Merenggut Masa Remajaku

Merenggut Masa Remajaku
membantu Ane


__ADS_3

Di datangilah si rentenir oleh Ferdinan dan menanyakan langsung berapa jumlah hutang keluarga Ane.


Fernando " Permisi pak..."


" Ia ada ada apa? " rentenir dengan suara lantang menjawab Fernando.


kembali Fernando menjawab dan menanyakan.


" Pak maaf saya mau tanya berapa hutang kedua Orang tua teman saya? kemaren yang bapak tagih "


" siapa kamu? " tanya rentenir


" Yang pasti hari ini saya mau melunasi semua hutang temen saya, dan bapak gak perlu tau saya. Jadi berapa pak? " Fernando yang pasang muka serius.


" Kamu jangan main-main dengan saya ya, mana mungkin anak Smp seperti kamu mau melunasi hutang orang ha...ha...ha..." sambil ketawa menertawai Fernando


Fernando " sudah bilang saja, berapa semua ? "


Rentenir " baiklah kalo memaksa kamu, semua hutang keluarga teman kamu adalah 25 juta rupiah "


tanpa habis fikir langsung mengambil handfonenya dan meminta Rek bank sang rentenir itu.


" berikan no Rekening bapak sekarang saya akan transfer "


di tunjukanlah langsung oleh rentenir no rekeningnya, Fernando langsung mentrasfernya dan menunjukan bukti pelunasan hutang keluarga Ane.


Tak di sangka Fernando membayar dengan lunas. Fernando memberi pesan terhadap Rentenir itu.


" sudah lunas ya pak, pesen saya nanti jika temen saya datang ke bapak dan menanyakan siapa yang melunasi semua hutang keluarganya ini jangan bilang kalo dari saya, bilang saja rejeki dari tuhan! "


" baik saya akan menjawab seperti itu " saut Rentenir itu.


Ane masih terus bekerja dia sangat semangat sekali, karna dia pengen cepat- cepat melunasi hutang keluarganya. selang satu bulan Ane bekerja, tiba saatnya gajian. Ane sangat senang sekali. semua pegawai pun berbaris rapi untuk pengambilan amplop yang berisikan uang gajian.


setelah Ane membuka uang gajianya dia sangat bersyukur sekali.


" Terimah kasih ya allah atas rejekimu di hari ini "


teman Sdnya pun menjawab sambil menggoda Ane " iyaa Ane manfaatkan gajimu itu ya..... he...he...he..."


" isssshhh kamu yaaa Ca , terimah kasih ya Ca kamu baik banget sudah membantuku mencari pekerjaan, aku gak tau harus gimana kalo gak ada pekerjaan ini" saut Ane


teman Sd " iyaaa nyantai aja, aku kasian ama kamu Ane kamu harus berjuang demi kebahagian keluargamu "


Ane langung berpamitan kepada temanya itu untuk pergi ke rentenir karna mau mencicil hutang orang tuanya.


" ehh aku pamit dulu ya Ca, mo segerah mencicil hutang orang tuaku "


saut teman sdnya " iya hati-hati ya Ane! "


Ane menemui rentenir itu " permisi pak saya mau mencicil hutang ke dua orang tua saya 1 juta dulu "

__ADS_1


Rentenir menjawab " ohh anak cantik ini rupanya, tidak perlu kau susah-susah bayar ya anak cantik. karna hutang orang tuamu sudah lunassss "


terkagetlah Ane dia sangat heran siapa yang melunasi semua hutangya.


kembali bertanya ke rentenir Ane " apa saya tidak salah dengar pak? "


Rentenir" iya anak cantik hutang ke dua orang tuamu sudah lunas "


Ane " siapa yang melunasi pak?, hutang ke dua orang tuaku sangat banyak "


Rentenir " ohhh tidak perlu tau kamu sayang, yang penting ke dua orang tuamu sudah tidak punya hutang lagi"


Ane berpamitan ke Rentenir karna mau pulang .


" oh begitu ya pak, ok terimah kasih pak, saya pulang dulu! "


jalanlah Ane menuju rumah sambil berfikir.


