My Cold Twins

My Cold Twins
my cold twins


__ADS_3

acara pensi telah usai semua siswa siswi membubarkan diri ke rumah masing-masing.


tak disangka mobil yang dikendarai oleh putra-putri kediaman Anderson, Abraham, Wilson,William, Lazuardi, Jareda, Jefferson, Lincoln menuju tujuan yang sama,ya memang mereka satu kompleks namun ada yang sudah mengetahui,ada yang belum bahkan tidak tau bahwa area rumah mereka saja berhadapan.


Anderson—Williams


Abraham—Wilson


Lazuardi—Lincoln


Jareda—Jefferson


Kediaman Anderson



kediaman Williams (setelah direnovasi)



kediaman Abraham

__ADS_1



kediaman Wilson



kediaman Lazuardi



kediaman Lincoln




kediaman Jefferson



dikediaman Anderson.....

__ADS_1


David dan Davina sedang menuruni tangga rumahnya mereka segera menghampiri anak-anak mereka yang sedang bersenda gurau di ruang keluarga


"ayo berangkat" ajak David


Dea, Darren, Darrel segera mengangkat tubuhnya untuk menyanggupi ajakan ayahnya, acara keluarga Anderson sore ini adalah mengunjungi makam keluarga mereka juga makam Elzan, ya keluarga Anderson memang sering mengunjungi makam Elzan, terlebih sekarang keluarga Jensen tidak berada di negara ini, karena keluarga Jensen pindah ke negara lain untuk urusan bisnis dan juga kuliah Elvin.


sebelum mereka ke makam mereka terlebih dahulu mampir ke toko bunga,lalu mereka melanjutkan perjalanan, sesampainya mereka di tempat pemakaman mereka segera menuju areal pemakaman keluarga mereka,mereka mengirimkan doa kepada leluhur-leluhur mereka yang terlebih dahulu meninggal kan mereka,setelah itu mereka baru mengunjungi makam Elzan.


karena sudah petang mereka segera meninggalkan area pemakaman untuk pulang, sebenarnya Dea belum ingin pulang, iya Dea memang seperti itu saat kemakam Elzan,ia masih sangat merasa bersalah atas sikapnya kepada Elzan yang begitu tulus kepadanya namun ia sia-siakan dulu juga kejadian yang dialami Elzan itu ia masih belum rela kehilangan sosok Elzan hingga ia belum mau membuka dan menata hatinya kembali untuk laki-laki lain.


saat keluarga Anderson ingin meninggalkan area pemakaman mereka malah bertemu dengan keluarga Williams yang juga sedang mengunjungi makam keluarga Williams. mereka bertemu saat mengunjungi penjaga makam setempat lalu terjadi perbincangan


"David" kata Fredrick yang melihat seseorang yang ia kenal dan sudah lama tidak bertemu,yang merasa namanya dipanggil menoleh mencari-cari siapa ya memanggil nya,lalu seorang pria menghampiri David, ternyata itu Fredrick,David sempat kaget sepersekian detik kemudian ia sadar


"Fredrick" kata David,lalu kedua pria itu saling bertegur sapa, tiba-tiba istri Fredrick dan juga putra-putrinya menghampiri mereka,Davina dan Freslyn pun terkejut lalu mereka juga bertegur sapa,disisi lain di benak para anak-anak disitu....


Sikembar Freya,Fresa hanya tersenyum tipis menyapa Sikembar Darrel,Darren,lalu juga dibalas juga dengan senyuman tipis,lalu mereka diam dan tidak ada pembicaraan sama sekali mereka hanya menyimak pembicaraan orang tua mereka.namun berbeda dengan kakak-kakak mereka yaitu Dea dan Fredly.disitu Fredly maupun Dea tidak saling sapa,


"dia kenapa" batin Fredly yang melihat raut wajah Dea yang terlihat sedih tidak seperti biasanya yang dingin. Fredly hanya dapat menerka-nerka.


akhirnya Dea pamit kepada yang lain untuk kembali terlebih dahulu ke mobil, semua mengiyakan,lalu Darren,dan Darrel juga pamit menyusul kakaknya itu.

__ADS_1


tak berselang lama Sikembar Freya,Fresa juga pamit untuk kembali ke mobil terlebih dahulu,sama juga Fredly yang pamit terlebih dahulu dengan pikiran yang berkecamuk tentang Dea.


akhirnya pembicaraan para orang tua itu selesai,dengan akhir keluarga Williams mengundang keluarga Anderson ke kediaman mereka, keluarga Williams juga mengundang keluarga lainnya seperti keluarga Wilson, Abraham, Lazuardi, Lincoln, Jareda, Jefferson, ya memang para keluarga itu memiliki hubungan persahabatan sejak sma dulu. mereka lalu meninggalkan tempat pemakaman dan kembali ke kediaman masing-masing.


__ADS_2