Mutiara Tersembunyi Milik Sang Mafia

Mutiara Tersembunyi Milik Sang Mafia
tidak diinginkan


__ADS_3

"Sebastian dan Fatimah, melaksanakan pernikahannya di pondok pesantren Abi Ali Jaffar, yang terletak di kota Padang Pariaman yang cukup terkenal di berbagai daerah dan pondok yang didirikan pada tahun 1954 yang cukup besar dengan murid sekitar 1000 murid…"


pernikahan Sebastian dan Fatimah dengan dihadiri murid pondok pesantren dan keluarga dekatnya


"setelah acara selesai Fatimah dan Sebastian berpamitan kepada kedua orang tua Fatimah untuk membawa Fatimah ke Jakarta, karena Sebastian banyak pekerjaan yang tidak bisa di gantikan,"


"Abi Fatimah dan Bastian harus pergi ke ke Jakarta karena Sebastian harus mengerjakan pekerjaan kantornya karena tidak bisa digantikan…?"ucap Fatimah kepada Abi dan umi


"oh iya kami tau nak Bastian pasti sangat sibuk, jadi tolong jaga Fatimah ya Bastian,…!" ucap Abi Ali Jaffar kepada Bastian


"oh…baik Abi…!"jawab Sebastian


"nak jaga diri baik-baik ya nak jangan pernah lupa untuk menjaga apa yang telah kami ajarkan kepada mu nak!"… ucap Abi dan ummi kepada Fatimah


"jangan pernah membantah perkataan suami mu nak karena kewajiban mu sekarang melayani seluruh kebutuhan suami mu, surgamu terletak di bawah kaki suamimu…"nasehat Abi kepada Fatimah


"baiklah Abi Fatimah akan mengingat semua nasehat Abi…"ucap Fatimah


abi umi kami permisi takut ketinggalan pesawat…" ucap Bastian kepada umi dan Abi Fatimah


"oh… baiklah…"jawab Abi dan ummi bersamaan

__ADS_1


kalau sudah sampai kabarin aku ya kak…" ucap Aisyah adik kandung Fatimah.


"sesampainya di mension utama keluarga Fernandes grup yang begitu besar di depan gerbang yang menjulang tinggi tinggi Fatimah terkagum melihat begitu indah rumah keluarga mertuanya ini"


Masya Allah ini rumah apa istana…"batin Fatimah


ketika pintu mention itu terbuka Fatimah tercemar melihat seluruh perabotan rumah yang berlapiskan emas. Fatimah tidak berhenti-henti nya mengucap syukur kepada Allah subhanahu wa ta'ala, atas nikmat yang Allah berikan.


"Fatimah…" panggil mami


Fatimah yang melamun tidak sadar bahwa dirinya dipanggil oleh mami Julia


"Fatimah…Fatimah…Fatimah…" panggil mami


"eh kok panggil Tante panggil mami dong…! kan kamu sudah jadi anak mami juga kan biar seperti Bastian panggil mami gituh…"jawab mami Julia


hehehe kekeh Fatimah kecil "eh iya…ma…mi…" jawab Fatimah gugup sa


"Fatimah dan mami Julia yang telah sampai di depan kamar Bastian mami Julia lalu membuka kamar dan menyuruh Fatimah untuk masuk ke dalam kamar…


Fatimah melihat seisi kamar yang begitu mewah dan indah dan tidak lupa mengucap syukur kepada Allah subhanahu wa ta'ala

__ADS_1


"Fatimah ini kamar kamu dan Bastian…"ucap mami Julia kepada Fatimah


"baiklah mami mau kebawah dulu…" ucap mami Julia


"oh iya mi Fatimah masuk dulu…"jawab Fatimah


(Fatimah mendorong kopernya kedalam kamar mandi untuk membersihkan diri dan bersiap untuk tidur karena hari sudah menunjukkan pukul 22.00 WIB.)


"Fatimah yang selesai menukar bajunya Fatimah menuju ke ranjang ukuran sing size itu."


"hai kamu stop…" ujar Sebastian kepada Fatimah


"mau Apa kau di sana…Jagan harapkan kita seranjang…aku tidak akan menyentuh mu"…ucap Sebastian kepada Fatimah


...🖤🖤...


...Baiklah para pembaca novel ini bab ini sampai sini saja...


...jangan lupa like dan follow noveltoon ini...


...baiklah sampai jumpa di bab lainnya...

__ADS_1


...terimakasih...


__ADS_2