
...pagi hari yang sangatlah indah burung berkicau merdu,dan alarm pun berbunyi sangatlah kencang,sampai saatnya aku bangun,aku segera mandi karna takut terlambat,selesai itu aku turun untuk sarapan ada ayah dan mama di meja makan tersebut menatapku sinis,aku merasa aku bukan seperti anak nya!,aku turun dan duduk di antara bang Jayden dan bang Hendra"kamu Home schooling aja deh moon!"tiba tiba mama berucap seperti itu,membuat ku geram!!"kenapa ma?"aku berusaha berucap sopan kepada mamaku,walau ia sangat jahat padaku ia tetap saja mamaku...,"agar kamu bisa langsung kerja di perusahaan keluarga kita ini!"itu jawaban ibuku,sesak rasanya sudah aku ucapkan berkali kali aku tidak mau bekerja di situ! lagi pula masih SMA,menurutku mama dan ayah hanya memerlukan anak nya untuk menghasilkan uang,"aku gak mau ma!"aku mengucapakan itu dengan nada yang cukup tinggi"kapan kamu diajarkan berbicara seperti itu pada orang tua!!"ucap ayahku yang tiba tiba masuk kedalam obrolan aku dan mama"KENAPA SIH?!!,KENAPA HIDUP MOON KALIAN YANG ATUR?!!"jelas aku sangat marah aku sampai berkata seperti itu seraya membanting gelas yang aku pegang hingga pecah,ayah segera menamparku dan menyeretnya ke gudang,di sana tempat yang sangatlah gelap dan menakutkan ayahku mengambil ikat pinggang yang merekat di pinggangnya lalu mencambuk ku,perih badanku saat itu bang Jayden dan bang Hendra tak bisa apa apa,mereka hanya diam sampa tiba tiba ayah melemparku sepeda tua yang ada di gudang sehingga aku pingsan aku tak bisa melihat apa apa tapi aku mendengar sesuatu "AYAH!!,ini sudah kelewatan!"aku yakin itu bang jayden,rasanya aku mau gila karna hal ini kenapa aku harus mempunyai orang tua seperti mereka tuhann,kenapa!!,aku lelah!,aku mau mati!,harusnya ayah tadi jangan hanya melemparku dengan sepeda tua tapi juga dengan pis*u!!....
__ADS_1
...aku dibawa ke rumah sakit oleh bang Jayden dan bang Hendra,saat mataku mulai terbuka aku melihat tubuhku yang serba dililit perban yang tadinya berwarna putih,sekarang terlihat ada warna merah darah yang hampir memenuhi perban tersebut,"Moon are you ok?,please wake up!!"ucap bang Jayden yang terus menggerakkan badan ku apakah ia tak sadar jika mataku sekarang sedikit terbuka"Abang..."aku memanggilnya agar dia sadar jika aku sudah bangun"moon!!,kamu tak apa kan,maafkan aku yang hanya diam tadi!"ucap bang Jayden yang sedang mengeluarkan sedikit demi sedikit air matanya"udah jangan nangis dong!,nanti moon ikut nangis loh!"ucapku yang sebenarnya sangat ingin sekali menangis....
__ADS_1
...To Be Continued......
__ADS_1