
Safira mendapatkan panggilan dari telpon nya .
dengan cepat Safira mengangkat menunda es krimnya yang sedang ia makan. dia tersenyum melihat siapa yang memanggil nya.
"ya key ada apa?."tanya Safira .
memang jika diluar Safira diperbolehkan memanggil Mikey dengan sebutan nama dan nama kesayangan nya adalah 'key'.
sampai nama kontak Mikey di hp apel nya diberi nama .
"my key ❤️.".
entah Safira sudah diserang virus apa.
dan saat Mikey berbicara mood Safira menjadi turun . Safira meletakan hpnya lalu mengambil tas dan pergi dari apartemen nya .
dia naik ke lantai paling atas apartemen naik keatap dilihat ada helikopter yang menunggu . dengan muka masam Safira naik .
"kenapa dengan muka mu itu."tanya rekan Safira ,Safira mendongakkan wajahnya menatap perempuan berambut pendek .
"disuruh tuan menjadi pelayan dari calon istrinya."Safira menjawab ketus .
tadi yang menelepon Mikey yang menyuruh Safira untuk menjadi pelayan Riska bukan Riska yang dimaksud calon istri tapi ya itu pasti tau lah.
bayi
perempuan bernama Lena disamping Safira tertawa keras .
"hahahahaha ,kau pembunuh handal diturunkan profesi menjadi pelayan hahahahaha."dia tertawa mengejek namun dengan cepat Safira mengeplak nya.
"sakit bodo."
"diam lah ,bukan kah kau sama menjadi pelayan bersama ku."ucap Safira ketus.
__ADS_1
"tidak aku menjadi tukang masak."jawab nya .
"sama saja menjadi pelayan."ucap Safira .
hingga helikopter tersebut turun dibelakang halaman villa keduanya turun dan masuk kedalam villa .
hingga saat masuk kedalam villa tak selang lama seorang datang dan Safira mengenali suara tersebut itu suara Mikey.
"Safira!!!."
dengan cepat Safira berlari menuju ruang tamu dimana dia melihat wanita yang tadi sempat ia lihat di rumah sakit .
pandangan nya melihat bocah yang tak sama sekali mirip Mikey .
"ya tuan."Safira menjawab .
Mikey terlihat mengangkat tubuh wanita tak lain Riska namun dilihat Riska memberontak tak karuan hingga Mikey mengeluarkan ancaman dan dengan cepat kilat dilawan balik oleh riska ,namun Mikey mampu mendudukan Riska di sofa . beberapa kali Mikey tertawa membuat Safira iri dengan Riska yang mampu membuat Mikey tertawa lepas.
"safira buatkan susu ibu hamil."perintah Mikey namun perkataan itu menusuk hati Safira.
Safira dengan sabar menuju dapur dia duduk dikursi dapur dagunya disangga oleh tangan kanan nya.
"buatin susu ibu hamil."perintah Safira moodnya sedang turun ,Lena temannya hanya tersenyum miris.lena mengambil gelas lalu mengambil bungkus susu ibu hamil.
"kenapa cemburu ?ikhlas kan saja tuan Mikey dari pada kau terus tersakiti."nasehat Lena yang sedang menuangkan susu bubuk khusus ibu hamil kedalam gelas.
"tidak mau itu sulit ."ucap Safira menghela nafas .
"ayolah kenapa kau naksir dengan hati batu itu,lebih baik kau ihklas kan dari pada tersakiti terus menerus , mungkin mengikhlaskan menyakitkan tapi tak semenyakitkan saat mempertahankan nya ,ayolah saf coba dulu."ucap Lena menggelangkan kepala, sekarang tangan nya membawa gelas berisi bubuk susu lalu ditaruh di bawah dispenser yang mengalirkan air hangat.
"nih udah jadi sana kasih ke bumilnya itu hati ditata dulu siap siap runtuh liat perilaku manis si tuan ke wanitanya."setelah mengucapkan itu Lena tertawa mengejek kearah Safira ,Safira yang kesal pun merebut gelas dari tangan temannya lalu pergi meninggalkan teman nya yang sedang tertawa terbahak bahak menertawakan dirinya .
"sialan Lena."umpat Safira lalu menuju ruang tamu saat diruang tamu dia tak melihat bocah yang bersama tuannya tersebut disitu hanya ada Riska dan Mikey.
__ADS_1
"ini tuan ,susu nya."ucap Safira meletakan gelas berisi susu berwana pink diatas meja yang berhadapan dengan Riska. setelah membungkuk menaruh susu tersebut Safira berdiri disamping sofa namun hal itu tak dipedulikan Mikey.
Mikey mengagguk lalu mengambil gelas itu pelan .
"minum lah ."ucap Mikey lembut pada Riska tangannya menyodorkan gelas terisi susu ibu hamil kehadapan Riska ,ujung bibir Mikey tersenyum manis ,Riska menatap Mikey dengan sedikit bergidik.
"hentikan senyuman gila mu mi."ucap Riska dingin .
"baik baik ."patuh Mikey .
"minum ini lihat pelayan itu sudah membuat dengan susah payah."ucap Mikey.
what pelayan ?
sungguh Safira sangat miris .
dan Safira hanya mengepal tangan nya erat.
Riska mengagguk lalu mengambil susu itu lalu meminumnya sedikit dan meletakan nya.
"berhenti bicara mikay, jadilah anak penurut ."ucap Riska saat melihat mulut Mikey terbuka ingin berbicara .
"baik baik aku diam."patuh Mikey kembali ,dia ikut menonton Kartun Frozen yang ditonton bumil calon mertua impiannya yang berada disamping nya.
Safira tak kuat lagi melihat itu berjalan ke dapur matanya memanas hatinya remuk .kenapa ? mencintai menyakitkan .
apakah harus dirinya merelakan Mikey namun dia belum siap .
walupun merelakan menyakitkan namun mempertahankan lebih menyakitkan.
__________
#typo bertebaran
__ADS_1
#tanda baca acak acak
#alur berantakan