
sedangkan raja Fang yang sudah menceritakan semua nya, langsung pergi dari ruangan terbuat meninggalkan anaknya dan istrinya, untuk melaksanakan rapat mendadak dan memanggil tabib kerajaan.
~ Di tempat rapat kerajaan ~
" Aku mengadakan rapat mendadak karena di antara kita sudah ada yang memberontak " ucap raja Fang
Para menteri, penasehat dan semua orang bingung terhadap ucapan raja Fang, karena sebab selama ini di kerajaan blue dragon tidak ada kata penghianat.
" Pasti kalian pada bingung kan, aku tidak akan berlama lama lagi panggil tabib kerajaan sekarang " ucap
Semua yang ikut rapat sangat terkejut dengan ucapan raja Fang karena tabib kerajaan sudah lama mengabdi ke kerajaan, tapi kenapa sekarang memberontak terhadap kerajaan.
Beberapa menit kemudian tabib kerajaan yang sudah di borgol dengan borgol penyegel mana dan bawah oleh prajurit untuk bertemu dengan raja.
" Yang mulia kenapa saya di borgol, apakah saya punya salah " ucap tabib Yun
Para menteri dan penasehat terkejut karena tabib Yun sudah di borgol dengan penyegel mana.
Raja Fang mendengar pertanyaan tabib Yun tidak ingin menjawab pertanyaan tabib Yun melainkan langsung ke intinya
" Tabib Yun berkata dengan jujur " ucap raja Fang
" Apakah istriku tidak terkena racun api melainkan racun dingin " ucap raja Fang dengan nada sedikit tinggi
Tabib yang terkejut dengan pertanyaan sang raja
" Maaf yang mulia, istri yang mulia benar benar terkena racun api " bela tabib Yun karena takut terbongkar rahasia nya
Raja Fang yang mendengar pembelaan tabib Yun mulai marah.
" Aku kasih satu kesempatan untuk berkata jujur sebelum menjadi yang tidak tidak " ucap raja Fang yang mulai marah
Tapi tabib Yun tetap saja membela diri sendiri, sedangkan para hadirin rapat sangat bingung yang di bicarakan raja Fang, karena semua tau kalau istri raja Fang terkena racun api bukan racun beku, kalau terkena racun beku penawaran nya sangat langkah.
" Baiklah kalau kamu tidak mau jujur " ucap raja Fang
" Prajurit panggil sang ratu dan anaknya ke sini " lanjut raja Fang
Berapa menit kemudian sang ratu dan anaknya datang dan sudah di samping sang raja.
Para menteri penasehat dan yang ada di pertemuan terkejut karena sang ratu sudah bisa bangkit dari tidurnya, padahal sang ratu di kabarkan sedang sakit dan tidak bisa bangkit dari tidurnya.
Sedangkan tabib Yun mulai berkeringat dingin, sebabnya racun beku untuk penawar nya sangat langkah, cuma ketua grub pemuja raja iblis yang memiliki penawarnya.
Raja Fang yang melihat tabib Yun yang sedang berkeringat dingin sedikit tersenyum karena sudah masuk jebakan nya.
" Para hadirin pasti kalian bingung kan dengan apa yang terjadi di sini, aku akan menjelaskan semuanya " ucap raja Fang
Semuanya cuma bisa mengangguk kan kepala nya.
" Istri saya ini terkena racun beku bukan racun api, kalau saja di kasih bunga api mungkin istriku tidak bisa di selamat kan " ucap raja Fang
" Tapi untung ada petualang yang baik hati memberi tau penyakit istirahat saya dengan cuma mendengar ciri ciri penyakit nya, dan memberikan ramuan tingkat S " lanjut
Semuanya yang hadir sangat terkejut dan tidak percaya karena ramuan tingkat S sangatlah langka.
__ADS_1
" Pasti kalian tidak percaya kan, aku juga sama dengan kalian tidak percaya dengan ramuan tingkat S karena kelangkaannya, tapi setelah mencoba nya ternyata benar-benar racun di dalam tubuh istriku sembuh total " ucap raja Fang sambil memandang tajam tabib Yun
Sedangkan tabib Yun yang di tatap oleh raja Fang sudah sangat berkeringat dingin karena rencananya sudah terbongkar.
" Sebaiknya tabib Yun berbicara jujur, kenapa ingin membahayakan istriku dan apakah kurang dengan apa aku berikan kepada tabib Yun " ucap raja Fang dengan nada tinggi
" Hahahaha Ternyata rencana ku gagal ya, aku tidak akan merahasiakan lagi, benar aku yang mencelakai istri mu, karena ketua saya akan menjadi penguasa dunia ini, setelah raja iblis bangkit " ucap tabib Yun
Semuanya yang mendengar ucapan tabib Yun langsung kaget karena pasalnya kalau benar perkataan tabib Yun benar raja iblis akan di bangkitkan peristiwa 1000 tahun akan terulang lagi.
