
Kenalin nama gue Alfasyah Audreylin Wilton, bokap gue Jordan wilton dan nyokap gue Eylinda frezy wilton.
Bokap gue punya perusahaan yaah ngga besar besar banget sih tapi gua tergolong mampu kok :))
.
.
.
.
.
07.15
" Bi inah acha belum bangun? "
" belum bu "
" astaga anak ini. Kebiasaan banget cewek kok molor mulu. Em bi tolong bangunin ya "
" baik bu.. "
Bi inah berjalan menuju lantai 2 dimana kamar acha berada.
Tok.. tok.. tok..
" neng acha udah pagi " panggil bi inah sembari membuka pintu kamar acha ..cklek..
" neng acha " bi ina menggoyang goyang kan tubuh acha perlahan.
" engghhh " lenguh acha merasa tidurnya terganggu
" neng acha bangun, sudah pagi ditunggu ibu di ruang makan "
" iya bi inaa, acha bangun. Dah bi ina keluar dlu sana "
Bi ina mengangguk dan berjalan keluar. Disaat bi ina hendak menuruni tangga ia berpapasan dengan majikannya
" gimana bi uda bangun si acha? "
" udah bu "
" yaudah bi ina, hari ini belanjanya sama saya ya bi mau ada tamu soalnya jadi masaknya agak banyakan "
" baik bu " bi ina melanjutkan jalan menuruni tangga
Sedangkan Ny. Frezy berjalan menuju kamar acha.
Ny frezy memasuki kamar acha dan langsung membuka selimut acha dan membuka selambu kamar acha agar terkena sinar mentari pagi yang perlahan telah meninggi.
" engghh bunda apaan sih bun silauu banget iniii "
" acha bangun, udah siang ini ayok bangun buruan mandi. Anak prawan jam segini masih molor "
Acha tak menggubria omelan bunda nya dengan menarik selimut malas menutupi badannya kembali.
" eehh acha kok malah pake selimut lagi sih kamu ini "
" aduh bundaa ini kan libur kelulusan buuunnn gapapa dong acha bangun agak siangan dikit "
__ADS_1
Bunda menarik tangan acha membuat acha terduduk
" NO. Ayo bangun acha, bunda tau ini libur kelulusan tapi bukan berarti kamu harus bermalas malasan yaa. Sana cepat bangun mandi "
Kata bunda berlalu meninggalkan acha, namun saat bunda mau keluar dari kamar acha bunda berbalik badan dan mengatakan
" Acha bunda kasih waktu 30 mnt buat mandi dan siap siap bunda tunggu dibawah "
" iya buunn.. " kata acha yang beranjak dari kasur dengan malas
" kalau telat bunda ngga akan kasih kamu uang jajan. Nanti bunda bilang sama ayah juga biar ngga ngasi kamu uang jajan "
Acha terbengong dengan ucapan bunda, dan memasuki kamar mandinya ...
.
.
.
Acha menuruni tangga mengenakan T-shirt navy dan hotpents yang tertutup oleh tshirtnya, dengan rambut yang masih terbungkus handuk menandakan rambutnya basah.
Acha menghampiri bunda dan bi ina yang ada diruang tv. Sepertinya menunggunya..
" bunda mau kemana sama bi ina? "
" astaga acha kamu belum ganti baju? Bunda sama bi ina dari tadi nungguin kamu buat belanja bahan bahan untuk acara nanti malam "
" emang ntar malem ada apa bun? Abang mau dateng?"
*jadi acha punya abang namanya Vero Adrian Wilton*
" bukaaan yaudah sana keringin rambut, gausa ganti baju udah itu aja. Pusing bunda punya anak cewek kok malesnya minta ampun "
" calon besan mau dateng "
" ha? Besan? Bang vero udah mau nikah sama kak disty? "
" belum. kamu yang mau ayah sama bunda jodohin sama anak kerabat bunda sama ayah "
" aku bun? "
" ya iyalah kamu masa iya bi ina, kan anak bunda kamu bukan bi ina "
" aaahh bunda " rengek acha sambil menatap bunda dengan puppy eye
" kenapa sih achaa. Kamu gamau ikut belanja? Yauda gapapa. Yuk bi ina kita berangkat "
" baik bu "
Bunda dan bi ina meninggalkan acha yang masi terbengong diruang tv..
