sama kaya bara apa bara boleh tau apa alasan papa dulu kuliah di sana"kata bara


"papa kuliah karna kakek dan nenek kalian menyuruh papa kuliah di sana padahal dudu papa gak mau kuliah di sana"ata vian


"eh emakya papa gak mau kuliah di sana"kata bara heran karna tempat kuliahya adalah unifersitas terbaik di negara jadi kenapa papanya gak mau kiliah di sana.


"tidak papa lebih suka kuliah di luar negeri jauh dari kakek dan nenek kalian"kata vain


"kenapa papa mau jauh dari kakek dan nenek padahal orang gak mau jauh dari orang tua tapi papa mau jau dari orang tua papa"kata bian


"ada deh kalo kalian kenapa kuliah di sana yang papa tau varo tidak mau kuliah di sana tapi ke luar negeriy"kata vian


"di suruh sam kakek"kata varo


Mendengar perkataan varo, vian menghentikan mobilya dengan mendadak untung saja kendaraan di belakan mobilya berhenti dengan cepat jadi tak terja di kecelakaan


"mereka mulai lagi"kata vian dengan suara matah


varo yang mau marah kepapaya gak jadi karna dia melihat papaya seperti menahan marah varo heran kenapa papa ya marah.


"kenapa papa berhenti mendadak bagaima kalo terjadi kecelakaan"kata bara


"maaf papa, papa cuma kaget dan juga kalo kakek dan nenek kalian menyuruh kalian sesuatu kalian harus menolakya"kata vain sambil menjalankan mobil.


"kenapa papa begitu kan kita harus mematuhi perkataan kakek dan nenek bagai manapun merek kakek dan nenek kami jadi kita sebagai cucuk merek harus mendengar perkataan mereka" kata bian heran denagan papa


"pokokya papa bilang kalo kakek atau nenek kalian menyuruh hal yang menurut kalian tidak suka kalian jangan mematuhinya atau tidak kalian akan seperti"kata vian dengan marah tapi dia tidak menutaskan ucapanya.


"sepeti siapa pa"kata bian


"gak ada"kata vian sambil menjalankan mobilya.


dalam perjalanan anak vian tidak ada yang berbicara karna mereka sipuk dengan pikiran mereka,mereka berpikir apa yang di sembunyikan papa mereka.


____________________________________________________________


*SAMPAI SINI DULU SELAMAT MEMBACA*

__ADS_1


__ADS_2