" Cepat tangkap tabib Yun dan besok bawah dia untuk di eksekusi di depan semua rakyat yang akan memberontak akan seperti ini " ucap raja Fang
Tabib Yun kemudian di bawah oleh prajurit
" Hahahaha bersenang senang lah masih ada waktu setelah kebangkitan raja iblis semuanya akan berakhir dan kau yang sudah merusak rencana ku hidup mu tidak akan tenang hahahaha" ucap tabib Yun dengan nada tinggi
Di aula pertemuan yang mendengar kata tabib Yun, mulai tidak tenang karena apakah peristiwa 1000 tahun terulang lagi.
Akhirnya rapat tersebut selesai.
~ kembali ke MC kita ~
" Haaachu... "
" Mungkin ada yang membicarakan ku " ucap david sambil membersihkan hidung nya
Beberapa menit kemudian para pelayan membawa kan makanan nya.
" Selamat makan tuan " ucap pelayan tersebut sambil melangkah pergi
Setelah David makan dengan lahap karena makanan di penginapan ini sangat enak, sedangkan pintu masuk terdapat dua perempuan satunya memakai cadar dan satu nya mungkin pelayannya.
Wanita yang bercadar melihat sekeliling untuk mencari tempat duduk buat makan, pada akhirnya pandangan nya tertuju ke meja David.
Mereka berdua berjalan ke meja David tapi tidak luput dari pandangan laki laki lain di dalam penginapan bulan.
" Boleh saya duduk di sini dengan pelayan saya " ucap wanita bercadar
" Silahkan duduk saja tidak ada yang melarangnya " ucap david sambil makan tapi tidak melihat wanita tersebut melainkan fokus makan.
Sedangkan pelawan wanita bercadar yang melihat sikap laki laki di depannya tidak sopan menjawab pertanyaan tuan putri dari kerajaan Phoenix.
" Hay mana sopan santun mu kepada tuan putri Mei dari kerajaan Phoenix " ucap pelayan putri Mei
David sudah tidak nyaman dengan sikap pelayan putri dari kerajaan Phoenix
" Emang kenapa kalau dia putri dari kerajaan Phoenix " ucap david sambil memandang muka mereka berdua
Mei dan pelayannya melihat muka David langsung mengeluarkan muka merah karena melihat ketampanannya
" Ma.. maaf tuan atas ketidak nyamanan kata pelayan saya " ucap Mei dengan nada sopan
David meredakan emosi karena ucapan Mei dengan meminta maaf dengan tulus
" Apakah saya tetap boleh duduk di sini " tanya Mei
__ADS_1
" Silahkan duduk " jawab David sedikit tersenyum.
Walaupun sedikit tersenyum muka Mei semakin merah tapi terhalang oleh cadarnya.
karena ketampanannya menambah kalau tidak kuat mungkin Mei akan mimisan tapi sedangkan pelayannya sudah mimisan duluan.
" Seperti pelayan kamu itu sedang sakit karena hidung nya sudah mengeluarkan dara " ucap david
Mei yang Melihat pelayan nya sudag mimisan duluan merasa malu kepada David
" Maaf tuan... " Ucap Mei di perpotong
" Panggilan David Pratama " ucap david
" Dan juga panggil saya Mei aja, jangan ada kata putri karena kita sekarang teman " ucap Mei sambil tersenyum.
" Baik lah " ucap david dengan muka datar
Mei yang melihat ekspresi David merasa kesal karena sifat dinginnya tersebut tapi Mei suka dengan sifat nya karena dengan sifat tidak ada wanit suka sama dia.
" Silahkan duduk Mei dan untuk pelayan Mei bersihkan darahnya dulu sebelum makan bareng karena saya memesan terlalu banyak makanan " ucap david
Setelah David mengizinkan makan bersama Mei dan pelayannya makan bersama.
Setelah berapa menit mereka selesai makan.
Mereka berbincang sedikit, ternyata Mei ke sini karena ingin menjenguk bibinya di kerajaan blue dragon, bibi Mei adalah ratu dari kerajaan blue dragon yang sedang sakit.
" Baik lah saya pamit dulu mau istirahat karena hari sudah malam " ucap david
" Tunggu kamu menginap di mana " ucap Mei
" Saya nginap di sini " ucap david sambil berjalan menuju pelayan untuk membayar makanannya dan Langsung ke kamarnya.
Mei yang memandang David semakin menghilang dari pandangan, Mei merasa ada yang kurang tapi tidak tau apa itu.
" Baik ayo Li kita pergi dari sini menuju.ke rumah bibi " ucap Mei
" Baik tuan putri " ucap pelayan nya
Mereka berdua berjalan menuju ke kerajaan blue dragon.
Bersambung ....
Semoga kalian suka semoga cerita ini tidak berhati ya.
dan untuk chapter 8 saya sudah di mendambakan dialog biar jelas.
kalau kalian suka dukung dengan :
Like ✓
Komen ✓
Vote ✓
__ADS_1
Favorit ✓