" siapa ya yang melunasi hutangya, kalo orang tuaku juga gak mungkin. "


di tengah - tengah perjalanan Ane bertemu Fernando di kagetkanlah si Ane.


" dorrrrrr......"


Ane yang sedang melamun sangat kaget dan berteriak.


" aaaahhhhhhhbhhh"


Ane " Issshhh apa sih kak gue gak ngelamun "


Fernando " ih uda jelas ngelamun masi aja boong emang kok pacar aku ini yaaa.."


Ane yang langsung melihat wajah Fernando dan bilang " yeee sapa coba yang jadi pacar kaka ngarepp ni yaa... "


" iyaaa dong,,, ayoo kapan kamu terima akunya? aku uda gak sabar panggil kamu sayang " Fernando sambil mengedipkan mata.


" isshhhh gak ada ya gak ada. " saut Ane sambil senyum


karna ke asyikan ngobrol tiba-tiba ada motor melajuh sangat kencang dan hampir menabrak Ane di tariklah tangan Ane dan di peluk Fernando.


motor pun mengklakson pasangan itu, tinnnnn.........tinnnnnn ......


Fernando yang sangat kawatir dengan ke adaan Ane.


" kamu tidak apa apa Ane? "


" tidak apa apa ko kak " saut Ane


" hampir saja Ane kita tertabrak " Fernando yang masih peluk erat Ane.


Ane pun sadar karna uda cukup lama di peluk Fernando. iapun mengincak kaki Fernando agar di lepaskanlah pelukanya.

__ADS_1


" awwwwww sakit kenapa di injek kaki aku Ane, kan aku uda nyelamatin kamu " Fernando yang sambil kesakitan


" hmmm bisa - bisanya ya cari kesempatan kamu kak " saut Ane


Ane langsung berpamitan pulang dan meninggalkan Fernando.


" udahh ahhh aku pulang dulu kak daa!....."


Fernando yang tidak menjawab hanya melihat Ane berjalan menujuh rumah dan senyum-senyum.


sesampai di rumah Ane merasa deg degkan.


"isss kenapa aku mesti deg deg.an gini kalo ketemu kak Fernando, apa ini cinta yaa.


Emang sih Fernando anaknya ganteng, baik dan keren tapi apakah pantas denganku "


kembali Ane menyadarkan dirinya sendiri.


" bangun Ane kamu hanyanlah wanita miskin, ah uda ah tau . oh ya hari ini aku kerumah nenek ah, kan aku uda belikan buah kesayangan nenek, pasti nenek seneng"


banget "


berjalanlah Ane menuju ke rumah Neneknya yang kebetulan dekat dari rumah Ane.


" asallamuallaikum nek,,, "


"iya Ane masuk ..." saut Nenek yang sangat hafal sekali suara cucunya.


Ane " ini nek aku bawakan buah ke syukaanmu !"


" hmmm terima kasih Ane. ku lihat wajahmu ceriah sekali dan merona apakah kamu jatuh cinta " tanya neneknya


" ih nenek apaan," saut ane sambil tersipu malu.


kembali neneknya menjawab " tidak biasanya kamu begitu Ane , biasanya kamu murung."


Ane " iya dong nek hari ini aku ceria karna hari ini aku gajian ye...ye...ye..."


Nenek " oh iya wahh senagnya , tapi gak seharunya kamu bekerja nak, trus kamu jadi melunasi hutang kedua orang tuamu? "


Ane " tadinya jadi nek tapi heranya kata rentenirnya hutang ayah ma ibuku sudah lunas ."


nenek" oh iyaa siapa yang melunasi? "


Ane " aku juga bingung nek siapa ya. coba aku tanya ayah ibu nantik "


Ane yang melanjutkan membantu Neneknya yang seperti biasanya, dilarang oleh neneknya karna takut Ane kecapek.an.


" sini nek aku bantuin ! "


" tidak usah Ane kamu kan capek bekerja jadi istrihat saja di kamar ! neneknya menyuruh untuk istrihat,

__ADS_1


" baiklah nek " Ane bergegas menuju kamar neneknya dan kembali memikirkan Fernando sambil senyum- senyum sendiri sampai-sampai tidak bisa tidur kebayang muka Fernando teruss.


__ADS_2