Menjadi Kenyataan

Menjadi Kenyataan
awal


__ADS_3

namaku fifa,aku anak tunggal. ayah dan ibuku bercerai pada saat umurku 3 bulan, karna problem orang tua mereka. Dan akhirnya aku tinggal bersama ibuku. selama 17tahun ibuku membiayai ku dan menjadi single parents. ibuku selalu berusaha agar aku menjadi anak yang paaalingg bahagia di dunia ini.


Tepat hari ini umurku 17 tahun. kukira hari ini adalah hari paling bahagia di hidup aku karna aku sudah menginjak dewasa. Nyatanya problem masalalu ibuku dan ayah kembali lagi. Keluarga ayahku meminta agar ibuku menyerahkan aku ke ayahku atau mereka akan membawa masalah ini ke jalur hukum untuk di tentukan hak asuh anak, siapa yg paling berhak.


Melihat kejadian itu aku aku tidak teria karna menurutku ibuku yang paling berhak dan tidak usah dibawa ke jalur hukum. Tetapi mereka bersii kukuh untuk menentukan hak asuh anak. Aku pikir lebih baik aku saja yang memilih.


Aku bilang pada mereka "aku sudah dewasa umurku 17 tahun, mengapa kalian masih memperebutkan hak asuh anak? sedangkan aku bukan lagi anak kecil. Biarkan aku saja yang memilih aku akan tinggal bersama siapa."

__ADS_1


pihak keluarga ayahku angkat bicara " tidak bisa begitu, kalau kamu yang memilih kamu pasti memilih ibumu. kamu tidak tau bagaimana dulu dan kamu tidak tau apa apa!".


aku menjawab "oke, baiklah aku akan tinggal sendiri. tidak akan ikut siapa siapa."


aku memutuskan untuk tinggal sendiri. karna aku pikir, aku sudah dewasa dan aku tidak mau diperebutkan layaknya anak kecil. lebih tepatnya aku tidak mengerti dengan kejadian di masalalu mereka.


Akhirnya mereka tidak memaksaku lagi dan menurut mereka ini adil karna aku tidak membela siapa pun.

__ADS_1


saat keluar dari rumah aku sudah memutuskan aku akan masuk ke distrik militer untuk jadi bagian mereka. dulu aku pernah bercita cita untuk jadi tentara. dan sekarang aku memutuskan untuk masuk kesana, aku tidak berpikir apa aku bisa diterima di sana atau aku akan gagal.


Setelah disana aku bertanya apakah aku bisa masuk tentara? dan orang distrik berkata bahwa aku tidak bisa menjadi tentara untuk saat ini karna aku belum lulus sekolah.


aku pun memohon agar bisa diterima disana aku pun menceritakan hidupku yg sekarang dan aku berjanji pada mereka bahwa aku bersedia dididik seperti apa saja yang penting aku bisa diterima menjadi tentara, dan aku berjanji aku akan meneruskan sekolah ku juga. akhirnya mereka setuju dan mereka merasa kasihan padaku. Sebenarnya aku udh sering ikut latihan dan ujian di distrik ini karna aku dulunya sering kesini sama sepupu laki laki ku. aku diajarin semua tentang kemiliteran. dan org org di militer sudah pada tau aku siapa. makanya mereka mengizinkan aku untuk daftar menjadi tentara.


Aku dilatih siang malam, dan paginya aku sekolah. selama dilatih aku diberi uang juga untuk makan dan sekolah ku.

__ADS_1


Aku di beri tempat tinggal di distrik yg seperti kostan. hanya 1 kamar.


teman teman seangkatan yang sedang dididik bareng aku lebih tua dari aku dan disana aku menjadi paling muda. dan mereka dominan laki laki. mereka juga sangan baik padaku.


__ADS_2