Mimpi Paling Kuno[The Most Ancient Dream_KimDokja_ORV]

Mimpi Paling Kuno[The Most Ancient Dream_KimDokja_ORV]
Episode 4: Chapter 518 [ Dunia nol ] bagian 2.(2)


__ADS_3

...Happy Reading......


.......


.......


.......


.......


.......


Aku melihat ke arah Yoo Joonghyuk. Dia membungkuk untuk mengambil kunci pas yang berasal dari Choi Han Gyu.


Aku bisa dengan jelas merasakan konflik mendalam yang dia alami dari ekspresinya. Itu adalah ekspresi dari seorang pria yang telah memilih untuk mengakhiri hidup.


Tapi, kenapa bisa jadi begini? Ekspresi itu berbeda dari Yoo Joonghyuk yang aku kenal selama ini. Orang yang aku tahu pasti akan menggertakkan giginya karena penghianatan seseorang; Yoo Joonghyuk, yang tidak mempercayai orang lain dengan begitu mudah dan tidak mudah untuk berteman begitu saja. Yoo Joonghyuk, yang selalu mengejar rute optimal, dan dia tidak akan ragu-ragu untuk membunuh orang lain sebelumnya jika mereka akan menghianatinya nanti.


[ Itu sebabnya di putaran ke-3, Yoo Joonghyuk bisa membantai sesama penumpang di kereta subway yang sama. ]


Namun, Yoo Joonghyuk yang berada di depan mataku saat ini bukanlah Yoo Joonghyuk dari putaran ke-3.


Bukan putaran ke-4, bukan juga dari putaran ke-5, dan jelas bukan dari putaran ke-1863 juga.


[ Dia putaran ke-0. ]


Yoo Joonghyuk dari putaran ke-0.


Kakinya berlari kencang. Kakinya belum bisa menggunakan [ Red Phoenix Shunpo ] atau [ Way of the Wind ].


Ada banyak target yang hadir. Seorang mahasiswa yang gemetar terlempar ke lantai; seorang pria paruh baya bersembunyi di samping tempat duduk penyandang cacat; seorang pekerja kantoran, terlalu asyik menyerang yang lain dan tidak punya cukup waktu untuk melihat ke belakang.


Yoo Joonghyuk berlari melewati mereka semua. Lalu...


[ Dia memilih lawan terberat dalam gerbong kereta subway ini sebagai targetnya. ]


"Euh-heuh.....heuh?"


Choi Han Gyu tersenyum diam-diam sambil mengamati kunci pas terbang masuk. Dia mundur selangkah untuk menghindar, lalu pisau penyelamat yang sangat tajam melompat keluar dari pingganngnya. Bersamaan dengan bunyi 'Swish!', Yoo Joonghyuk menghindari bilahnya dengan tidak ada celah yang tersisa.


[ Mengapa Yoo Joonghyuk membuat pilihan ini? ]


Aku tidak tahu. Mengapa orang ini, karena ketakutan di benaknya, membuat pilihan seperti itu?


Choi Han Gyu masih membawa beberapa peralatan lain, dan tidak hanya itu, dia juga memiliki bahan peledak buatan sendiri. Di sisi lain, yang dimiliki Yoo Joonghyuk hanyalah kunci pas setebal lengan anak.


Meski begitu, aku tidak khawatir.


Meskipun aku tidak tahu detail yang lebih baik dari putaran ke-0, Yoo Joonghyuk tidak akan mati di tempat ini. Tidak sebelum dia mengalami semua tragedi ini, dan tidak sebelum mereka membawanya ke siklus regressi yang sangat besar, Yoo Joonghyuk....tidak akan terbunuh.


[ Atribut, 'Pro Gamer' Inkarnasi 'Yoo Joonghyuk' sedang bangkit! ]


Dia membangkitkan atribut eksklusifnya, yang cukup kukenal. Itu adalah skill yang memungkinkannya mendigitalkan segala sesuatu di dunia ini seperti video game dan menganalisisnya. Skill untuk mengontrol tubuhnya, seolah-olah dia sedang menggerakkan avatar game-nya.


Kunci pasnya secara akurat mengenai pergelangan tangan Choi Han Gyu. Pembom itu berteriak sejenak saat bahan peledak buatannya lepas dari genggamannya.


Kunci pas Yoo Joonghyuk kemudian dengan akurat terbang menuju leher Choi Han Gyu yang bingung selanjutnya. Itu adlah serangan yang tidak terhindarkan, serangan balik sempurna yang telah dihitung oleh bakatnya.


Sayangnya, bahkan dia gagal memperhitungkan hal yang satu ini.


[ Inkarnasi 'Choi Han Gyu' menginvestasikan 900 Koin untuk 'stamina'! ]


Dan itulah tepatnya sistem dunia baru ini.


"I-itu, sakit."


Meskipun tanda merah tua tertinggal di leher 'Choi Han Gyu', itu tidak rusak.


Ototnya membengkak, dan dia mencengkram leher Yoo Joonghyuk. Kulit yang terakhir memucat saat dia menggantung di udara. Sambil memegang kerah korbannya, tangan bebas Choi Han Gyu mengambil palu lain.


"M-mati."


Tepat pada saat itu, Yoo Joonghyuk melihat 'bom rakitan' yang jatuh di lantai. Dan aku menyadari apa yang dia pikirkan.

