Musuhku Adalah Imamku

Musuhku Adalah Imamku
berakhirny ospek


__ADS_3

"alhamdulillah y bel, ospek kita selesai, ngak ad tu harus bangun pagi-pagi kali untuk ke kampus". via pun sambil tertawa.


"iya alhamdulillah, ak jadi ngak perlu liat muka si gundoruo itu tiap hari". dengan nada sedikit kesal


"kamu kenapa she Bel, sering amat nyebut kak frans itu gundoruo, entar jumpa beneran loo kamu".


"emng iya gundo dy, di mana-mana bisa ada , datang juga kadang tanpa suara kan"??,, jawab bella nyeleneh😅


"y udah yuk kita pulang"


sesampainy mereka di parkiran sepeda motor, bella mendapati sepeda motorny kempes,


"bel..bel.. ban mu kempes itu" teriak via ke bella.


"apa iya vi" berhentikan sepeda motorny turun dan melihat kearah ban.


"iisss,,, iy ni ban ku kenapa y, mana udah sore lagi vi".


"ayuk,, aku bantu cari bengkel terdekat bel"!!.


dari arah berlawanan, frans melihat bella sedang mendorong sepeda motorny, frans pun menghetikan laju mobilny untuk berhenti menyapa mereka.


"kenapa??,, tanya frans k bella dan via


"bocor kak ban honda bella". dijawab via.


"udah mau magrip ini, mana ada bengkel yang buka magrib-magrib gini".


"udah vi, ngak usah dengerin dia, ayok bantu aku dorong ini".


"tapi bel, yang dikatakan kak frans benar, bentar lagi magrib, aku juga kalau malam pulang kuarang bisa bel, karena mataku ini". via berkata sambil benerin kacamata yang ia kenakan.


"ya udah pulanglh kamu". dengan nada sedikit membentak via.


"kamu marah bel"??,, tanya via sedih.


"tidak, udah balik luan sana, didepan juga kn ada bengkel, nantik aku coba mintak tolong benerin ban ku dulu sebelum orangny tutup".


frans yang masih berdiri didekat pintu mobilny sambil menyilangkan tangan melihat bella tak memperdulikanny, langsung menghampiri bella kesebrang jalan tepat dimana bella berada.


"udah, kamu percaya dengan saya, didepan itu, kalau udah jam segini, udah pada tutup, capek-capek kamu dorong ini kedepan sana, hasilny zonk". sambil menghentikan bella yang terus saja mendorong sepeda motorny.


"jadi, mksud kamu itu apa"??,, aku tinggalin gitu speda motor ku ini di sini, trus aku pulang jalan kaki"???


"udah sini motorny" frans meminta dari bella sambil memegang stang sepeda motor bella.


"eehh... mau ngapain kamu"??,, tanya bella dengan penuh rasa curiga.


"ini sepeda motormu mau ku jual," jawab frans sambil tertawa kecil.


"emang ngak ada beresny ini anak" .


"mau kamu bawak kemana, ngak usah ngada-ngada y, males aku ribut dengan mu, pulang sana kamu frans".


bella mendorong frans dengan tanganny.


keseimbagan bella pun hilang dan akhirny bella terjatuh dengan sepeda motor menimpa sebagian badan bella.


"aaaaakkhhhhhhh, adduuhhhh". teriak bella sambil setengah menagis.


dengan sigap frans langsung medirikan sepeda motor yang menimpa bella dan langsung mendirikan bella.


"makany kamu itu, udah mau ditolongin, jagan ngelawan, kualat kan". frans sambil tertawa.


bella pun sedikit menagis karena merasa sakit ditimpa sepeda motor dan karena ada luka disalah satu siku bella, bella pun mengusap-usap bagian kaki dan tangan yang terasa sakit.


"udah kamu tunggu disini, akan aku urus sepeda motormu ini" frans pun membawa sepeda motor bella entah kemana,


tiba bella melibat frans hanya berjalan tanpa ada membawa sepeda motor bella di tanganny.


" sepeda motorku mana"??,,, tanya bella dengan penuh khawatir.


