
***hallo readers,apakah ada yang suka dengan si embul gesrekk?hmm,di up kali ini,peran embul gesrekkk masih ada,cuma dengan kegesrekkanya kita liat apa yang terjadi
~selamat membaca***
"Embul tolong jaga pemuda ini ya,aku mau mencari makanan lagi,jangan berbuat macam macam,ingatt ya,kau jaga Embul jangan dibuang bajunya!!!,"ucap zia,memperingati si embul
~sedangkan yang diperingati hanya manggut manggut,gk tahu apa si embul mengerti,atau tidak yang penting manggut wae,😗
~*zia pergi,mencari sungai terdekat untuk mandi
~sedangkan si embul,hanya duduk memegang sebuah panci tak tahu dapat dari mana,yang jelas si embul ini selalu membawa panci yang diambilnya dari rumah zia,lalu memasangnya dikepala,dikira topi apa
"ahhg,kepalaku sakitt,dimana ini,"gumam pemuda itu lirih
pemuda itu yang melihat embul langsung berteriak "ahhhhhg,monster,"teriak pemuda itu
~bruukk,sebuah panci,melayang kekepala pemuda itu,sehingga banyak burung kecil di atas,kepalanya ck,ck,ya siapa lagi yang melayangkan panci itu,ya si embul gesrekkk,embul terkejut dengan pemuda itu yang berteriak lalu memukul kepala pemuda itu,dengan panci yang dijadikannya topi*
tak berselang lama,zia datang membawa beberapa ikan,lalu membekarnya,tanpa curiga pada embul yang berbuat macam macam pada pemuda itu,zia membakar ikan setelah matang.zia kasih tiga ekor ikan pada embul lalu lima ekor yang tersisa,tiga ekor untuk zia,dan dua ekor untuk pemuda itu,zia merasa ada yang janggal,kenapa pemuda itu belum terbangun,dengan rasa penasarannya akhirnya zia bertanya pada embul.
"Si embul apa pemuda itu,sedari tadi belum sadar.tapi kok aneh ya,kenapa kepalanya benjol,"ujar zia,menanyakan pada Si embul,dengan kejanggalan itu.sedangkan yang ditanya menggeleng kepalanya dengan polos
"tau ah,embul apa kau membuat keanehan ini,"ujar zia,kau......ucapan zia terpotong dengan desahan seseorang
"ahh,diamana aku,kenapa badanku rasanya remuk,uhugh sesak sekali nafasku,siapa kalian,ahhhggv monsterrr,"teriak pemuda itu lagi,ini yang kedua kalinya
__ADS_1
Si embul yang terkejut,untuk kedua kalinya,hendak melayangkan kembali pancinya,zia yang melihat itu tidak tinggal diam,zia menangkap tangan embul,reflek
"ohhh,jangan jangan kau tadi,juga melakukan hal yang sama hem,cepat cerita padaku,kalau tidak aku takkan mau bermain dengamu lagi,"ancam zia,pada Si Gembul
Si Gembul,menggelengkan kepalanya dengan,raut muka bersalah,lalu menggagguk mengerti
~*flashback o**n*~
~*saat selang beberapa menit,pria itu pingsan,embul mencoba membangunkan pria itu,lalu akhirnya dia teringat saat dia,membangunkan zia,Si embul menduduki pemuda itu,lalu berguling ditubuh pemuda itu,namun pemuda itu tak bergeming,lalu embul mengangkat pemuda itu ke atas pohon,lalu dijatuhkannya,namun tetap tak bergeming,hampir saja Si embul,menceburkan pemuda itu ke sungai,namun zia keburu datang
~flashback off*~
"ck,embul itu manusia,kau kira dia guling,atau kasur huhh,baiklah aku memaafkamu dan kau masih membawa panci di rumahku,"zia untuk kedua kalinya tepok jidat,untung aja anak orang tak mati,pikir zia
"Hei,pemuda kenapa kau bisa sampai di kawasanku,apa yang kau lakukan disini,"tanya zia,pada pemuda itu
"huh,baiklah apa kau,ingat namamu,atau salah satu keluargamu,atau temanmu atau apapun itu,apakau mengingatnya,"tanya zia lagi,kepada pemuda itu
"Namaku Bai Yuan,kalau keluarga aku tak punya,adikku dibunuh oleh pembunuh bayaran,yang disewa oleh,Keluarga Bai palsu itu,"ujar pemuda itu,dengan mata penuh dendam,tanganya dikepal kuat,sambil menggertakkan giginya,sangat nampak bencinya,kepada keluarga yang disebutnya palsu.
~skipp
setelah mengobati pemuda itu,zia dan embul kembali kemansion,sedangkan pemuda itu ikut bersama zia,katanya dia ingin zia,membantunya membalas dendam,jadi sementara waktu dia akan tinggal dimansion zia,di hutan Jurang Neraka,bersama keluarga dong,jia jia,dan anak panti lainnya,setelah sampai Zia,menyuruh bai masuk lalu zia,pergi keluar dari hutan Jurang Neraka,bersama nowan,pergi kelusat kota.
"aku mau beli apa ya,tau ah yang penting aku pantau aja dulu restoranku,"batin zia
__ADS_1
zia pergi kepusat kota,memakai topi bambu,dengan kain ditopi bambu,tak lupa memakai cadar putih,memakai hanfu biru air,tampak sangat bersih.
*zia masuk,lalu memesan makanan,yang ada zia bosan lalu melihat keluar,lamunan zia berhenti saat makanan sudah datang,lalu zia melihat seorang anak kecil melihat makanannya dengan air liur yang terus menetes,sambil mengusap perutnya,pakaian compang camping,serta tak memakai alas kaki,apapun terlihat sangat menyedihkan lalu zia keluar dari Rumah makannya.
"Hai Adik kecil,Apa kau mau makan,mari ikut Kakak sini,Ayo masuk jangan sungkannya,Kakak yang bayar kok,"ucap zia,sambil mengelus kepala anak kecil itu
~sedangkan yang ditanya,hanya menganggukkan kepalanya,dan masih menatap kebawah*.
"Adik kecil,Siapa Namamu?,dan Dimana Orang tuamu?,"ukar zia,sambil bertanya kepada anak kecil itu
*banyak yang terharu,dengan kebaikan gadis itu,mereka tak tahu bahwa zia akan menyamar menjadi apapun itu,untuk mengetes para pekerjanya,Apakah Mereka Selalu Sopan atau tidak,zia pernah merubah wujud menjadi kakek tua,lalu masuk dibantu karyawan zia,yang sudah zia *ingatkan,JANGAN MELIHAT BUKU DARI SAMPULNYA!. ingat itu baik baik**.
"mari Adik kecil ikut Kakak,"ucap zia,lalu menggendong anak kecil itu masuk Kedalam.
sedangkan yang dari tadi,asik memperhatikan dengan senyum menawannya.
"menarik,Calon Istriku,Aku menemukanmu,"ucap seseorang pria Misterius itu,dengan suara baritonnya.
"*baiklah,aku tunggu kau disana,hemm sangat menarik perhatianku Dewi!,"ujar pria misterius itu
lalu pria itu menghilang,entah kemana,sekan hulang tanpa jejak*!.
~***hallo minna,ohayou Siapa ya Pria itu,Apakah pemeran utama pria atau pemeran pembantu ya,hemp nantikan petunjuknya di episode berikutnya ya,atau di chapther selanjutnya
~Terima Kasih Telah Mampir,ya hehe,Author dan jangan lupa tinggalkan jejak,ya😋
__ADS_1
~Sayonara Anata😘なた***