
malam hari gelap Mikey sedang duduk dengan tangan sibuk menggambar rancangan senjata di atas kertas. dirinya sedang berada di markas miliknya yang terdapat ditengah tengah hutan.
Mikey mengambil sebatang rokok lalu menyalakan rokok tersebut dan menyesap serta menghembuskan asapnya.
"Safira."panggil Mikey.
Safira yang berada tak jauh dari Mikey mendekat dengan sigap.
"ada apa tuan?."tanya Safira. memang begitu aturan dalam organisasi mafia milik Mikey seluruh bawahan Mikey harus memanggil nya tuan ,tidak ada istilah king atau queen.
"besok antar rancangan senjata ini kepada Gerald."ucap Mikey menyerahkan secarik kertas .
"baik tuan."ucap Safira lalu membungkuk dan pergi dari hadapan Mikey yang sedang menikmati sebatang rokok.
drzttt.
Mikey mengambil benda pipih yang berada di hadapan nya . dirinya memencet ikon berwarna hijau lalu menariknya keatas.
"apa" ucap Mikey pada seorang diseberang sana.
"markas disini kena serang aku membutuhkan pertolongan mu."ucap seorang dari sebrang sana.
"tangani sendiri ."ucap Mikey .
"aku benar benar membutuhkan mu."ucap seorang disebrang sana .
"baik ,baik ,aku kesana bertahan lah jangan mati ,hutang mu belum dibayar lunas."ucap Mikey lalu mematikan hubungan telepon tersebut secara sepihak.
__ADS_1
Mikey berdiri dari duduknya lalu kelaur dari ruangannya. didepan pintu Safira menatap Mikey dengan mengerutkan keningnya.
"jaga markas aku ada urusan."ucap Mikey lalu pergi begitu saja.
Safira hanya mengangguk . Mikey berjalan santai menuju lift . dirinya masuk kedalam lift dan memencet tombol berangka 1 .
Ting .
bunyi tersebut bertanda jika lift sudah berada ditempat tujuan.
Mikey berjalan keluar dari lift lalu menuju garasi. digarasi Mikey mengambil kunci mobil lalu masuk kesalahan satu mobil yang berada disitu. terlihat mobil Mikey sudah menjauh dan pergi dari perkarangan markas.
Mikey melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi. ia tak mau terjadi apa apa dengan markas nya yang berada di hutan bagian barat.
"ckittttt."rem mobil Mikey berbunyi .
"apakah aku telat?"tanya Mikey mengerutkan keningnya.
"siapa yang membuat ulah dengan ku?."tanya Mikey menatap markas nya yang seperti kapal pecah beberapa anak buah pun tergeletak disitu.
"wah prok prok prok."suara tepuk tangan mengemas di situ.
"Mikey Kim ,bocah ingusan apakah cocok menjadi leader mafia diurutan nomer satu?"tanya seorang menggema membuat Mikey memutar bola matanya malas.
"mau mati dengan cara apa?."tanya Mikey menatap pria bertato dan berbadan besar dihadapan nya.
"yang ada kau yang mati tuan Mikey ,hahaha."gelak tawa nya membuat Mikey ingin muntah . dengan segera Mikey menendang perut pria dihadapan nya namun ditangkis oleh pria tersebut.
__ADS_1
"sudah bosan hidup rupanya dirimu Luky?"tanya mikey dengan senyuman tipis.
"aku sudah bosan ayo kita mulai."ucap nya pria tersebut bernama Luky musuh Mikey dari jaman gajah beranak.
"dor."
"apa cara menembak mu harus ku ajari Luky?."tanya Mikey dengan nada mengejek.
"bang*at."umpatnya .
"hahahaha."tawa Mikey pecah ,Mikey mengeluarkan senjata yang baru ia buat beberapa jam lalu dan ingin diuji coba sekarang.
"liat cara menembak ku."ucap Mikey dengan senyuman mengejek.
"bed*bah" umatnya lagi ,Luky mengambil sesuatu dari sakunya itu pistol keduanya bertatap sengit .
suara tembakan menggema keduanya bertarung tembakan dengan sengit Mikey tak habis habisnya tertawa seperti orang kesurupan.
"kau begitu buruk dalam hal menembak kawan."ucap Mikey lalu menembakan peluru dan mengenai dada kiri Luky pas bagian jantung.
"apa kata kata terakhir mu kawan?."tanya Mikey melihat tubuh Luky mulai tumbang.
_______
#typi bertebaran
#tanda baca acak acak
__ADS_1
#alur berantakan