Menjadi Tak Terkalahkan

Menjadi Tak Terkalahkan
Chapter 1


__ADS_3

Di suatu kota, tepatnya di sekolah menengah atas.


Di dalam rumah tersebut terdapat 4 siswa dan 2 siswi, karena ini waktu nya pulang sekolah mereka tidak pulang karena dari satu Mereka ada yang ingin menyatakan perasaan ke salah satu siswi tersebut.


" Mau kah kamu jadi pacarku " cuma seseorang pemuda yang sedang menembak perempuan yang ada di depan nya.


" Maaf Dav, saya tidak suka sama kamu " balas perempuan tersebut sambil melangkah ke pemuda di sebelah.


Davit yang mendengar ucapan silfi langsung syok dan terjatuh ke lantai dengan kepala menghadap ke bawah


" Kenapa silfi, padahal kita sering bersama, semua yang kamu inginkan aku belikan, kenapa, apakah kamu masih kurang dengan pemberian aku " kata davit sambil mengeluarkan air mata.


Davit adalah anak dari seorang Celo yang kaya raya no 2 di Indonesia, tinggi badan 170 cm, rambut yang panjang tapi di ikat kebelakang, badan sedikit six pack, wajah pas Pasan dan memiliki mata berwarna biru langit.


Kalau saja davit ganteng mungkin davit di anggap dewa karena tampannya apalagi di Bantu dengan warna matanya menambah ples ketampanan nya.


Davit suka sama silfi sejak pertama masuk sekolah menengah atas, dan juga mereka satu kelas.


Sejak saat itu davit sering dekat sama silfi. Hari demi hari waktu terlewatkan sampai davit sering membelikan barang yang di inginkan oleh silfi, sampai waktu 2 tahun davit sering mematuhi keinginan silfi Sampai saat silfi menyakiti davit hari ini.


" Hahahaha kasihan sekali kau davit, kamu itu tidak pantas mendapatkan silfi " ucap seorang pemuda


Davit yang mendengar suara ejekan langsung mencari alas suara tersebut. Setelah melihat pemuda yang bicara tadi davit Tamba syok karena melihat silfi sedang mengandeng tangannya teman sendiri.


" M... Maksudnya ini apa silfi, kenapa kamu bergandengan tangan teman aku sendiri" ucap davit


Leo adalah teman satu satunya davit sejak kelas 1 SMA, Leo adalah anak seorang Celo yang kaya raya no 1 di Indonesia, tinggi Leo 170 cm, rambut pendek, badan nya lumayan six pack , wajahnya ganteng dan matanya Warna hitam.


Leo berjalan mendekati davit yang sedang duduk di bawah


" Davit davit kenapa kamu masih polos, mikir kenapa silfi mau Deket sama kamu karena dia cuma ingin manfaattin kamu, Mana ada cewek suka sama kamu yang wajahnya pas Pasan, kaya tidak cukup kalau wajah tidak mendukung " ucap Leo


" Dan kenapa saya ingin jadi teman kamu karena ingin menyakiti kamu dengan perlahan - lahan karena kita saingan bisnis dari orang tua " lanjutan Leo


" Kenapa kamu bisa kaya gini Leo padahal aku tidak memusuhi kamu walaupun kita saingan bisnis, dan kamu silfi " ucap davit sambil memandang tajam menghadap silfi


" wow tenang bro, silfi itu cuma suruahan saya untuk menyakiti kamu. Dengerin baik baik ya, sifli itu udah lama pacaran sama saya sejak 2 Minggu pertama kali masuk sekolah " ucap Leo yang berkokok menghadap davit sambil Tersenyum karena rencana berhasil

__ADS_1


" Benar kata pacar ku, aku Deket sama kamu cuma ingin manfaatin kamu aja, aku malah jijik Deket sama kamu muka pas Pasan, kalau gak di suruh sama pacar aku sendiri aku gak akan mau Deket sama kamu apalagi jalan bareng " ucap silfi dari belakang


Davit yang mendengar semua cerita dua brengsek ini, mulai marah dengan diri sendiri karena terlalu polos.


' Ahhhhh.... Sialan kalian ' batin davit yang lagi tertekan


" Lihat lah si bocah bodoh ini, lagi tertekan hahahaha " ucap Leo sambil menoleh ke temannya


" Hahahaha "


Silfi dan dua teman Leo yang mendengar ucapan Leo ikut tertawa


" Buk "


Suara pukulan terdengar sangat jelas, silfi dan teman nya Leo yang asik tertawa Langsung bermuka masam karena Leo terkena pukulan davit.


Leo yang terkena pukulan tersebut tidak bisa mengidar dari pukulan davit, dan akhirnya tersungkur ke belakang


" Daras baj*ng an, kamu berani mukul aku lihat aja " ucap Leo yang sangat marah karena di pukul


" Andre, Surya habisi anak ini tapi jangan sampai mati " ucap Leo sambil berdiri dan di bantu oleh silfi


Andre dan Surya yang mendengar perintah Leo langsung melaksanakan nya.


" Bugh "


" Bugh "


" Bugh "


Terdengar suara pukulan dari Andre dan Surya ke tubuh davit.


Davit yang di pukuli oleh temannya Leo tidak bisa mengidar apalagi melawan balik.


' sialan ' batin davit


" Bugh "

__ADS_1


" Argh "


Salah satu pukulan Andre mengenai tulang rusuk davit, sedang davit meringis kesaktian dan menehan nyeri dari tulang rusuk tersebut.


Salah satu perempuan yang melihat davit di pukuli merasa kasihan tapi bagaimana lagi dirinya perempuan dan kalau ikut campur malah dirinya yang kena imbas oleh Leo orang kaya no 1 di Indonesia.


" Cukup " ucap Leo


Andre dan Surya langsung berhati memukuli davit


" Denger baik baik, setelah ini kamu pindah sekolah jangan pernah sekolah ini lagi dan jangan pernah memperlihatkan muka kamu itu lagi atau lihat aja " ucap Leo yang memperingati davit.


Davit yang mendengar itu langsung Tamba marah walaupun wajahnya udah lebam dan menahan rasa sakit di tulang rusuk nya.


" Sialan kau Leo, emang kamu siapa nyuruh gue, lihat aja nanti aku balas lebih dari ini " ucap davit sambil menahan sakit


Leo tidak bisa menahan marahnya langsung memukul davit, sebelum pukulan nya mengenai davit terdapat lingkaran berwarna ke emasan.


Dari lingkaran tersebut keluar cahaya yang sangat terang, davit, Leo,Andre , Surya, silfi dan temannya silfi langsung panik ingin pergi dari lingkaran tersebut, sebelum ingin lari cahaya tersebut langsung menghilang dan 2 siswi dan 4 siswa ikut menghilang entah kemana.


[ Dunia lain ]


Di suatu benua tempat nya benua 4 mata angin di kerajaan Tiger, terdapat lingkaran berwarna emas dan setelah lingkaran tersebut menghilang terdapat 5 anak dengan seragam sekolah.


" Di mana ini " ucap salah satu anak tersebut


Bersambung....


Semoga kalian suka semoga cerita ini tidak berhati ya.


kalau kalian suka dukung dengan :


Like ✓


Komen ✓


Vote ✓

__ADS_1


__ADS_2