
Shasha yang melewatkan interview kerjanya kali ini membuatnya sangat sedih , impian yang sudah ada di depan mata kini hilang begitu saja , dengan wajah yang sangat murung dia pun keluar dari perusahaan Fai...
" Gimana caranya aku jelasin ke mereka , ? " gumam shasha dengan penuh penyesalan mengingat kedua orang tuanya yang sudah berkorban banyak untuknya selama ini , namun sekarang pengorbanan mereka hanya menjadi sia² ...
" Ini semua gara² dia , kalau bukan karna dia aku bisa punya kesempatan untuk kerja di perusahaan ini " Keluhnya yang kesal dengan laki² yang sudah membuatnya kehilangan mimpinya itu "
namun tiba² dia yang tertegun dengan kejadian tadi pagi mengingat laki² itu yang sepertinya juga sedang ada dalam masalah yang lebih besar dari pada dirinya...
Sssssttttttttt.......
mobil mewah berwarna hitam mengkilat itu yang kini hampir saja menabraknya
" Dia lagi...dia lagi , kenapa dimana² selalu ada dia " Keluh zheming yang hampir saja menabrak shasha dengan mobil mewahnya itu
Shasha yang melanjutkan langkahnya tanpa menghiraukan mobil yang hampir saja menabraknya tadi , wajah shasha yang terlihat sangat aneh membuat zheming sedikit mencemaskannya
" Heii.....teriak zheming yang turun dari mobilnya , memanggil shasha yang sudah jauh di depan
__ADS_1
Sedangkan shasha yang sama sekali tak mendengar teriakan dari zheming tsb , fikirannya yang kini kosong membuatnya melamun sepanjang langkah kakinya itu....
Karna sedikit khawatir dengannya zheming pun berlari ke arahnya..
" Heiii.....!!! kamu tuh denger gak , dari tadi aku panggil gak nyaut²..." tegas zheming yang sebari membalik bahu shasha sedikit kasar...
"Kalo aku gak denger emangnya kenapa , ada masalah .....o,ya satu lagi nama aku bukan hei ,ngertiii !!! tegas shasha yang sedikit kesal padanya lalu berbalik begitu saja meninggalkannya ...
Zheming yang sama sekali tak mengerti apa yang sudah terjadi , melihat sikapnya kali ini yang jauh berbeda dari sebelumnya yang membuatnya sangat bingung ...
" Ehh...kamu tuh kenapa sih , aku belum ngomong apa² kok udah marah duluan dasar aneh banget !!" ucap zheming yang sedikit menyindirnya kala itu
" Marah.....!!! apa aku juga gak punya hak untuk marah , jadi hanya orang² kaya di dalam sana yang bisa marah² tanpa ingin mendengar sedikit pun penjelasan dari aku , menurut kamu apa ini adil hahhh..!! sentak shasha yang tiba² emosi bercampur air mata yang menetes di pipinya
Shasha yang saat ini sangat kecewa pada dirinya sendiri yang membuat air mata itu tak bisa lagi membendung kesedihan yang dirasakannya
"Ehhh....ehhh......jangan nangis dong , nanti disangkanya aku ngapa² in kamu lagi ? udah² ...aku minta maaf deh , disini aku yang salah pokoknya semua nya salah aku , kamu mau marah apa aja silahkan tapi ....jangan nangis dong !!!
__ADS_1
ucap zheming yang panik sebari mengusap air mata di pipi shasha yang terasa begitu lembut
Sontak sentuhan lembut dari zheming itu membuat shasha dengan spontan memeluknya begitu saja, dia juga menceritakan kesedihan yang dialaminya sekarang ,
walaupun zheming yang sebenarnya masih bingung dengan cerita shasha yang tidak jelas terdengar , karna bercampur dengan tangisannya yang sudah tersedu² , namun zheming yang berusaha tetap terus menenangkannya dengan perasaan yang hangat
Disisi lain tak sengaja sang nenek yang berada di dalam mobil mewahnya itu melihat cucu laki² nya itu yang berpelukan dengan seorang perempuan yang tak jauh dari perusahaannya , mengingat selama ini zheming yang tak pernah dekat dengan wanita manapun yang membuat nenek penasaran dengan latar belakang gadis yang ada dipelukan cucu kesayangannya itu...
" Siapa gadis itu ?" tanya nenek pada ajudan yang duduk di depannya
" Ohh...itu sepertinya gadis yang bersama tuan muda tadi pagi , oya... saya juga tadi menemukan ini " saut ajudan itu yang sebari memberikan berkas² shasha yang terjatuh di lantai tadi pagi...
.
.
.
__ADS_1
Hai semuanya semoga kalian suka ya sama cerita aku kali ini , salam senyum buat semuanya xiexie 🙂