
Dhira,sahabat sekaligus teman sekelasku. anak yang hobi bercermin~dengan sisir yang selalu siap sedia di kantongnya~itu segera mengejarku di pintu masuk sekolah. Anaknya pintar,cantik, bahkan salah satu yang populer di sekolah.
"Eh,Rias,kamu udah tahu belum,anak baru itu pindahan dari mana?".ucap Dhira membuka pembicaraan.
"Belum,kenapa?"
"E nggak apa-apa. Cuma nanya aja.Banyak yang bilang,dia dari kota keciiiiiiil.....jauh dari Jakarta".
Aku sedikit terkejut.Kota kecil?Bukannya merendah kan.hanya saja jangan janga nggak gaul nih.Namun,aku segera menenangkan diri dan membuang pikiran jelek.Berusaha untuk
berpikir positif.
"Memangnya kenapa dari kota kecil?".tanya ku kepada Dhira.
"Jangan jangan,entar kagak setara Ama kita kita?".sahut Dhira
"wah,barusan aku berpikir kayak gitu juga.Tapi kita kan tidak boleh menilai orang dari asalnya.Apalagi kita belum ketemu.Memangnya kamu sudah tau?".
"Belum.Hehehe....."
"Makanya,sudah ah,kenapa kita jadi sombong kayak gini.Kita kan..."
"Gadis manis,pintar,yang tidak pernah sombong.."sambung Dhira dengan cepat.
__ADS_1
sambil tertawa-tawa,kami berdua melanjutkan perjalanan ke kelas.Aku dan Dhira biasa menempati tempat duduk yang sama ketika di kelas.Saat aku melewati koridor sekolah terdengar beberapa murid lain sedang asyik membicarakan anak baru yang akan datang.Bukan maksudnya,namun tidak sengaja saja terdengar olehku,mungkin juga terdengar oleh Dira.Ternyata belum datang saja si anak baru sudah menjadi hot topic di pagi pertama semester ini!
~berjalan menyusuri koridor sekolah~
"Eh,anak barunya cewek kan?"ujar salah seorang anak cowok kelas 8 reguler di meja kantin sekolah.Kalau nggak salah namanya Ali.
"Nggak tau". Jawab teman di sebelahnya.
"Emang napa?".tanya teman di sebelahnya.
"Hmmmm gak ada"Jawab singkat dari Ali
"Eh,rasa Lo kira kira anak barunya cantik enggak,ya?".tanya Ali lagi pada temannya.
"Ah lu mah nggak suka cewek mana ngerti".
"Kalau cantik,tembak ah!".ucap Ali sambil meninggal kan temannya.
"Heleh,belum juga ketemu aja udah mikirin kayak begituan.Ntar kalau udah ketemu eh diluar dugaan mukanya jelek gimana?
"Eh hehehe,nggak jadi nembak lah.."
ketika memasuki kelas, masih saja terdengar olehku pembahasan dengan tema yang sama.
__ADS_1
"Eh,semo
ga nanti anak baru itu pintar ya!"
kata Anggi siswa yang sekelas denganku di 8A.
"Memangnya kenapa?".usik Rifal.
"*Lalu pintar kan,bisa nyontek.Hehehe."
"Wah parah banget!".
"Enggak,dong,cuma bercanda gue kok.gua takut dicap koruptor cilik gara gara menyontek".
Sebenarnya dari awal aku melangkah kan kaki ke sekolah,sudah banyak murid yang menceritakan anak baru itu.Semua pembicaraan itu hanya membuatku geleng geleng kepala.Habisnya,yang dibicaraka yang aneh aneh saja.
Sampai di kursi,Dhira membisikkan sepatah kalimat di telinga ku.
"Sepertinya,anak baru itu sudah jadi trending topik kita yang baru.Serasa di jwitter,ya.Belum apa apa,dia sudah famous(terkenal)".
Aku tertegun.Betul juga kata kata Dhira.
"Iya,dia sudah famous lebih dulu sebelum masuk.Enak ya".
__ADS_1