
Setibanya dirumah,aslan memarkirkan mobil acha di luar garasi rumah acha, setelah berhenti acha langsung menuruni mobilnya dan masuk kerumah
" acha pulang " kata acha
Sambil terus berjalan menuju kamarnya dilantai atas.
Setibanya dikamar acha langsung melepas sepatunya menaruhnya kemudian menuju ke kamar mandi mengisi bathtub dengan air hangat dan busa wangi parfume, daan yah ia berendam di bathtub ternyamannya.
Tok..tok..tok..
Acha tak menggubrisnya ia tetap melanjutkan acara berendamnya.
" acha sayang bajunya udah bunda siapin ya, ini diatas kasur. Kamu cepetan mandinya trus makan malam oke sayang " kata bunda di depan pintu kamar mandi acha, sebelum meninggalkan kamar acha bunda kembali berbicara
" jangan lama lama cha kasian aslan baru pulang capek " kata bundanya lagi. Yang kemudian disauti acha dari dalam kamar mandi
" kalau capek ngapain ngajak makan diluar. Nyusahin diri aja udah tau capek masih maksain ish bikin repot aja " grutu acha yang sedikit keras hingga bundanya dengar.
" acha gaboleh gitu dong sayang " kata bundanya lembut
__ADS_1
" udah yuk mandinya yuk, bunda dandanin " bunda menunggu acha beberapa menit kemudian acha keluar dengan baju handuk mandinya dan handuk yang membungkus rambutnya pertanda ia baru saja keramas. Bunda dengan lembut mengeringkan rambutnya menata rambut acha, me makeup wajah acha agar terlihat lebih fresh dan cantik dengan make up senatural mungkin. Setelah usai acha memakai baju yang telah dipilih bunda tadi.
Acha tampak terlihat manis dengan dress pink pilihan bundanya. Bundanya selalu memilihkan acha busana yang pantas untuk tujuannya.
" duh anak bunda cantik banget sih, gimana ngga kesemsem tuh si aslan. Kamunya manis banget soft banget " kata bunda seraya tersenyum
" soft? Dikira acha kue apa. Bunda ih, kalau ngga terpaksa nih gegara bunda yang minta acha gabakalan mau berangkat. Makan dirumah kan sama aja ngapain sih harus makan diluar " grutu acha
" aduh acha aslan kan kangen sama kamu sayang " tutur bundanya lembut
" apaan habis nyuruh acha nunggu berjam jam, acha tuh juga capek gak cuman dia doang bunda " kata acha lagi
" eh sudah sudah yuk turun cha aslan pasti sudah nunggu dibawah" kata bunda sambil menggandeng tangan acha
" kamu cantik banget sayang " puji tante ella yang disertai anggukan oleh om dana. Dan Aslan tentu saja masih menatap acha dengan lekat
Acha tersenyum manis dan kemudian menatap aslan, aslan yang belum peka dengan tatapan itu masih terdiam hingga acha membuka suara.
" lan? Kita jadi diner? " tanya acha sedikit kikuk karena aslan hanya melamun saja sedari tadi
__ADS_1
Aslan kemudian tersadar dan mengangguk, seketika itu langsung berdiri dan berpamitan. Untuk diner berdua dengan acha malam itu, aslan yang hendak menggandeng tangan acha, tak di gubris oleh acha dan berlalu dari aslan.
Mereka menaiki mobil acha. Menuju restoran yang sudah dipesan oleh aslan, selama perjalanan acha enggan membuka pembicaraan. Ia hanya terdiam sembari menatap kearah luar jendela. Aslan yang diam diam melirik acha berusaha memecahkan kehiningan dengan bertanya tanya atau sekedar berdeham. Namun acha hanya menjawabnya dengan sangat singkat dan mengabaikan deham an dari aslan, saat telah tiba direstoran yang mereka tuju. Aslan memarkirkannya kemudian berlari kecil mengitari mobilnya untuk membuka kan pintu mobil acha.
Acha masih sama diam dan cuek akan sikap aslan. Saat tiba di meja pesanan aslan. Ternyata aslan memesan meja yang cukup romantis berada dilantai atas dengan pemandangan gemerlapnya malam di perkotaan.
Saat aslan menarik sebuah kursi dan mempersilahkan acha untuk duduk. Sebenarnya acha sudah luluh oleh rencana yang aslan siapkan namun dia gengsi untuk membuka pembicaraan terlebih dahulu, sikap aslan yang berusaha romantis untuknya membuat pipinya bersemu merah, namun acha masih bersikap cuek dengan aslan. Sampai akhirnya aslan berkata.
" Sayang uda dong, jangan ngambek terus "
" Gue ngga ngambek, sok tau banget sih lo " kata acha ketus. Namun jauh di dalam hati acha berkata ' gimana gue bisa ngambek lama lama sama lo lan, lo bisa bikin gue kaya tuan putri gini. Lo bikin gue merasa special banget '
" trus kalau ngga ngambek apa namanya? Cemberut dari tadi cuekin aku, kalau ditanya jawabannya singkat padat dan jelas. Oh atau kamu gasuka ya sama tempat pesenan aku ini? " kata aslan
Dalam hati acha menjawab ' gimana ceritanya gue gasuka? Gue suka banget lah ****. Ini tuh udah sweet banget. Meleleh adek bang dengan sikapmu '
" acha? Jadi lo beneran gasuka? Ehm yaudah mau pindah tempat aja? Terserah kamu deh diner dimana " kata aslan mencoba untuk merayu acha
" ngga, udah gapapa disini aja buruan pesen makan " kata acha sekenannya. Sebenernya acha ingin sekali berkata dan memeluk aslan ' Yaampun aslan ini tuh udah lebih dari cukup, ini tuh bagus bangeeet ' tapi yang keluar malahkalimat seadanya berbanding terbalik dengan apa yang dirasakan hatinya :)
__ADS_1
Saat pesanan mereka tiba, acha dan aslan memakan pesanan mereka dengan hening tanpa ada pembicaraan diantara mereka. Setelah mereka selesai makan, aslan belum mau pulang ia masih duduk bersantai disana sambil menikmati anggur merahnya dengan low alkohol, acha pun sebenarnya belum ingin pulang tapi angin malam membuat tubuh acha merasa sedikit dingin karena sebentar lagi memasuki musim dingin. Acha menggosok gosokkan kedua lengannya, aslan yang menyadari bahwa acha mulai kedinginan ia melepaskan jas yang ia kenakan kemudian memakaikan ketubuh acha. Acha hanya tersenyum kearah aslan dan aslan membalas senyuman acha.
" dari pada lo ngasi jas lo ke gue, dan berakhir lo yang kedinginan. Mending kita pulang deh " kata acha tanpa mengalihkan pandangannya dari lampu lampu kota.