
Christal POV
Aku hari ini dapat telepon untuk pergi ke perusahaan William corp. Awalnya aku kira salah sambung rupanya enggak. Jadi aku memutuskan untuk ke sana siapa tau ada urusan penting. Aku juga memutuskan ke sana sendiri karena Hana aku titipkan ke Dea. Sampai di sana pemandangan pertama yang aku lihat adalah orang yang lagi baru mau ciuman.
"Maaf ganggu tapi tadi saya mendapat telepon untuk pergi ke sini. Awalnya saya kira ada yang penting rupanya Mr.Willam hanya ingin memamerkan keromantisan hubungan anda semoga langgeng nya. Permisi." Setelah mengatakan itu aku segera pergi dari sana.
"Kamu kecewain aku lagi Ray." Batin ku.
Christal POV end
Author POV
"Ahh, ini semua karena Lo tau gak!!" Dorong Rayhan pada Maura dari pangkuan ya.
"Kok kamu kayak gitu sih beb." Ucap Maura dengan nada manja.
"Ryan!!!!!" Panggil Rayhan ke sekretaris nya.
"Iya ada apa pak." Datang Ryan dengan napas tersendat-sendat.
"Bawa dia keluar dari sini kalau sudah kamu kesini lagi." Perintah Rayhan ke sekretaris nya.
"Baik pak." Jawab Ryan dengan gaya hormat.
__ADS_1
Setelah Ryan membawa lebih tepatnya menyeret Maura keluar dari ruangan Rayhan. Rayhan hanya memikirkan apa yang harus ia lakukan selanjutnya.
"Kenapa makin kacau sih. Pasti Christal makin benci sama gue. Gue harus segera cari tau tatal dimana karena cuma dia yang bisa bantu gue untuk membatalkan perjodohan ini." Ucap Rayhan
Tok Tok Tok
"Masuk." Suruh Rayhan pada si pengetok pintu.
"Iya ada apa bapak suruh saya kesini lagi?"
"Kamu kenapa gak kasih tau saya kalau CEO dari Loryo group datang dan siapa yang telepon CEO Loryo group datang kesini." Tanya Reyhan beruntun dengan emosi yang meledak-ledak.
"Pertama tadi saya lagi bikin kopi jadi saya gak tau ada yang datang dan yang kedua tidak ada orang yang menghubungi CEO Loryo group untuk datang kesini." Jawab Ryan dengan tenang karena sudah biasa dengan sifat Rayhan yang pemarah.
"Baik pak." Jawab Ryan dan segera pergi.
"Kayaknya ini udah di rencanakan. Gue harus selidiki ini semua." Batin Rayhan dan segera menelpon anak buahnya.
"Tolong kamu selidiki siapa saja yang menelepon CEO Loryo group seharian ini." Suruh Rayhan pada anak buahnya.
"Baik pak akan segera saya selidiki." Jawab anak buahnya.
Tutttt (suara telepon di matikan)
__ADS_1
Setelah itu Rayhan kembali menyibukkan diri dengan berkas berkas nya.
Dilain sisi setelah Christal pergi dari perusahaan William corp di perjalanan ia mengalami kecelakaan. Karena mobilnya di tabrak dari belakang dan ia segera turun untuk melihat nya dan meminta pertanggung jawaban.
"Maaf maaf saya gak sengaja." Ucap orang yang menabrak mobil Christal.
"Ini kartu nama saya maaf soalnya saya lagi buru buru, permisi." Ucap orang itu lagi dan langsung pergi.
Di kartu nama tersebut tertulis
Perusahaan William corp
Nama: Christof Angelino Wijaya
Status: Manajer keuangan
Nomor telepon: 08** **** ****
Ia hanya menatap nya sekilas dan menyimpan nya di tas. Setelah itu ia pun melanjutkan perjalanan nya kembali ke kantor. Di sepanjang perjalanan ia merasa sesak bercampur sedih dan cemburu. Ia sadar kalau ia masih mencintai Rayhan tapi karena rasa kecewanya yang begitu dalam menutupi rasa cintanya. Sesampainya di kantor ia hanya mengerjakan berkas berkas nya karena Hana sedang tidur. Kalau soal orang yang meneleponnya tadi pagi ia tidak ingin memikirkan nya dulu karena ia sedang tidak mood setelah melihat kejadian tadi pagi dan orang yang menabrak mobil nya.
Author POV end
Apakah yang akan terjadi dengan hubungan Rayhan dan Christal? Baca terus ceritanya.
__ADS_1