Bunda dan bi ina sudah kembali dari berbelanja. Dan sekarang mereka sedang yaah masak tentunya di dapur, sedangkan acha sedang duduk disofa menonton tv sambil menikmati susu coklat dan roti. Ketika tengah asik menikmati menonton televisi dan menyecap susu coklat nya tiba tiba bel rumah acha berbunyi, dengan malas acha mengalihkan pandangannya dari tv.
" duh siapa sih pagi pagi gini dah namu " gumam acha yang merasa qtimenya terganggu oleh suara bel rumahnya.
Sedangkan bunda menyauti dari dapur " acha ada tamu gih sono buka pintunya "
Dengan malas acha bangkit dan beranjak membuka pintu rumahnya .. cklek.. dan tamu itu adalah kurir bunga, yang membawa buket bunga yang yaa terbilang besar lah yaa.
" selamat pagi nona, apa benar dengan nona alfasya audrelyn wilton? " tanya kurir itu
__ADS_1
" pagi mas, iya benar kebetulan saya sendiri. Ada apa ya ? " tanya acha ramah dan sopan
" ini nona saya mau mengantarkan buket bunga yang sudah dipesan " kata kurir itu
Acha bergumam "lah gua kan kaga pesen kembang." Sangat lirih mungkin kurir itu bisa mendengar karena suasana rumahnya yang hening
" ada apa ya nona? " tanya kurir itu yang merasa pelanggannya sedang bergumam sesuatu
" oh ngga mas, jadi ini saya terima ya " kata acha sambil meraih buket bunga itu
" eh iya nona silahkan tanda tangan disini sebagai bukti tanda tela diterima " kata kurir itu sembari menyodorkan selebaran kertas bukti terima. Dan acha menanda tanganinya, setelah itu kurir itu kembali .
Disisi lain bunda yang tengah asik didapur tak sadar akan kedatangan acha yang kini tengah duduk di bar kecil dapur, dengan bunga susu coklat dan rotinya ia mengamati bundanya yang tengah asik memasak
" bun.. "
" hemm, kenapa cha? "
" siapa tadi tamunya cha? " kata bunda menyambung pertanyaannya tadi.
" kurir " kata acha singkat
" hah kurir? Kamu pesen apa? "
" iye kurir bunga, lah aku kira bunda yang pesen buket bunga ini " sambil menunjuk buket bunga yang berada dimeja disebelahnya
Bunda melihat bunga itu sebentar dan berkata
" ada suratnya ngga?"
" gatau deh bun"
" ya dicari dong acha. Di liat "
Acha langsung melihat bunga itu dan mempergatikannya. Dan dia menemukan sepucuk surat kecil yang bertuliskan
( "For my future wife" )
Lah ini buat sapa dah.. gumam acha sambil mengerutkan keningnya.
" dari siapa cha?"
" gatau bun, gaada nama pengirimnya "
" emng apa tulisannya " tanya bunda sambil mendekati acha
" untuk istri masa depanku "
Bunda hanya tersenyum, melihat bunda tersenyum munculah kecurigaan acha.
" ini bunda yang beli? Ngapain pake istri masa depan. Kan acha bukan calon istri " kata acha dengan bingung
" ya kamu kan emng calon istri cha. Itu emng dari calon suami kamu "
" apaan dah, bunda becandanya galucu ih " kata acha yang hendak beranjak untuk mencuci gelas dan piringnya yg suda kosong
" bunda serius sayang "
Setelah selesai mencuci piring dan gelas acha berpamitan mau ke kamarnya.
" acha kekamar dulu ya bunda bi inah, selamat masak " acha yang hendak meninggalkan dapur. Kemudian kemabali berbalik
__ADS_1
" bun ini bunganya acha bawa yaaa "
Bunda hanya mengangguk dan tersenyum.