"aku titipkn dengan satpam kampus, besok pagi akan ku urus sepeda motor mu itu".


"beneran aman kan"??? tanya bella dengan penuh khawatir, karena kalau hilang bella tidak mau papa dan mamany memarahiny dengan tidak membelikan sepeda motor baru lagi, karena itu sepeda motor ketiga yang dibeli, setelah dua lainny hilang karena bella lupa mencabut kunciny.


"aman!!! udah yuk ku antar kamu pulang". frans sambil menarik baju bella untuk ikut berjalan denganny menuju dimana mobil frans diparkirkan.

__ADS_1


didalam mobil frans memulai percakapan deluan setelah 15 menit tidak ada percakapan sama sekali diantara mereka berdua.


"dimana rumah mu??",,,


"perumahan harapan pelangi, jalan bunga block D". dengan singkatny bella menjawab dan kembali diam.


tidak lama berjalan azan magrib berkumandang, mereka pun berhenti di masjid untuk shalat.


"kita shalat dulu y" frans berjalan minggir ke tepi jalan untuk menghentikan mobil untuk masuk ke halaman masjid.


setelah shalat selesai, mereka pun kembali dimana mobil frans terparkir, terlihat frans yang sudah menunggu berdiri diluar mobil, sambil menelfon.


"nantik kita sambung lagi y maa, assalamualaikum,"!!,, frans menutup telfonny, tak lain adalah mamany.


"udah siap kamu, ayok naik, saya masih ada urusan lain habis isya nanti". frans berkata sembari membuka pintu mobil dan duduk didalam.


"naik apa lagi yang kamu tunggu"!!,,, mempersilahkan bella untuk naik, sedari melihat bella masih berdiri di luar mobil.


10 menit kemudian, Bella pun sampai didepan pintu gerbang rumahny.


"ini kan rumah mu"??,, sembari membuka kaca mobil dan bertanya kepada bella.


"iya",,, jawab bella datar sambil membuka sefety belt yang ia gunakan dan ingin membuka pintu mobil, berusaha membuka pintu tetapi tetap tidak bisa, bella melihat frans yang sedang nyengir-nyengir melihat bella berusaha membuka pintu mobil,


"kamu buka dong kunciny ini, gimana ak mau turun. gemblong". ejek bella kesal melihat frans yang mentertawakanny.


"kamu itu tidak ada terima kasihny y, dari kampus dan kamu juga udah aku anterin pulang sepanjang jalan 15 menitan ini, diem aja kamu"..


"aku kn ngak ada mintak tolong, dasar gundoruo," ucap bella kesal pelan.


"APAaa"??,, tanya frans sedikit mendelik.


"terima kasih, kamu udah mengantarku pulang" ucap bella kesal


melihat bella yang sedikit tidak begitu senang, frans pun tertawa.


"udah turun kamu".


"dari tadi juga aku mau turun, kan kamu yang tidak membuka kunci pintuny".


melihat bella telah turun, frans pun melajukan mobilny dengan cepat.


setelah bella masuk kerumah, sudah siap bersihkan źhhzzhzhźzy7diri, bella tersadar kenapa rumahny sepi tidak ada terdengar suara papa, mamany, bella pun keluar kamar untuk menemui Bik arni.


"Bbiikkk..." teriak bella dari arah kamarny untuk keluar ke dapur mencari di mana bik arni berada.


"iy non.. ada apa"??,,


"mama mana bik"??,,


"keluar non sma papa non dari sore tadi, belum ada kembali sampai sekarang",,


"ke mana Bik"??,, tanya bella penasaran.


"ngak tau non, bibik tidak berani bertanya".


"y udah bella kembali kekamar y bik, mau tidur, capek".


keesokan paginy bella keluar kamar menuju ke meja makan, melihat papa dan mamany sedang sarapan pagi.


"pagi ma, pa",,


"pagi sayang, udah bangun kamu"??,,


"udah ma",,


"ngak ke kampus kamu syang, sepeda motor mu mana Bel?? ngak ada di bagasi mama liat"??,,


"iy ma, bella tinggal dikampus banny bocor ma".


