My Bad Boy

My Bad Boy
Tidak mungkin


__ADS_3

J-hope pov


Mendengar kabar dari xiumin hyung kami segera ke rumah sakit,sesampainya di sana aku segera masuk ke dalam ruangan hae-gi,aku pun duduk di samping nya seraya membuang nafas panjang dan memejamkn mata ku untuk sesaat.



"annyeong hae-gi aah,apa kau tidak merindukan ku?kenapa kau tertidur sangat lama..apa kah mimpi mu lebih indah dari ku?tidak apa apa jika kau tidak merindukan ku,tapi aku merindukanmu dengan senang hati.segeralah sadar hae-gi,jika kau takut di sakiti jin tenang saja..akan ku pukul dia sungguh..bangun lah hae-gi..apa kau tidak kasihan melihat kami hae-gi?kami sedih melihat mu begini..bangun lah"ucap ku lirih.


Aku pun menggenggam tangan kecil itu dan mencium punggung tangan nya,aku melihat jari tangan hae-gi bergerak perlahan lahan namun matanya masih tidak terbuka.


"aku tau kau mendengar ku,segeralah sadar jangan membuat kami cemas,


Kalau begitu sampai nanti"ucap ku melangkah keluar.


Jin pov


Dengan susah payah aku meminta izin kepada kai hyung dan xiumin hyung agar memperbolehkan ku masuk melihat hae-gi akhirnya mereka mengizinkan ku,aku pun masuk ke dalam ruangan itu dan segera duduk di samping nya.


"chagi aaah..kau terlalu lama tidur bangun lah,aku tau kau enggan untuk terbangun karena aku menyakiti mu terlalu dalam,aku minta maaf..karena kebodohan ku aku terpaksa kehilangan mu..hiks..maafkan aku yang terlalu tempramen hingga menampar mu..hiks..maafkan aku hae-gi..aku mencintaimu,namun karena kebodohan ku..aku...hiks...maafkan aku"ucap ku menangisi kesalahan ku,tanpa ku sadari buliran air mata telah keluar dari sudut mata hae-gi.


Satu jam telah berlalu,dan member bts masih setia di rumah sakit,hae-gi sudah di pindahkan di ruang rawat inap.dan di dalamnya di penuhi oleh bts dan kai,xiumin,sehun chanyeol dan chen.


Disaat semuanya tengah sibuk dengan kegiatan masing-masing hingga tidak ada terdengar suara sedikit pun,hingga akhirnya keheningan itu terpecah kan.


"oppa..."


"hiks..hiks..oppa"


Mereka mengarah kan pandangan ke sumber suara dan mendekat ke hae-gi,perlahan hae-gi membuka kelopak matanya.


"oppa...dimana kalian?hiks..hiks..kalian dimana?aku ketakutan hiks"


Dengan segera xiumin memanggil dokter,setelah mengecek keadaan hae-gi dokter pun memberi tahu keadaannya saat ini tepat di depan hae-gi.

__ADS_1


"syukur lah hae-gi sudah sadar dari koma,dan untuk kesehatannya ia sudah dinyatakan sehat hanya saja kaki nya perlu menjalankan beberapa terapi agar tidak kaku saat berjalan,permisi"


"oppa...hiks..hiks...opppa...tolong aku..hiks..dimana ini..ini sangat gelap aku takut oppa...hiks"tangis ku terisak.


Oppa kai dan xiumin memeluk ku dengan erat,"tenang lah hae-gi,jangan takut kamu disini" ucap mereka bersamaan.


"apa yang terjadi oppa..hiks kenapa di sini semuanya gelap oppa,aku sangat takut..hiks hiks..ku mohon nyalakan lampu nya"ucapku sesegukan.


" tidak hae-gi tidak..hiks..disini sudah terang..hiks..maafkan aku yang tidak bisa memberikan mata ku pada mu..hiks..kau buta hae-gi maaf kan oppa mu ini"ucap kai lirih.


"b...b...buta?tiitti..tidak mungkin oppa!aku tidak mungkin buta!ini pasti ada yang salah dengan listrik nya!aku tidak buta!hiks..ku mohon siapa pun tolong nyalakan lilin nya!aku tidak buta!"teriak ku histeris.


"hae-gi maafkan aku.."ucap jin lirih.


"pergi kalian!pergi!aku tidak ingin bertemu kalian lagi!pergi!aku tidak mengenal kalian!aku tidak kenal dengan yang namanya bts!pergi kalian!anggap lah kita tidak pernah jumpa!!hiks..hiks..hiks"nangis ku histeris.


Akibat terlalu banyak menangis,kepala ku terasa pusing dan akhirnya aku pingsan,dengan segera oppa xiumin memanggil dokter.


"kemungkinan besar hae-gi hanya bisa mendapatkan donor mata dengan orang yang memiliki gen tulang sum sum belakang yang sama"ucal dokter lagi.


(maaf ya ges klo masalah gen nya nggk jelas,soalnya ini hasil pemikiran author hehehe😅)lanjut..


" berarti,mata kyung soo cocok dengan hae-gi"ucap chanyeol


"aku akan mencarikan pendonor mata hae-gi"ucap chen.


Disini lain,di bangku rumah sakit mereka sangat sedih melihat keadaan hae-gi seperti ini,di tambah lagi dengan perkataan hae-gi yang menganggap mereka tidak pernah bertemu,j-hope tertunduk lesu di bangku rumah sakit itu semakin terngiang perkataan hae-gi.


"se begitu sakitnya kah ia hingga berbuat seperti ini?"tanya j-hope dalam hati.



Disaat semuanya tengah terdiam memikirkan solusi untuk hae-gi,seorang pria dengan sweater serta rambut yang sedikit acak acakan menghampiri mereka.

__ADS_1


"aku bersedia memberikan mata ku untuk hae-gi"ucap pria itu.


"kau"ucap j-hope kaget.


"dong min!"ucap kai,xiumin, chanyeol sehun dan chen bersamaan.


Ya orang itu adalah dong min,yang tidak swnga lewat dan mendengar pembicaraan mereka dengan dokter.



"apa kau yakin dengan ucapan mu?"kata kai.


"aku yakin,anggap saja ini sebagai penebusan rasa bersalah ku atas apa yang selama ini aku lakukan pada hae-gi"ucap dong min bersungguh sungguh


"tapi kau bisa meninggal akibat ini"ungkap xiumin.


"kai hy dan xiumin hyung,bisakah kita bicara bertiga saja sebentar?"tanya dong min.


Kai pun mengangguk dan pergi ke tempat yang lebih sepi dengan xiumin,setelah membicarakan sesuatu yang sangat serius akhirnya mereka menyetujui operasi tersebut dan segera menghadap dokter.


"apa kau yakin?"


"ya saya yakin dok"ucap dong min serius.


"jika operasi ini dilakukan,kemungkinan keadaan pasien pendonor akan nge down akibat belum siap,takut atau apa pun,di tambah lagi dengan pe..."


"sudah ku katakan aku siap menerima konsekuensi apa pun itu"memotong perkataan dokter.


"baiklah,saya akan mengatur kpn hae-gi akan di operasi"ucap sang dokter.


"huuft...semoga dengan pengorbanan ku ini hae-gi tidak akan membenci ku"ucap dong min dlm hati.


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2