
"huh? Alice kenapa?"
tanya Geralt menyenderkan tangan kanan nya di pinggang sambil mengarahkan badan nya ke arah Alice yang berlari sambil melambai padanya
"kau tidak ambil senjata apapun berarti?"
Alice pun mendekat/menempel pada Geralt sambil bertanya tentang senjata peninggalan Mikha
"ah...aku cuma ambil Busur kecil"
kata Geralt sambil menjauhkan Alice yang menempel padanya
"busur? buat apa?,kan kau juga bisa pakai sihir jarak jauh?"
Alice pun tampak bingung karena Geralt masih mengambil senjata jarak jauh seperti busur ketimbang pedang yang lebih berguna
"yah aku juga tau,tapi kalau aku lihat status dari busur,semisal aku melakukan serangan dengan busur yang aku fokuskan di satu tembakan itu akan lebih memberikan dampak kerusakan pada lawan ketimbang aku pakai sihir yang berjumlah puluhan lebih tapi saya serangnya masih kurang,walau aku sudah di beri kelebihan pada kekuatan sihir ku yang melebihi rata rata,tapi busur ini lebih ku pakai di kondisi di mana musuh tidak bisa di tembus dengan sihir biasa,dan di situlah peran busur ini akan menjadi penting karena dampak nya yang lebih berfokus ke penetrasi ketimbang serangan Area"
Geralt pun menjelaskan kepada Alice alasan dia mengambil busur dengan ilustrasi perawakan dirinya dan Alice yang berbentuk chibi di pikiran nya
"aku juga liat tadi Chloe sama Viana pegang senjata bsru,mereka juga ambil?"
tanya Geralt sambil mengingat bentuk senjata yang di pegang Chloe dan Alice
"ah! mereka ambilnya cambuk dan tongkat sihir" (Alice)
"tongkat sihir kan Chloe berati cambuk Viana?" (Geralt)
"yah gitulah" (Alice)
"jadi beneran gam ambil senjata ya?"
tanya Geralt sambil menyenderkan tangan kanan nya di pinggang
"buat sekarang gak perlu duli,Katanya ku yang sekarang masih lebih baik daripada pedang yang ada di sana"
Alice pun merasa bangga dan sombong dengan status Katana nya yang kalau di lihat dari saya tahan memang lebih baik,tapi untuk buff lebih buruk
"apa yang kau banggakan sih..."
batin Geralt dengan wajah datar melihat kelakuan Alice
puk!~
"sudah Chloe sama Viana udah datang tuh,kamu bareng sama mereka aja,aku ada urusan sedikit"
ucap Geralt sambil meng pat pat (mengelus kepala Alice) kemudian pergi meninggalkan Alice bersama Chloe dan Viana
"o-oh...ok"
wajah Alice pun langsung memerah setelah kepalanya di elus,dan dia mengangguk pelan dengan suara yang lembut
beberapa saat kemudian
"Hukh!...huh~,pemantik api,gak perlu"
__ADS_1
gumam Geralt dengan wkaah bosan sambil melempar pemantik api di depan tumpukan barang barang
"mangkok kayu? bawa aja sama gelas kayu,mungkin bisa di pakai"
Geralt pun mengambil mangkok dan gelas kayu dengan jumlah yang sama dengan dia beserta Alice,Chloe,dan Viana dan dua set yang sama untuk jaga jaga bila rusak atau bertambahnya orang dan memasukan mangko dan gelas kayu ke dalam ruang penyimpanan sihir
"bumbu masakan? bawa aja"
sepertinya Geralt sedari tadi tampak sedang memisahkan barang barang yang akan di bawa dalam petualangan dan yang tidak
"huh...mungkin segini cukup ya...aku bawa beberapa bumbu dan rempah lainya untuk masak daging luar nanti kalau ketemu...yah bawa daging siap masak aja dulu dari rumah"
hela nafas Geralt sambil merasa lega,kemudian Geralt pun bangkit berdiri dan berjalan menuju ruang penyimpanan makanan
"beberapa daging siap makan dan sayuran sudha cukup harusnya"
Geralt pun mengambil beberapa daging dan sayuran secara berulang dan langsung memasukan nya ke dalam ruang penyimpanan sihir
(dalam teritori atau wilayah dalam ruang penyimpanan sihir,hanya ada unsur ruang yang mempertahankan bentuk dan wujud dari apa yang sudah di masukan,tapi waktu tidak berlaku di dalam ruang penyimpanan sihir yang membuat seperti daging dan sayuran tidak dapat membusuk di dalam,intinya apapun yang di masukan ke dalam ruang penyimpanan sihir dan saat di keluarkan itu akan seperti kondisi awal tidak ada yang berbeda)
"senjata dan bahan petualangan sudah siap,sekarang kurang zirah..."