"kok bisa sayang"??,, tanya mama penasaran.


"ngak tau ma, waktu bela naikin, ban ny udah kempes ma, dibawak jalan juga ngak bisa, kebetulan kemarin udah sore kali, tidak ada bengkel yang buka".


"owhh,, jadi ini kenapa kamu tidak kekampus mengambil sepeda motormu itu"??,,.


"ada kawanku ma yang mau ngurusin itu"??. sambil tersenyum.

__ADS_1


"kenapa kamu"?,, bertanya karena melihat anakny terseyum ngak jelas.


"ngak ada ma"!!


"y udah bella siap-siap ke kampus y ma, pa"


setelah melihat bella masuk ke kamarny, mama pun berinisiatif untuk membuka percakapan dengan suaminy masalah perjodohan anak satu-satuny ini.


"pa, ada yang mau mama bilang pa"!! sambil tersenyum ngak jelas.


"apa ma, ngomong lh, biasa juga kalau ngomong tidak pernah bilang-bilang langsung aja nyerocos".


"iisss,, papa ini, mama serius pa".


"iya apa ma"??.


"papa, ingatkan dengan teman papa sewaktu masih berkerja di perusaha X dulu, yang dulu pindah ke kalimantan pa".


"siapa"?? tanya papa penasaran.


"Diki"??,,


"iya, kemarin waktu mama ke mol, mama bertemu istriny pa, diana, lalu mama ajak kerumah kita untuk berbincang."


¹


"cerita apa mama dengan diana, apa bersama dengan diki juga dia"??,,


"tidak pa, diana sendiri ke Mal",,


"lantas apa yang mau kamu sampaikan ma, apa hubunganny dengan mereka??".


"papa ingatkan mereka punya anak cowok yang usiany itu ngak jauh dari bella, ternyata waktu diki pindah tugas ke kalimantan, anakny itu menetap di bandung pa.


"truss,,, kenapa??"


"mama dan diana berniat menjodohkan mereka pa, kebetulan juga anak mereka itu sekarang 1 universitas dengan bella"


"emangny mereka setuju?? mau anakny dijodohkan dengan anak kita??".


"diana pa yang punya inisiatif deluan, memang mereka kembali kebandung mau menjumpai kita, y karena ini".


"diana bilang, kalau selama mereka di kalimantan, takut tidak ada yang mengontrol dan melihat frans di sini, jadi mereka berniat menjodohkan anakny dengan anak kita".


"kenapa harus keluarga kita, diki kan banyak colega-colegany di bandung ini".


"karena mereka merasa dekat dengan kita pa, lagian papa ksn juga udah lama mengenal diki kan??".


"wajar dong kalau mareka mencari kita".


"truss,, anakny mau ngak, mama emang udah nanyak ke bella dia mau apa tidak dijodohkan dengan anaknh diki"??,,


plaakk.. hp bella terjatuh ke lantai, sontak kedua orang tua bella melihat dari mana arah jatuh tersebut.


"bella"!!,, mama langsung berdiri dan menghampiriny di depan pintu kamar.


"siapa ma yang mau mama jodohkan, bella??".


mama tersenyum sambil merangkul bella sembari berjalan menuju meja maka.


"kamu mau kan sayang"??,,


bella pun tersenyum sembari memberikan tawa.


"mmmm... ngak ma" bella pun melepaskan gengaman tanganny dari mama.


"2021 ini loo maa,, masih ada juga orang tua, yang ingin menjodohkan anakny??".


"udahlah ma, pa, bella berangkat kekampus dulu, assalamualaikum".


"walaikumsalam" papa mama bella serentak membalas salam anakny.


"gimana pa"??


"mama uruslh, papa mau berangkat dulu". memberikan tangan untuk disalam istriny.


***

__ADS_1


jagan lupa berikan masukan dan komentar anda yes😍


supaya saya lebih semangat lagi memikirkan ide ide yang baru dalam mengembagkan novel pertama saya ini😊


__ADS_2