Menjadi Perempuan Di Dunia Magis

Menjadi Perempuan Di Dunia Magis
Eps.24 Kenangan Memilukan


__ADS_3

maaf ya buat para pembaca yang nunggu kelanjutan cerita ini,kemarin Author nya tiba tiba sakit dan sekarang jujur aja masih lemes badan nya tapi di usahain buat up,sekali lagi maaf ya buat semuanya


Saat malam hari,atas izin Alice yang membolehkan Viana untuk tidur di kamarnya,akhirnya mereka berdua tidur di satu kasur yang sama


karena Viana yang tidak punya baju untuk tidur,Alice pun meminjamkan baku piyama nya,tapi...


"Viana...aku baru sadar sesuatu,ekor bentuk hati di belakangmu itu,dan tanduk di kepalamu itu apa?!"


Alice pun sedikit berteriak yang sepertinya baru sadar dengan tanduk dan ekor yang di miliki Viana


"eh? apa kamu belum sadar ini dari tadi?"


Viana pun sedikit terkejut karena Alice begitu tidak peka


"ya...tapi tanduk apa ini?,lalu ekor ini...."


Alice pun mulai mendekati Viana dan mengecek setiap sudut dari tanduk nya,dan mengamati ekor Viana yang terus bergoyang goyang


"e-etto a-aku harap kamu tidak menyentuh-!?"


sebelum Alice melakukan hal aneh terhadap tanduk dan ekor nya,Viana mencoba untuk melarang Alice namun terlambat


Hup~


"Kyah!"


Teriak kecil Viana dengan suara yang...aneh


"hm hm,jadi teksturnya seperti ini ya,ini terasa sangat kenyal dan lembut walau tidak memiliki bulu"


Sambil terus mengelus ekor Viana,Alice mengamati nya dengan serius


"tu-tunggu,jangan di sentuh seperti itu-Ah!?"


merasakan ekor nya yang di elus dengan lembut,tubuh Viana langsung merinding entah kenapa dan wajahnya memerah


"h-hentikan!"


Viana pun terus mengeluarkan suara aneh dengan tubuh yang gemetar dan pipi yang merah


"ah! maaf maaf,aku langsung memegang ekor mu tanpa izin"


mendengar Viana yang sepertinya tidak nyaman di sentuh,Alice pun berhenti menyentuh Viana

__ADS_1


"Eh! tu-tunggu kenapa kau kelelahan begitu Viana?!"


Alice pun sedikit bingung dan terkejut melihat Viana yang sepertinya tampak kelelahan dan kecapekan


"ITU GARA GARA KAU BODOH!?"


Batin Viana dengan raut wajah sedikit kesal


"ekor dan tanduk ku itu sensitif karena dari ras ku sudah seperti itu"


Viana pun memperbaiki posisi duduknya dna sedikit menjelaskan


"sensitif?"


Alice pun terdian sebentar dan baru sadar apa yang sudah di lakuka nya dan langsung mundur dan bersujud memohon maaf


"A-aku lintas maaf!?"


Ucap Alice sambil bersujud di depan Viana


"huh...tidak apa apa,aku juga tidak memberitahu kalian soal ini"


Viana pun sedikit menghela nafas dan menyudahi masalah itu


Viana pun mengajak Alice tidur dengan kalimat halus sambil mengambil selimut


"tunggu...."


Alice pun menghentikan Viana yang hendak berbaring


Melihag tatapan mata Alice,Viana pun mengerti apa maksudnya dan tidak jadi untuk bebrbaring di tempat tidur dan kembali duduk


"aku mengerti maksudmu....jujur aku tidak ingin mengungkit masalah ini pada orang asing,tapi aku yakin kalian bukan orang jahat"


Viana pun tampak sedikit sedih setelah mengertk maksud dari Alice


"akan ku ceritakan"


.


.


.

__ADS_1


aku adalah anak dari keluarga iblis kecil,aku hidup bersama kedua orangtua ku di sebuah kota di benua iblis,kami hidup sangat sederhana dan bahagia pada saat itu,tapi....


Suatu hari,ayahku melakukan perjalanan untuk pekerjaan nya dan pergi keluar kota,itulah awal mula,kehidupanku hancur dengan tiba tiba


Ayahku mengalami kecelakaan,membuat ayah kehilangan nyawa nya dan penopang keluarga kami menghilang begitu saja,tersisa aku dan ibuku,kami berdua menangis di bawah langit gelap dan di depan baru nisan ayah


setelah mengalami tragedi yang membuat mental kami runtuh saat itu,membuat aku dan ibu merasa tertekan berat,ibu menjadi sangat emosi dan menjadi pecandu minuman keras dan obat obatan


Setiap hari aku di suruh untuk mencari uang untuknya,dan hanya di berikan sepitong roti untuk makan dan satu gelas air yang juga tidak bersih


hari hari itu terus berlanjut selamat beberapa bulan,karena tubuhku yang lemah,terpaksa ibu berhenti meminum minuman keras dan menahan nafsu nya dengan obat obatan


kami berdua pergi meninggalkan kota berharap bisa mendapatkan kehidupan yang lebih baik,namun kami terlalu naif...


tapi...malahan kami bertemu dengan bandit yang bekerjasama dengan penjual budak,ibu di gunakan sebagai pelampiasan nafsu para bandit itu lalu di bunuh di depan mataku


jerita ibu dan tangisan nya masih melekat di benak ku,aku pun di jual ke penjual budak,dan terus di angkut dalam kurungan


mereka bilang kalau rasa iblis di jadikan budak bisa di jual dengan harga mahal,karena itu aku di perlakukan lumayan baik,di beri makan sup hangat dan air bersih


Namun kesenangan itu tidak berlangsung lama...akhirnya aku di jual ke seseorang yang terlihat berpangkat tinggi


aku di bawa ke sebuah gedung yang di penuhi orang dengan armir lengkap,aku di bersihkan di beri makan dan di beri waktu untuk istirahat


aku hidup di sana sangat baik lebih dari apapun,itu yang ku kira pertama kali,setelah aku di suruh untuk melakukan pelatihan tempur


akhirnya aku bisa beradaptasi dan dapat bertarung,bisa menggunakan sihir dan semacamnya,hingga suatu hari


entah karena apa,muncul serangan menyersng tempat itu dan membunuh semua orang,kami sudah berjuang mempertahankan tempat dari orang itu...


Tapi kami tetap kalah,aku yang selamat di bawa pergi untuk di jadikan budak tempur,aku di bawa ke penjara bawah tanah dari seseorang


Puluhan bulan berlalu dan aku di bebaskan untuk di beri tugas,aku di bawa ke tempat dengan waktu perjalanan yang sangat jauh


aku tidak tau apa yang harus di lakukan,dan sampailah kami di ruang bawah tanah itu,puluhan rencana sudah di siapkan,dan ternyata aku hanyalah menjadi mata mata palsu dengan kata lain umpan


aku di pakai untuk memancing seseorang dengan topeng saat itu,dengan kata lain setelah memancing nya,aku akan di bunuh bersamaan dengan orang bertopeng itu


tapi rencana gagal,aku hampir di bunuh,dan saat itulah kalian datang dan meluluh lantahkan tempat itu


Aku berterima kasih...


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2