Geralt pun mendaftar persiapan yang sudah dan yang belum,dan tersisa persiapan zirah/baju pelindung
Geralt pun balik badan dan pergi menuju Mikha
"oi! ayah,aku masuk!?"
teriak Geralt mendobrak pintu sambil meminta izin setelah dia mendobrak pintu dengan sangat keras
kata Mikha dengan kesal yang sepertinya kasih lumayan sibuk dengan dokumen yang menumpuk seperti gunung
"aku sekarang hanya kekurangan baju pelindung ambil nya di mana? atau pesan/buat nya di mana?"
tanya Geralt mencoba mengorek informasi tentang baju pelindung perasaan terakhir yang di perlukan nya untuk berjaga jaga
"ambil saja di tempat saat itu,di sana masih ada armor armor ku dul-"
sesaat Mikha menyelesaikan perkataan nya,Geralt langsung menyela dan menolak tawaran Mikha dengan wkaah datar
"aku yakin pasti armor nya terlalu besar untuk tubuhku"
kata Geralt dengan wjaha datar menolak tawaran Mikha
"hm...yah kau pesan saja ke pandai besi yang ada di kota dekat sini"
ujar Mikha sambil terus menulis dan menandatangani dokumen dokumen yang menumpuk tinggi
"bukan! maksudku bukan baju zirah besi,tapi seperti kain atau kulit tebal,buat penghangat saja,klau zirah tidak ada yang bisa memaki nya di party kamu sekarang"
Geralt pun menggelenhkan kepala dan membenahi maksud nya
"oh..kalau itu minta ke Alma dan Alia,mereka bisa membuatnya,sekalian minta pelindung kecil dari besi atau kulit,itu bisa untuk jaga jaga"
kata Mikha sambil memberikan saran seperti apa baju pelindung itu pada Geralt
__ADS_1
"ok,makasih ayah"
Geralt pun langsung bebralik badan dan mengucapkan terimakasih sambil meninggalkan ruangan tanpa menutupi pintu
"BOCAH SIALAN!?"
BBRRAAAKKKK!?
Mikha pun membantu meja keras melihat Geralt yang langsung pergi begitu saja tanpa menutup pintu
Geralt pun langsung berlari kencang kabur dari amukan Mikha
intinya beberapa hari kemudian,setelah permintaan baju pelindung sudha di berikan pada Alma dan Alia,baju pelindung sudha siap dengan ukuran yang pas,Geralt dan lainya pun mengenakan baju pelindung itu dan siap untuk memulai petualangan
di depan gerbang mansion
"apa tidak ada yang ketinggalan?"
tanya Charlotte yang terus terusan mengecek kondisi tubuh Geralt dan Alice dengan wjaha khawatir
"tidak apa apa ibu,kami sudah cek berulang kali"
kata Alice dengan wajah datar nya yang tampak sudah terbiasa dengan perlakukan overprotective dari ibunya
"kalau terjadi sesuatu jangan memaksakan diri ya,atau pulang saja kalau itu menyulitkan"
Charlotte pun berulang kali terus mengkhawatirkan Alice dan Geralt
"sudahkah Charlotte,bukanya kita dulu juga menjadi hunter? apa salahnya anak kita juga mengikuti jejak kita?"
Mikha pun mendekap Charlotte dan memeluknya menenangkan Charlotte
Alice dan Geralt pun tersenyum melihat ke romantisan kedua orang tuanya walau mereka berdua sedang di depan nya dan akan segera pergi
"baiklah ayah ibu,kamu pergi dulu"
Geralt pun mengucapkan salam perpisahan sambil melambaikan tangan dan masuk ke dalam kereta kuda
"ya,selamat jalan"
Mikha pun membalas lambaian tangan Geralt sambil memeluk Charlotte
kereta kdua pun berjalan,dan setelah agak jauh,Alice menengok keluar dari jendela dan melambaikan tanganya ke arah Mikha dan Charlotte sambil berteriak keras
"AYAH IBU,LIHATLAH PRESTASIKU NANTI,AKU PASTI AKAN MENJADI HUNTER TERBAIK SEPANJANG MASA"
mendengar tekad Alice yang kuat,Mikha pun merasa melihat dirinya di masa lalu di mana dia juga ingin membuktikan kekuatanya pada keluarganya
"ya...pasti akan ku tunggu"
Mikha pun tersenyum kemudian kembali masuk ke dalam mansion bersama Charlotte
Bersambung
maaf sekali buat semuanya,sekitar 1 atau 2 hari lalu gak up,Author nya stres gara gara kebanyakan tugas sama kesibukan sendiri jadi sering begadang sama kurang tidur,waktu nya jadi kurang teratur gitu,jadi maaf ya
__ADS_1