Miss Gosip

Miss Gosip
two


__ADS_3

"nanti kenalan ya.Dia masuk kelas apa?RSBI,aksel,atau reguler?


"Kayaknya sih RSBI.Mungkin aja sekelas dengan ku".


Aku baru ingat kata guruku,siswa baru itu akan masuk kelas RSBI.Menurutku~meski belum kenal~ pasti dia anak pintar.Bukrinya,bisa masuk ke sekolahku yang unggul ini.Eh bentar berarti aku juga pintar dong?Wah jadi gak sabar pengen bertemu dengannya.


"Ayo,cepetan pakai sepatunya nanti telat lho!".


Usik bunda yang melihatku melamun saat mengikat tali sepatu.


Aku tersentak.Tak sadar bahwa kali aku tadi sedang melamun.Entah apa yang aku pikirkan tadi ,mungkin memikirkan sosok anak baru tersebut ~yang akan meraikan suasana kelasku.


"Ah iya Bun ini udah selesai kok.Bentar dulu ya Bun aku ambil tas dulu ya."


"oke.,bunda suruh pak Sudir siapkan mobilnya ya."Tutur bunda halus sambil mengelus rambutku.


"Sip!"


Aku berjalan ke kamar.Berniat mengambil tas.


Namun,aku teringat aku belum menggosok gigi. Aku membatalkan langkah ke kamar.Aku berbalik badan dan melangkahkan kaki ke kamar mandi.

__ADS_1


"Rana,udah belum?Cepetan udah jam setengah enam,nanti kamu teralmbat!!".Teriak bunda dari lantai bawah.


Aku segera menuruni tangga dengan tas ransel berwarna biru~kuning motif sponge Bob Square Pants~menggantung di pundak ku.


"Bun,aku berangkat,ya!". ujarku sambil mencium tangan bunda dan berlari kecil menuju pintu rumah.Bunda tersenyum melihatku melangkah dengan riang ke luar rumah.Namun,aku menghentikan langkahku


"Tunggu,tunggu dulu..sepertinya aku melupakan sesuatu..!?".


"Bunda ......",kataku lembut."Uang jajannya mana?"tagih ku.


Bunda yang sedang tersenyum ceria langsung menjadi kecut.Tapi aku tahu itu hanya candaan Bunda.


"Dasar kamu ini,bunda kira lamu nggak akn ingat....."ucap Bunda sambil mengeluarkan uang dari dompet dan menyerahkan kepadaku.


"Iya,hati hati ya..belajar yang semangat!!ucap bunda dengan menyengamati.


"*iya Bun fighting!!!"teriakku yang sangat keras karena mobil sudah mulai jauh dari bunda


~Didalam perjalanan*~


Di dalam mobil aku memikirkan bunda terkadang memang sangat cerewet,tapi aku tau kalau bunda cerewet untuk kebaikan ku juga~~Dan terkadang bunda benar benar sangat hangat~Dan juga bunda bisa berperan sangat banyak.bunda bisa menjadi ayah untuk memenuhi kebutuhanku.Menjadi ibu yang kuat.Juga menjadi temanku saat aku sedang sedih.. Bunda bunda benar hebat.

__ADS_1


"Non,udah sampai!".


"Nanti pulangnya jam biasa non?"tanya pak Sudir supir pribadi keluargaku.


"Mmmm iya deh pak,kayaknya gak ada kegiatan ekskul hari ini pak".Jawabku terhadap pak Sudir.


"Yaudah pak,saya keluar.Bapak hati hati ya.."ucapku sambil tersenyum.


"iya non,makasih...selamat belajar non!".


"iya pak"jawabku sambil tersenyum dan melihat mobil telah menjauh.


Aku berjalan memasuki gerbang sekolah.


haaaah mengapa rasanya aku benar benar tak sabar melihat siswa baru itu? kira kira bagaimana ya penampilan anak tersebut?Aku terus berjalan sambil memikirkan anak baru tersebut.


"Rissa!!"teriak seseorang memanggil namaku dari kejauhan.Dan itu membuatku agak terkejut.


Seketika aku langsung membalikkan badan.


"Dhira!!".teriakku yang keras karena dia sangat jauh dari ku.

__ADS_1


Dhira adalah sahabat sekaligus teman sekelas ku.Anak yang hobi bercermin ini~dengan sisir yang selau ada di kantongnya~itu segera mengejar ku di pintu masuk sekolah....


__ADS_2