Menjadi Istri Kontrak Suga

Menjadi Istri Kontrak Suga
episode 72


__ADS_3

mereka mengobrol bersama bora, dan bora adalah anak yang pinter, karena kekenyangan dan lelah menunggu akhirnya bora tertidur dipangkuan hey-jin,


tak selang berapa lama kemudian ada pasangan suami istri datang, dan berkata


kepada suga dan hey-jin jika itu adalah anak mereka dan berterimakasih kepada mereka karena telah menemukan bora dan menjaga nya,


"*anak ku,,, syukurlah kamu tidak kenapa-kenapa nak,


"apa kalian orang tua ,anak ini*


tanya suga,


"iya kami orang tua nya,


pria disamping nya menyuruh untuk mengambil anak tersenyum


namun hey-jin tak mengizin kan nya


"*tunggu jika dia adalah anak kalian, tolong sebutkan nama nya


"bora*


mereka bisa menjawab pertanyaan hey-jin dengan mudah karena mereka sudah mengawasi nya dari awal, namun hey-jin yang pinter tak mudah tertipu,


"sayang kamu kenapa,? itu kan orang tua bora, maaf ya,


"*tidak, yang saya tanya nama marga nya,


"marga nya, alah apa hak kamu menginterogasi kami, yang jelas orangtua nya,


"apa kau pikir aku percaya,.


"nama nya jung bora*,


hey-jin membangunkan bora yang sedang tertidur,


"bora ayo bangun, ini ada ibu dan ayah mu


bora terbangun, saat melihat pasangan didepan nya bora tampak bingung dan mencari dimana orang tua nya,


"mana ibu dan ayah ku,


tanya bora yang tak melihat keberadaan kedua orang tua nya tersebut,


"*bora eonnie mau tanya, nama lengkap kamu apa,


"nama saya kim bora*,


suga dan hey-jin menatap pasangan tersebut dan suga langsung menelepon polisi ,kedua nya lari, dan ayah dan ibu bora yang sesungguhnya tiba, mereka memanggil bora dan bora berlari ke arah mereka,


"*ayah, ibu


"bora*


mereka saling berpelukan, suga dan hey-jin datang menghampiri mereka,

__ADS_1


"*terima kasih telah menjaga bora,


"iya tidak masalah ,dia anak yang manis dan baik, dia juga sangat pintar,


"terima kasih sekali lagi*


bora memeluk suga dan hey-jin,


"oppa eonnie, bora pamit pulang dulu ya,


eonnie jika dedek nya lahir nanti kabari bora ya,


hey-jin tersenyum me dengar perkataan bora, yang mengatakan jika diri nya sedang hamli


"*ok siap,,, oh ya bu lain kali lebih hati-hati, tadi nyaris ada yang mau menculik bora,


"astaga, maaf lain kali kami akan lebih berhati-hati*,


setelah selesai mereka pun terpisah bora bersama kedua orang tua nya, pulang, hey-jin dan suga melanjutkan perjalanan mereka,


"*aku tau apa yang kamu pikir kan, jadi jangan bersedih, jika kamu dipercaya sama tuhan pasti kamu akan mendapatkan nya kembali,


"hey-jin tersentuh mendengar perkataan suga


"kemari*


suga menarik tangan hey-jin


"ingat kita berdua menantikan hal yang sama jadi tolong jangan bersedih sendirian, karena sedih mu, adalah ancaman bagi ku,


"*sayang apa kau baik-baik saja,


"sayang maaf ,tapi saat berpisah bengan bora aku tiba-tiba merasa sedih, padahal kita baru bertemu dengan nya,


"iya aku mengerti*


hey-jin merindukan calon bayi mereka yang keguguran saat itu


"



"maaf karena membuat terancam,


ya sudah ayo kita pulang dan beristirahat, hari sudah mulai sore ,Mereka berjalan menuju mobil,


"*sayang boleh kah kita pergi ke pergi ke supermarket,aku mau membeli beberapa barang,


"ok baik lah*,


suga menyetir dan mereka singgah di supermarket dan hey-jin membeli beberapa keperluan nya tak lupa hey-jin membeli cemilan dan mie kesukaan nya



__ADS_1


"*sayang apa kamu berencana untuk membeli supermarket ini


"mengapa sayang,


"iya, karena kamu sudah hampir satu jam berada disini,


"maaf, aku seperti ingin memakan mereka semua,


"aduh istriku


"iya suamiku*,


akhirnya hey-jin selesai dengan belanja nya, suga kaget melihat istrinya membondong begitu banyak camilan,


"*sayang apa sekarang kamu berencana untuk berbagi dengan pengemis dijalan,


"kenapa tidak, jika bertemu dengan mereka dijalan akan ku bagi kan, tapi jika tidak akan ku makan semua nya*,


suga hanya bisa menggeleng kepala melihat tingkah konyal istri nya,


tak seperti biasa nya tingkah hey-jin sedikit berubah,.



saat suga sedang menyetir hey-jin mulai mengganggu nya,


"*sayang apa kita pulang ke hotel kemarin malam,


"belum tau, kenapa ?


"tidak, aku hanya tidak suka disana*,


mobil suga berhenti



dari dalam mobil hey-jin melihat begitu indah disana,


"sayang,,.


suga telah turun duluan,


"ayo sini turun ,kenapa masih didalam,


hey-jin melihat arah luar, suga menurunkan barang milik mereka dan staf yang bekerja disana mengangkat kan barang milik nya,


"sini pak bu, kamar nya sudah disiapkan,


hey-jin melihat kearah suga, dan suga hanya tersenyum, suga menggandeng tangan hey-jin dan mereka berjalan bersama,



"ini pak,ibu kamar nya


hey-jin sangat senang melihat kamar ini dan tempat yang indah ini

__ADS_1


__ADS_2