__ADS_1


Yoo Joonghyuk melempar kunci pas di tangannya, dan aku membuat gerakan, terjadi secara bersamaan.


Aliran waktu sangat melambat.


Kunci pas yang terbang perlahan dengan akurat mengarah ke tengah bom rakitan sendiri. Aku diam-diam menatap tontonan ini.


Bahkan jika benda itu meledak, Yoo Joonghyuk tidak akan mati. Itu pasti, jika apa yang aku baca itu benar. Tapi, kenapa bisa begini?


....Kenapa tanganku gemetar seperti ini?


'4th Wall.' Setelah mendengar udara membuat suara 'Tsu-chuchut!', aku melanjutkan. 'Apakah sponsor Yoo Joonghyuk ada di dunia ini?'


[ Di a ad a ]


'Most Ancient Dream' ada di dunia ini.


Makhluk yang menjadi 'Most Ancient Dream' jauh lebih awal dariku - versi diriku yang lebih muda. Atau, sesuatu yang merupakan versi 'muda'-ku.


'Jika itu ada, kenapa aku tidak bisa merasakan apa-apa?'


Itulah yang menggangguku.


Aku bisa merasakan segalanya di dunia ini. Segala sesuatu dalam skenario, termasuk Inkarnasi individu hingga Konstelasi yang menyelimuti langit di atas.


Namun, aku gagal merasakan hanya satu hal ini.


'Di mana Most Ancient Dream saat ini?'


[ 4th Wall ] tidak menjawabku.


Kunci pas Yoo Joonghyuk terbang masuk, dan akan mencapai bahan peledak buatan sendiri.


'Mungkinkah.....'


[ Bagaimana 'Most Ancient Dream' berhasil membuat kontrak dengan Yoo Joonghyuk di putaran ke-0? ]


Semua pertanyaan yang mendidih di dalam kepalaku sampai sekarang keluar sekaligus.


[ 'Most Ancient Dream' bermimpi melalui 'Ways of Survival'. ]


[ Dan 'Ways of Survival' adalah cerita yang dimulai dari putaran ke-3 Yoo Joonghyuk. ]


Jadi, bisakah dia membayangkan dengan tepat putaran ke-0 Ways of Survival?


Apakah dia bahkan mampu membayangkan sebuah cerita yang tidak di sebutkan dalam aslinya, dunia yang belum pernah dia baca sebelumnya?


[ Jika begitu, lalu siapa 'Sponsor Konstelasi' yang muncul selama putaran ke-0 Yoo Joonghyuk? ]


Bom itu meledak. Hujan puing-puing yang berterbangan menusuk punggung Choi Han Gyu, lalu ke tubuh orang-orang yang sibuk saling membobol. Disertai dengan suara melengking yang keras, langit-langit kereta subway runtuh. Beberapa potong puing terbang langsung menuju jantung Yoo Joonghyuk.


Tsu-chuchuchut!


[ Kamu adalah pemilik 'Final Wall'. ]


[ 'Penguasaan' kamu tidak cukup untuk mencampuri garis dunia. ]


[ Probabilitas garis dunia menolakmu! ]


Aku mengabaikan Probabilitas dan menangkap puing-puing yang berterbangan. Bersamaan dengan panas ganas yang menyelimuti tanganku, puing-puing berserakan menjadi abu di telapak tanganku.


[ Deux ex machina yang tidak dikenali garis dunia aktif! ]


[ Dunia telah merasakan campur tanganmu! ]


[ Tepat pada saat itu, Yoo Joonghyuk mengangkat kepalanya. ]


Yoo Joonghyuk merangkak keluar dari bawah Choi Han Gyu yang pingsang dan menatapku.


[ Meski hanya sesaat, Yoo Joonghyuk merasa ada seseorang yang berdiri di hadapannya. ]


"Siapa....?"


[ Skenario Utama # 1 - Bukti Kelayakan telah selesai. ]

__ADS_1


[ Kamu telah memperoleh hadiah penyelesaian normal 300 Koin. ]


[ 100 Koin telah dipotong sebagai biaya penggunaan channel. ]


[ Penghitungan hadiah tambahan telah dimulai. ]


Seiring dengan perhitungan skenario, kepala orang-orang mulai meledak. Dan saat banjir darah turun, aku diam-diam melihat ke arah Yoo Joonghyuk di lantai.


Suara gembira Bihyung yang datang dari kejauhan, serta kata-kata peringatan [ 4th Wall ], bisa terdengar selanjutnya. Bahkan pesan Konstelasi yang mencurigai Probabilitas juga mengalir masuk.


Sementara itu, Yoo Joonghyuk menatap pesan yang tersebar di hadapannya dengan gemetar.


[ 'Pemilihan sponsor' dimulai! ]


+



- Pilih sponsormu.


- Pendukung yang kamu pilih akan menjadi sponsor terpercayamu.




God of Wine and Ecstasy




Mouse that Eats Fingernails




Abyssal Black Flame Dragon




+


[ Konstelasi baru telah memasuki channel! ]


[ Konstelasi baru berpartisipasi dalam 'pemilihan sponsor'! ]


+



Demon King of Salvation



+


.......


.......


.......


.......


.......


...Sekian untuk chapter kali ini, tetap tunggu kelanjutannya yah!!!...


...Bonus!!!...

__ADS_1



...See you next time reader's......


__ADS_2