MOON Diary

MOON Diary
BAB 16 [Gudang]


__ADS_3

akhirnya aku yang membuka pembicaraan aku mengajak mereka berdua untuk menonton film baru di Netflix mereka pun setuju,setelah beberapa jam kami menonton,ada episode yang membuat kami sedih bersama,tertawa bersama,dan lain lain.


sampai akhirnya episode film itu selesai kita hanya bisa menangis bersama karna ending yang benar benar sedih,"huaaa,kasian banget si Ragaa"ucap Nadya aku pun mengiyakan ucapan nya kami menghabiskan cukup banyak tisu,Queen yang berhati batu pun ikutan menangis.


setalah beberapa lama menangis dan tangisan itu reda akhirnya aku mau menceritakan tentang kak Nathan tadi"kak Nathan aneh banget sih"itu ucap ku"itu dia suka sama kamu moon!",ucap Nadya memberi tahu ku"gak mungkin!,dia beda banget sama pas di parkiran!",ucap ku padahal Nadya tidak tahu ada apa saat aku dan Queen di parkiran motor,"hah?"tanya Nadya kebingungan,aku pun menceritakan semua yang terjadi saat di parkiran ia hanya mengangguk mengerti.


aku sempat berfikir,apa itu bukan kak Nathan?,tapi aku membuang fikiran aneh itu dan tetap meyakini kalau kak Nathan adalah orang yang sangat sangat aneh.

__ADS_1


sampai beberapa jam kita mengobrol dan sedikit mengghibah tentang kak Nathan,jam pun menunjukan hampir tengah malam,mereka pun izin pulang kepada ku lalu tentu saja aku perbolehkan tadi nya aku suruh mereka untuk menginap tapi kata mereka terlalu dadakan,jadi mereka pulang.


keesokan harinya,saat pagi ternyata Abang ku sudah pulang sekitar jam 2-3 pagi,mereka menggunakan kunci cadangan untuk membuka pintu yang aku kunci dari dalam.


aku pun beraktivitas seperti biasa mandi,sarapan,lalu berangkat sekolah pasti nya sebelum berangkat sekolah aku berpamitan kepada kedua bang ku ternyata bang Jayden ingin mengantar ku hari ini yasudah,aku pun mengangguk mau.


aku berjalan ke kelasku dan kali ini tak ada sesuatu di meja ku,aku pun tersenyum senang,akhirnya kak Nathan tau aku cukup risih karna ulah nya,sampai tiba tiba bel masuk berbunyi.

__ADS_1


setelah menyelesaikan beberapa pelajaran yang membuat ku stress akhirnya bel istirahat berbunyi seperti biasa juga aku,Queen,dan Nadya ke kantin,aku sempat tenang karna sudah tidak ada yang menggangguku,sampai tiba tiba kak Aurel dan geng nya kembali mendatangi ku,sedangkan aku tidak bersama siapapun karna Nadya yang kebelet tadi akhirnya di temani oleh Queen jadi sekarang aku sendiri,keringat dingin seluruh tubuh ku,karna katanya kak Aurel juga pandai bergelut.


kak Aurel mendekati wajah ku dan menyuruh ku mengikuti nya ke lapangan basket,karna ia mengajak ku ke tempat yang lumayan ramai jadi aku mengiyakan.


ia berjalan dan aku mengikuti nya sampai kita sampai di belakang lapang basket ternyata,ia menampar wajah ku terlebih dahulu lalu aku di masukan ke dalam gudang penuh debu,gudang yang sangat jarang di datangi.


rasanya sesak di sana,hanya sedikit ventilasi udara yang dapat masuk,apalagi aku takut akan gelap,aku menangis dan mencoba mendorong pintu gudang tetapi tak ada jawaban sama sekali.

__ADS_1


__ADS_2