
para ketua pun kini mulai melesat ke arah ribuan pasukan aliansi dan segera berhadapan dengan pasukan tersebut.
"dewi awet muda sebaiknya kau pergi saja dari sini. sayang kalau kecantikanmu harus ternoda oleh luka. dalam pertempuran ini. !" ucap an'kwan yang saat ini sedang berhadapan dengan ketua lin.
" heuh aku tidak akan pernah terluka oleh orang sepertimu! " jawab ketua lin
"hahaha jangan salahkan aku jiga kali ini aku melukai dirimu! " ucap an'kwan yang segera melesatkan serangan nya ke arah ketua lin
"teknik api! pukulan api neraka! " sebuah tangan yang sudah di lapisi oleh api hitam kini di arah pada ketua lin. !
ketua lin yang melihat sebuah pukulan mengarah pada nya dengan segera menghindari pukulan tersebut. !
dan pukulan yang di lesatkan oleh an'kwan kini hanya mengenai tanah yang semula jadi tempat berdiri ketua lin. sampai menyebabkan retakan yang dalam pada tanah yang semula datar tersebut !
"hahaha tidak kusangka ternyata kau masih sehebat dulu. !" ucap an'kwan dengan tawa jahat nya
"jangan banyak bicara kau! tarian bunga besi ! " dengan seketika dari tangan ketua lin kini muncul sebuah bunga teratai yang terbuat dari sebuah besi. yang kemudian kelopak bunga tersebut melesat dengan cepat ke arah an'kwan
an'kwan pun terlihat kaget dengan serangan tersebut dan segera menghindari serangan tersebut. .
kini mereka beradu saling berahadapan dan mengeleluarkan teknik jurus mereka masing masing.
dari tempat lain. ketua mo yang saat ini tengah berada dekat dengan nishaw dengan segera menyuruhnya untuk memerintahkah semua prajuritnya untuk segera masuk kedalam kawasan istana ke kaisaran untuk berlindung.
"nishaw lebih baik kau suruh semua prajuritmu untuk segera masuk kedalam istana dan berlidung kalau tidak semua prajurit kekaisaran akan mati dengan sia sia . .. soal pertarungan ini biar kami saja yang menghadapinya.! " ucap ketua mo
"baiklah ketua! " jawab niswah
"semuanya segeralah masuk kedalam istana dan bawa lah semua prajurit yang terluka bersama kalian! " teriak nishaw
semua prajurit yang tersisa pun segera memasuki istana kekaisaran dan membawa sebagian prajurit yang telah terluka!
dalam pertempuran tersebut kini sudah tidak terlihat lagi para prajurit kekaisaran yang bertarung dan yang saat ini sedang bertarung hanyalah para kultivator dari berbagai sekte !
__ADS_1
"bagus saran ketua mo ada benarnya juga dengan begini aku bisa leluasa menyerang mereka "gumam nishaw
"teknik bumi! bola penghancur! " sebuah tanah berbentuk bola besar pun kini melayang di hadapan nishaw yang kemudian dia lesatkan kedepan !
.. bola besar pun kini melesat dengan cepat dan menghantam para pasukan aliansi yang berada di depannya dan melenyap kan ratusan pasukan aliansi tersebut
secara bertahap para pasukan aliansi pun kini mulai berkurang dan tidak sedikit juga para ketua yang telah terbunuh dalam pertempuran tersebut.
saat jun melihat ke arah miyoko yang tengah sibuk dengan lawan lawannya tiba tiba saja jun melihat sebuah serangan cepat melesat ke arah miyoko. ! dengan segera jun pun mendekati miyoko dan menahan serangan cepat tersebut
"trang"
"trang" sebuah jarum giok yang melesat ke arah miyoko telah berhasil jun tahan dengan senjatanya.
"jarum ini " gumam jun yang mengenali jarum tersebut . dan segera melesat jun pun melesat pada orang yang telah menggunakan jarum tersebut
"tabib wey. ternyata aku telah salah menilaimu !" ucap jun
ya pria paruh baya tersebut adalah tabib wey yang sekarang telah bersekutu dengan para pasukan aliansi dan telah merubah wujud nya menjadi sosok iblis. namun jun dapat mengenali dari pakaian dan jarum giok yang di pakai nya.
"siapa kau aku tidak mengenali mu? " jawab tabib wey
"aku adalah orang yang telah memberimu jarum giok yang .saat ini sedang kau pakai! " ucap jun dengan tatapan tajam nya
"k kau ternyata kau masih hidup? " ucap tabib wey dengan gugup
"ya aku masih hidup. dan akan segera menghabisimu? " jawab jun yang segera melasatkan serangan nya.
melihat jun yang sedang melesat ke arahnya dengan segera tabib wey melesatkan kembali jarum giok sebanyak ratusan jarum ke arah jun. !
namun dengan terus melesat jun pun bisa menangkis jarum jarum tersebut dengan senjata yang saat ini di pegangnya. .
"matilah kau! " ucap jun sambil mengarahkan senjatanya ke arah wajah tabib wey. dengan seketika kini kedua mata tabib wey telah tertembus oleh kedua senjata yang di gunakan oleh jun!
__ADS_1
"aarrrggggh mataku " teriak tabib wey sambil memegangi kedua matanya yang saat ini mengeluarkan darah berwana hitam di bagian matanya tersebut
"orang sepertimu tidak pantas di kasihani !" ucap jun. sambil melesatkan senjatanya ke arah tubuh tabib wey
dan dengan seketika tubuh tabib wey pun kini terbelah menjadi dua bagian!
dengan segera jun pun mengambil kembali sebuah peti kecil berwana emas yang berisikan jarum giok tersebut yang saat ini berada di tangan tabib wey!
"sebaiknya aku tidak sembarangan lagi mempercayai seseorang! " gumam jun sambil menyimpan peti yang berisikan jarum giok tersebut
di tempat lain. nishaw terus membantai semua pasukan aliansi dengan teknik buminya.
"jenderal nishaw ternyata dia benar benar kuat. ! tidak salah kaisar memilihnya sebagai jenderal utama di kekaisaran ini ! " gumam salah satu jenderal yang saat ini hanya menyaksikan di dalam istana kekaisaran
"para ketua kalian. bantu saja ketua lin untuk mengalahkan an'kwan. pasukan ini biar kita saja yang menghadapi nya. ?" teriak nishaw.
para ketua pun segera membatu ketua lin yang saat ini sedang terpojok oleh an'kwan.
di tempat yang tidak jauh dari sana miyoko terus melesatkan serangan nya ke arah pasukan aliansi yang masih tersisa.
jun kini melihat mereka sudah nampak kelelahan hal itu dapat jun lihat dari cara mereka bernafas. !
"sebaiknya aku harus segera mengakhiri pertempuran ini! " gumam jun
dengan kecepatan nya jun pun mulai melesat kembali ke arah pasukan aliansi dan dalam satu gerakan jun mampu melenyapkan ratusan pasukan aliaansi dengan sekejap!
sinkwan yang melihat ayah nya tengah terpojok oleh para ketua dengan segera dia pun melesat dan membantu ayah nya!
"trang "
"trang" suaran benturan senjata sin'kwan dengan senjata dari salah satu ketua
"ayah apa kau tidak papah? " tanya sinkwan
__ADS_1
"kau tidak usah khawatir mereka tidak akan mungkin bisa mengalahkan ayah! " ucap an'kwan sambil menahan serangan dari para ketua. .
@@@@dukung terus author dengan kasih like rate dan vote di setiap chapternya πππdan silahkan berkomentar sesuka kalian @@@@