Merintis Luka

Merintis Luka
5.Pulang Bersama


__ADS_3

Setelah perkuliahan selesai semuanya beranjak dari tempat duduk masing¬-masing bergegas untuk pulang, terlepas dari itu ihsan masih saja memperhatikan bulan dengan kagum


Lihatlah bagaimana pandangan sayu bulan yang begitu hebat menghipnotis ihsan sampai hilang kesadaran. Disudut sana bulan juga mulai beranjak dari empat duduknya untuk pulang.


“Ha ha hai bulan mau kemana?” tanya ihsan dan dengan nada suara yan g tampa gugup


“Mau pulang ke kos san soalnya sudah tidak ada mata kuliah lagi” jawab bulan dengan senyum khasnya yang manis.


“Sama-sama saja kita turunnya bagaimana?” ajak ihsan agar bisa berdua dengan bulan


“Boleh” ucap bulan sambil berjalan keluar kelas


Ihsan pun mengikuti langkah kaki bulan dari belakang diperjalanan pulang ihsan berusaha mencairkan suasana selama diperjalanan agar tidak bosan dengan membicarakan hal yang random, karna ihsan dan bulan sama-sama tidak memiliki kendaraan. tiba didepan gerbang kampus ihsan dan bulan harus berpisah karna tempat tinggal mereka tidak searah.Ihsan tinggal perumahan yang lumayan jauh dari kampus sedangkan bulan tinggal dikos yang tidak jauh dari kampus hanya sekitar 5 menit perjalan dengan jalan kaki.


Hanya saja ihsan melihat bulan jalan kaki ihsan memutar arah untuk mengantar bulan pulang.

__ADS_1


“Ihsan antar pulang ya, tapi maaf ihsan tidak ada motor jadi Cuma bisa antar dengan jalan kaki” tawar ihsan dengan senyum.


“Tidak usah Cuma dekat kok, ihsan duluan aja pulangnya kasihan teman ihsan sudah menunggu ihsan” jawab bulan dengan lembut


“ udah ndak apa ihsan antar tidak boleh menolak” paksa ihsan dengan sedikit bercanda


”hem iya deh” ucap bulan dengan senyum


Ihsan dengan semangat berjalan mengantar bulan pulang yah walaupun ihsan kelihatan lelah tapi ihsan terlihat bersemangat sekali hanya saja ihsan merasa tidak enak karna hanya mengantar bulan dengan jalan kaki.


“sudah ihsan antar bulan sampai sini saja soalnya laki-laki dilarang masuk” ucap bulan kepada ihsan dengan lembut.


“oo iya okelah kalau gitu ihsan duluan pulang ya, assalamualaikum” ucap ihsan


“waalaikumsalam, hati-hati dijalan ihsan sampai ketemu besok” ucap selama tinggal bulan ke ihsan.

__ADS_1


Dengan semangat ihsan melangkah pulang , ihsan pulang bersama temannya ical, ihsan dan ical sudah berteman dari awal kuliah mereka bisa dibilang sudah menjadi teman dekat ihsan merek bertiga yang satunya itu andi mereka bertiga kemana mana selalu bersama-sama. Pergi dan pulang kuliah ihsan dijemput ical setiap hari.


Tibanya dirumah ihsan langsung menganti pakaian kuliahnya dan langsung beres-beres rumah karna ihsan tinggal sementara dirumah keluarganya walaupun mereka hanya tinggal berdua ihsan harus tetap beres-beres karna ihsan diajarkan bagaimana barterima kasih dengan orang yang sudah mengizinkan ihsan untuk tinggal dirumahnya mulai dari menyapu,membersihkan lantai sampai mencuci piring rutin ihsan lakukan setiap harinya.


Seperti biasanya setelah semuanya selesai ihsan selalu chattingan dengan bulan membicarakan keseharian mereka hingga membicarakan hal yang random.Mumpung besoknya malam minggu ihsan berencana mengajak bulan untuk jalan-jalan hanya ihsan masih ragu apakah mau bulan jalan sama dia.


“Besok bulan ada waktu ndak kalau ada ihsan mau ajak bulan jalan-jalan keliling kota”


Ajak ihsan melalui whattsap.


“Hem boleh kebetulan bulan juga bosan dikos terus” balas bulan untuk ihsan.


Membaca balasan pesan dari bulan yang mau keluar sama dia membuat ihsan bersorak-sorak sendiri dikamar.


“Oke besok ihsan jemput yaaaaa sampai bertemu besok bulan,assalamualaikum” balas ihsan sambil guling-guling dikasur.

__ADS_1


“iya, waalaikumsalam ihsan” Tutup pesan bulan kepada ihsan.


__ADS_2