Misteri Dibalik Kelahiranku

Misteri Dibalik Kelahiranku
8.Gadis pengemis


__ADS_3

"ditengah perjalanan keliling kota,zia berhenti untuk membeli hadiah,untuk adik adiknya,saat memilih sebuah tusuk konde untuk mikayla,zia terusik dengan kerumunan warga yang berisik"


"ada ribut ribut apa ini",gumamnya lirih,paman saya beli dua yang perak dan apa boleh saya mengukirnya dengan nama",tanya zia pada pedagang itu


"iya nona,ini silahkan",jawab,pedangang toko itu,lalu memberikan zia alat ukir


"makasih",ucap zia,kemudian mulai mengukir,setelah selesai zia memberikan alatnya lalu ini khusus dari saya,untuk paman ini harus dijual dengan harga dua batang emas,tak boleh kurang!paman saya adalah seorang seniman jadi ini karya saya,dan ini bayarannya paman",ucap zia,sambil memberikan tiga batang emas sebagai bayaran


"terima kasih nona,tapi kenapa harus mahal harganya nona",ucap pedagang pria itu


"karena aku membuat ini dari bahan yang berkualitas tinggi paman",jawab zia,dan tusuk konde ini aku hadiahi untuk paman,karena sudah membiarkanku mengukir sendir tusuk kondeku",ucap zia lagi


"baiklah paman aku harus pergi,sampai jumpa paman jangan lupa memberitahuku ya paman kalo sudah terjual,aku akan membawamu kerumah makanku,kalo barang itu laku",ucap zia


"zia,mulai terusik,dengan adanya entah apalah itu,lalu berjalan menuju keramaian,zia melihat seorang gadis pengemis yang mulai menari walau kakinya berdarah,kemudian zia bertanya kepada sang gadis kecil itu"


"apa kau bisa memainkan alat musik nona",tanya zia pada gadis kecil itu


"kedatangan zia,membawa seluruh perhatian kepadanya,walau memakai cadar,orang tetap terpesona dengan sosok zia yang berjalan anggun,dan tetap tenang"


"iya",jawab gadis kecil itu,baiklah nona kau yang bermain musik aku yang akan menari,ucap zia


"tapi aku tak ada alat musik",ucap gadis kecil itu sedih


"kau bisa main apa saja",tanya zia

__ADS_1


"kecapi,seruling,dan masih banyak lagi",ucap gadis kecil itu


"kemudian sebuah cahaya muncul yang menyilaulan mata,lalu saat cahaya meredup alat musik sudang ditangan zia,lalu memberikannya kepada gadis kecil itu"


"ini aku berikan kepadamu sebagai,hadiah pertemuan kita",ucap zia


"terima kasih kakak",ucap gadis kecil itu senang


"baiklah sebelum itu,zia lalu menyentuh kaki gadis itu,hal menabjubkan terjadi,kaki gadis itu sembuh seperti tak pernah luka",terima kasih kak,kau sudah menyembuhkanku,ucapnya sambil meraup tangan zia lalu,emhh maaf kak tangan ku mengotori bajumu,ucapnya sedih


"tidak apa apa,zia mengibas bajunya,lihat tidak kotor",ucap zia,baiklah kau main aku akan menari,ucap zia lagi


"iya kak",ucap gadias kecil itu


"lalu zia menari dengan anggunnya bak dewi yang turun kebumi dengan ilmu peringan tubuh dengan gesit zia,menari sangat indah,membuat semua terpana dengan gerakkan tarian zia,setelah selesai zia lalu mengambil kantong,sambil berjalan"mohon simpatinya,sambil tersenyum dibalik cadar,membuat yang melihat mimisan,sambil memberikan uang pada zia,setelah selesai zia menyerahkan kantong itu pada gadis kecil itu"


"zia juga memberikan 1000 tael emas,pada gadis kecil itu"


"ini sebagai ucapan terima kasihku,karna telah mengizinkanku menari bersamamu"ucap zia,sambil memberikan,satu kantong kecil koin emas pada gadis itu


"wah,kakak baik sekali,tapi ini saja sudah cukup membantuku,terima kasih kak tapi tidak usah",ucap gadis kecil itu


"namaku,jia jia,nama kakak siapa",tanya gadis kecil itu pada zia,sambil tersenyum


"namaku,zi kau bisa memanggil ku kak zi",ucap zia,membalas senyum jia jia

__ADS_1


"kau,hanya sendiri,dumana orang tua mu",tanya zia pada jia jia


"aku berdua saja kak dengan adikku,orang tua ku sudah meninggal dan adikku sakit",ucap jia jia sedih


"zia iba,pada jia jia,lalu mengelus kepala jia jia,kau mau ikut denganku,disana banyak adik adik ku dan kau akan jadi mei mei ku dan adikmu bisa tinggal bersamamu,dirumahku"ucap zia,sambil tersenyum hangat


"tapi...aku takut merepotkanmu,aku mau


mengukutimu,tapi apa aku tak merepotkanmu",jawab jia jia


"tidak sama sekali,mari ikut denganku"ucap zia,sambil mengulurkan tangannya pada jia jia


"jia jia menyambut ulurang tangan zia,lalu mengikuti zia"


"kak,kita mau kemana",tanyanya pada zia


"kita mau membeli pakaian untukmu dan adikmu pakaian",jawab zia,tersnyum hangat


"dong,dan keluarganya yang dari tadi hanya diam,mengikuti zia,terharus menyaksikan zia tak takut mendekati gadis kecil itu,tanpa jijik sedikit pun"


"terima kasih kak zi,aku sangat terharu"ucap jia jia


"iya,sama sama",ucap zia sambil mengelus puncak kepala jia jia


"mari,kita ketoko itu",ajak zia,lalu mereka mengikuti zia,mereka menaiki kereta kuda lalu,beranjak pergi kehutan terlarang"

__ADS_1


__ADS_2